
Dokter Indra merasa kecewa ternyata alasan Pamela tidak menerima perasaan nya karena sudah ada pria di hati Pamela bahkan indra berpikir Pamela menjalin hubungan dengan pria itu terlihat keakraban mereka berdua di kantin.
Awalnya indra ingin ke kantin tapi melihat Pamela duduk berdua bersama pria akhirnya mengurung kan niat nya.
________
Hari ini Pamela pulang terlambat lagi karena ada poli sore dan sebelum nya ada tindakan operasi. Saat pulang terlihat Vino menemani Alvin belajar di ruang keluarga.
"Mommy......." panggil Alvin menghampiri Pamela.
"Alvin, belum tidur sayang?" tanya Pamela sambil mencium kepala Alvin.
"Alvin sedang belajar ditemani daddy, mommy." jawab Alvin.
"Oma sama opa kemana sayang?" tanya Pamela lagi karena terlihat sepi.
"Mama dan papah belum pulang ada acara di rumah teman papah." vino yang menjawab.
"Ohh, mommy bersih bersih dulu sayang." Pamela menaiki tangga menuju kamar untuk mandi dan ganti baju.
Tidak butuh waktu lama Pamela sudah turun dan bergabung bersama Alvin dan vino.
"Mommy Alvin ngantuk." kata Alvin karena sudah jam nya tidur.
"Ya udah kita ke kamar mommy temani."
Pamela menemani Alvin hingga tertidur di kamar mereka namun saat Pamela menyadari vino belum masuk ke kamar kemudian Pamela kembali ke ruang keluarga.
"Kenapa? kamu ingin makan sesuatu?" tanya vino mengikuti Pamela pergi ke dapur lebih tepat nya mengambil minum dari dalam kulkas.
"Kamu mau ngapain?" tanya Pamela karena Vino langsung memakai celemek.
"Kamu belum makan kan? aku buat kan sesuatu, kamu tunggu dan duduk di kursi saja."
"Hah serius kamu bisa masak vino?"
"Kamu lihat sendiri dan kamu orang pertama yang ku masakan."
Pamela pun duduk mengikuti perintah vino. Vino mengambil bahan dari kulkas dengan cekatan Vino mulai memotong dari sayuran hingga membuat telur omelette, tidak butuh waktu lama vino sudah selesai dengan masakan nya.
"Bagaimana.....?." tanya Vino saat Pamela mulai mencicipi masakan nya.
"Hhmm not bad lah......" jawab Pamela kembali makan karena memang sedang lapar.
Dengan lahap Pamela menghabiskan makan nya ditemani Vino, entah kenapa Vino seakan ingin menjadi suami dan ayah yang baik buat Pamela dan Alvin.
Selesai makan Pamela langsung beranjak membawa piring kotor ke wastafel untuk di cuci. Saat mencuci piring tiba-tiba Vino memeluk Pamela dari belakang membuat Pamela tidak nyaman tapi merasakan kehangatan.
"Vino maaf, aku pulang telat hingga malam." kata Pamela selesai mencuci piring dan membalikkan badannya menghadap ke Vino.
Vino tak menyalahkan pamela, yang pulang terlambat atau malam karena memang pekerjaan dia sebagai dokter harus bisa professional sesuai sumpah nya.
__ADS_1
"Aku mengerti tapi jangan pernah untuk meninggalkan aku, aku sangat mencintai mu."
Ditatap nya mata Vino yang tidak ada kebohongan bahkan ada cinta yang tulus pada dirinya. Pamela menyadari ternyata Vino benar benar tulus mencintai nya.
"Sudah malam Vino, kita istirahat. Terimakasih kasih sudah dibuatkan makanan untuk ku."
"Hanya terimakasih saja?" Vino menautkan alisnya dan mengungkung Pamela di antara kedua tangan nya yang berpegangan di pinggiran wastafel.
"Jadi harus bagaimana?" tanya Pamela pura pura polos.
"Aku mau terimakasih dengan ini...." Vino menunjuk ke bibir nya dengan telunjuk nya
CUP
Tanpa aba aba Pamela langsung mencium bibir Vino sekilas.
"Nggak ikhlas...." seru Vino namun Vino langsung mencium bibir Pamela dengan penuh kelembutan hingga beberapa saat untung nya tak ada seorang pun yang melihat nya.
"Sayang, apa kita buatkan adik Alvin sekarang." ujar Vino dengan senyum menyeringai.
"Dasar mesum..."
"Aku mesum hanya dengan istri ku tuh, karena kamu sudah menjadi milikku."
KYAAA
Tiba-tiba Vino menggendong Pamela membuat nya terkejut.
"Lepaskan Vino......aku berat, nanti ada yang lihat."
"Turunkan Vino...... aku mau jalan sendiri."
"Jangan terlalu banyak gerak nanti kita akan jatuh berdua." kata Vino saat mulai menaiki tangga menuju kamar nya.
Tanpa sadar Pamela langsung mengalungkan kan tangannya di leher Vino dengan kepala menyandar di dadanya. Vino menggendong Pamela hingga sampai dikamar, entah apa yang terjadi toh mereka sudah sah menjadi suami istri.
__________________
Malam hari, Rio memasuki bangunan dengan alunan musik keras terdengar memenuhi ruangan. Yaa, sebuah club terbesar salah satu di kota jakarta menawarkan tempat hiburan malam, Rio tidak tahu harus kemana karena tidak sabar menunggu esok hari. Rio bersandar di kursi dekat bertender sambil menikmati segelas minuman beralkohol dan menikmati musik yang mengalun begitu kencang. Saat Rio asyik menikmati suasana didalam club itu ternyata ketampanan nya mengundang seseorang dan mendekati nya.
"Hai, wah gila ada cowok ganteng nih sendirian. Boleh kenalan ga?" sapa wanita cantik dengan pakaian super ketat dan seksi.
Rio cuek aja saat wanita tadi berusaha mendekatinya bahkan tangan gadis itu sudah menyentuh lengan nya lebih tepat merangkul lengan Rio.
"Sorry you have the wrong person." kata Rio cuek.
Wanita seksi itu semakin menggoda meskipun pria yang di dekati nya menolak kehadiran nya.
"Ahh aku hanya ingin menemanimu tapi jika kamu menginginkan lebih aku pasti akan memuaskan mu, dare." kata wanita itu dengan mendekat kan tubuhnya ke Rio terlihat tonjolan bagian depan wanita itu yang sangat menggoda bahkan tubuh wanita itu sudah menempel dengan Rio sebelah tangan nya bergerak aktif meraba dada Rio.
Rio masih cuek apa yang dilakukan wanita itu bahkan tanpa sepengetahuan wanita itu Rio masih ada darah Indonesia meskipun tinggal di luar negeri jadi paham akan bahasa Indonesia.
__ADS_1
"Ah dasar cowok jual mahal, brengsek." seru wanita tadi dengan kesal pergi meninggalkan Rio yang masih tidak menghiraukan nya.
Belum jauh wanita itu pergi tangannya langsung di cekal sama Andreas yang kebetulan melihat wanita itu mencoba merayu pria namun tak tergoda dengan wanita ini.
"Bukan seperti ini cara elo mencari duit selain menjual tubuhmu tapi juga menjadi pencuri." kata Andreas kasar tapi karena musik terlalu kuat tidak ada yang mendengar nya.
"Apa maksud mu, brengsek." balas wanita itu kesal.
"Apa perlu gue kasih tahu sama pemilik club ini karena gue kenal baik dengan nya." ancam Andreas karena wanita itu masih tidak mengakui.
"Jangan ganggu gue, kita tidak ada urusan." wanita mulai kesal kemudian memberikan sebuah dompet kepada Andreas kemudian pergi.
Ternyata selain menggoda Rio, wanita ini juga mengambil dompet nya karena merasa tidak di tanggapi. Wanita seksi itu pun tahu tipe pria banyak duit dan saat melihat Rio berusaha untuk merayunya apalagi Rio tampan juga.
"Hai, looks like you also take care of this valuable thing of yours." sapa Andreas meletakkan dompet Rio di meja depan Rio.
Rio yang kaget karena tiba-tiba ada seorang pria datang memberikan dompet nya dengan sepontan langsung memeriksa saku celana belakang nya.
"Oh thanks, i almost go crazy if i lost my important card." ucap Rio sangat berterima kasih jika dompet nya hilang mungkin bisa gila karena banyak kartu penting di dalam nya apalagi ke Indonesia hanya sebagai pelancong atau turis.
"Andreas.....
"Rio.....
Mereka akhirnya saling memperkenalkan diri.
"Elo sendirian?" tanya Rio membuat Andreas kaget.
"Ternyata elo bisa bahasa Indonesia," ucap Andreas.
"Yaa.... meskipun gue tidak tinggal disini tapi gue masih ada darah Indonesia."
"Kelihatan elo tidak pernah kesini. Elo harus hati hati bro karena banyak yang mengincar harta benda kita contoh nya wanita yang merayu elo tadi, berusaha mendekati elo tapi setelah tidak berhasil mengambil dompet. Elo nggak sedang patah hati kan?" ujar Andreas.
"No man, gue lagi senang karena gue mau melamar wanita yang gue suka karena dia gue rela ke Indonesia."
"What!! tapi kenapa elo harus ke tempat ini?" Andreas penasaran.
"Gue butuh hiburan bro karena gue nggak mau ganggu istirahat nya." jelas Rio.
"Jadii apa elo sudah mempersiapkan hati untuk besok." kata Andreas tersenyum sambil menepuk bahu Andreas.
"Hahaha pasti......tapi kenapa elo kesini sendirian, jangan bilang elo jomblo." canda Rio.
"Gue sama kaya elo man...butuh hiburan karena gue lebih suka hidup bebas tanpa ada yang ngatur."
Andreas tidak ingin menjalin hubungan karena ketika memiliki pasangan pasti hidup nya tidak sebebas yang dia mau tidak seperti kedua sahabat nya seperti vino memang sudah menjauhi hiburan malam apalagi dika yang sudah bucin dengan pacar nya desi.
"Berarti elo jomblo sejati man."
"Thanks, semoga rencana elo besok lancar."
__ADS_1
"Thanks....." Rio mengangkat gelas minuman kemudian melakukan cheers dengan gelas Andreas. "Malam ini gue yang traktir."
Mereka pun melanjutkan obrolan nya jika Andreas tahu siapa wanita yang sedang dibicarakan mungkin akan berbeda cerita nya.