Malam Kelam Istimewa

Malam Kelam Istimewa
Richard Mengantar Pulang Pamela


__ADS_3

Sudah 2 tahun lebih Pamela bekerja di rumah sakit ini dan kuliah nya juga lancar untung nya rumah sakit memberi toleransi Pamela untuk melanjutkan kuliah nya, jadwal kuliah Pamela tidak menyulitkan kerja nya bahkan jam kuliah nya sekarang tidak selama seperti dulu yang penting setiap tugas selalu tepat waktu menyerahkan kepada dosen karena bukan mahasiswi muda lagi.


"Alvin mommy left for work, Okay." pamit Pamela


"Okay mommy." jawab Alvin sambil memainkan mobil mobilan di ruang keluarga sekaligus ruang tamu.


"Mah Mela berangkat." panggil Mela karena mama Ratih masih sibuk di dapur.


"Iya sayang hati hati..." sahut mama Ratih.


"Okay...." Pamela pun pergi berangkat kerja.


Saat Pamela pergi kerja, Alvin tidak lagi merengek dan terlihat manja karena sudah mengerti jika mommy nya seorang dokter bahkan Pamela selalu memberi pengertian kepada Alvin jika dirinya adalah dokter harus menolong orang yang sakit dan orang yang membutuhkan pertolongan.


Sebaliknya mama Ratih sangat bangga dengan Pamela terkadang sampai menitikkan air mata saat Pamela lulus jadi dokter dengan usahanya. Sebenarnya mama Ratih kangen dengan suaminya bahkan sudah lama tidak mengunjungi makam suaminya itu tapi tidak mungkin kembali ke indonesia meninggalkan alvin dan Pamela mungkin suatu saat bisa kembali ke Indonesia bersama anak dan cucunya itu karena mengingat Pamela masih menyelesaikan kuliahnya lagi. Terkadang jika hari libur keluarga Rani mengunjungi mereka karena keynan selalu kangen dengan Alvin. Alvin pun sudah mulai masuk sekolah TK yang tak jauh dari apartemen nya kadang mama Ratih yang membimbing nya saat belajar.


- - - - - 


Semenjak makan siang itu kini Richard jadi lebih akrab dengan Pamela bahkan Richard memilih menjadi dokter tetap di rumah sakit ini karena akan banyak waktu bertemu dengan Pamela.


Saat siang hari ada seorang wanita cantik, tinggi diperkirakan seperti artis atau model karena terlihat dandanan nya bukan seperti pasien atau orang sakit keluar dari ruang poli dokter Richard dengan muka masam dan terlihat marah.


BLAAM


Suara pintu yang ditutup dengan kencang saat Pamela melintas membuat nya kaget. Untung nya tidak ada pasien yang antri di situ karena memang sudah selesai. Dengan terburu buru wanita itu pergi dengan berkaca mata meninggal kan tempat itu bahkan perawat Nancy ikut kaget ketika mendengar suara pintu seperti dibanting kebetulan ruang poliklinik Richard dan Pamela tidak terlalu jauh.


"Huh dasar wanita arogan tidak menghargai keberadaan nya, apa tidak sadar sedang di rumah sakit.", gerutu Pamela terdengar oleh Nancy yang menjadi asisten nya hari ini.


"Siapa wanita itu dokter Mela?" tanya Nancy yang sekarang sering memakai bahasa Indonesia saat bersama Pamela.


"Entah lah seperti nya sedang marah saat keluar dari ruang poli dokter Richard."


"Serius dokter, tapi wanita itu seperti nya model atau artis." ujar Nancy.


"Kita kembali ke ruangan saja tidak perlu ikut campur." ajak Pamela sementara Nancy hanya menganggukkan kepala, mereka pun kembali ke ruangan poli untuk menunggu jam pulang dinas.


Sementara didalam ruangan, Richard sangat frustasi setelah kedatangan wanita tadi yang tak lain adalah pacar nya yang merupakan seorang model yang bernama Laura. Laura mendatangi Richard karena kesal telepon panggilan nya selalu di abaikan bahkan Richard seperti menjaga jarak dengan nya sudah beberapa bulan akhir akhir ini. Laura terlihat arogan dan banyak mau nya saat bersama Richard meskipun seorang model terkenal dengan paras cantik itu yang membuat Richard ingin menjauh darinya setelah tau sifat asli dari Laura.


Jam pulang tiba, Pamela sedang menunggu kendaraan umum untuk pulang tapi tiba-tiba ada mobil menghampiri nya ternyata dokter Richard.


"Hi doctor Mela, what are you doing here?" tanya Richard sambil membuka kaca jendela mobil nya.


"Doctor Richard, I'm waiting for a taxi." jawab Pamela.


"Come on up, let me take you home." Richard mengajak Pamela naik ke mobil nya dan akan mengantarkan Pamela pulang.

__ADS_1


Pamela terdiam sejenak dan berpikir tapi mengingat ada tugas kuliah jadi mau dengan tawaran Richard yang awalnya ragu.


"Thank you doctor Richard but I don't want to bother you." sebenarnya nya Pamela tidak ingin merepotkan Richard yang ingin mengantarnya pulang.


"It doesn't matter Doctor Mela because it's not every day."


"Thank you..." Pamela pun naik ke mobil Richard tapi tanpa sepengetahuan nya ada seseorang yang melihatnya. Ternyata Laura menunggu Richard pulang dan ingin membuntuti. Dari jauh mobil Laura berada dan memperhatikan saat Richard menghentikan mobilnya untuk seorang cewek dan saat itu Pamela tidak memakai jas dokter karena ditinggal di loker miliknya.


"Brengsek! ternyata selama ini kau mulai bermain dibelakang ku." umpat Laura bertambah kesal.


Sementara selama perjalanan pulang Pamela dan Richard hanya diam saja tidak seperti saat makan siang atau ketemu di rumah sakit. Pamela berbicara saat Richard menanyakan tempat tinggal Pamela. Tak terasa kurang satu jam sudah sampai di apartemen Pamela.


"Doctor Richard I get off here." pinta Pamela karena sampai di apartemen nya.


"Okay..


"Thank you doctor Richard for dropping by my place." basa basi Pamela menawarkan Richard mampir ke apartemen nya. Sebenarnya Pamela belum siap seandainya membawa laki-laki ke apartemen nya dan bertemu Alvin dan mama Ratih.


"No thanks doctor Mela."


Pamela pun keluar dari mobil Richard dengan perasaan lega.Tapi Laura yang berada di mobil belakang mereka terlihat geram. Mobil Richard pun melaju meninggalkan tempat kemudian disusul mobil Laura yang sejak tadi membuntuti mereka.


"Alvin, mommy pulang...." panggil Pamela.


"Yeah mommy home." suara Alvin terdengar sambil melompat kegirangan.


__________________


Esok pagi nya Pamela harus bangun pagi untuk bersiap berangkat kerja. Hari ini Pamela dinas pagi di poliklinik lagi.


"Good morning... " sapa Pamela setelah sampai di ruangan poliklinik.


"Good morning doctor Mela." jawab perawat Nancy.


"Oh Nancy, hari ini asisten saya lagi ya?"


"Yes doctor Mela, saya menggantikan perawat Narren."


"Oh okay, semoga hari ini melayani pasien dengan baik dan lancar."


Dan benar saja pasien terlihat antri di depan ruang tunggu poli Pamela. Hingga siang hari pasien masih ada yang menunggu antrian untuk berobat ke dokter Pamela.


"Doctor, there is one more patient and this is the last patient." kata Nancy saat akan memanggil pasien.


"Okay no problem Nancy." ujar Pamela kemudian Nancy memanggil pasien itu untuk masuk kedalam dan akan diperiksa oleh Pamela sebagai dokter umum.

__ADS_1


Setelah beberapa saat Pamela melakukan pemeriksaan terhadap pasien itu kemudian dengan ramah nya Pamela memberi ulasan tentang kondisi pasien setelah nya memberi resep untuk di tebus di apotik.


"Thank you doctor." ucap pasien itu setelah menerima resep yang diberikan oleh Pamela.


"I wish you a speedy recovery and always take care of your health." kata Pamela dengan senyum ramah saat pasien itu akan keluar dari ruang setelah menerima resep darinya. Pasien itu kemudian pergi keluar dari ruangan Pamela.


"Okay Nancy kita bisa istirahat sekarang." ujar Pamela.


"Yes doctor Mela, kita sampai melewatkan jam makan siang." jawab Nancy sambil menulis laporan resum medis nya.


"Ya sudah kamu bisa pulang Nancy, sebentar lagi jam pulang dinas kita."


"Okay doctor."


Setelah selesai dengan laporan nya Nancy izin pulang karena banyak pasien hingga melewatkan jam makan siang hingga waktu dekat jam pulang dinas.


Saat menutup pintu dokter pamela terkejut melihat dokter Richard sudah ada di sebelahnya.


"Eh doctor Richard, what do you need?" sapa Pamela.


"It's like Doctor Mela didn't have time to eat lunch, so I want to invite you to drink coffee in the cafeteria." ajak Richard karena tahu Pamela melewatkan makan siang nya.


"Alright doctor Richard, I still have time before it's time to go home from work." Pamela pun mengiyakan ajak kan Richard untuk minum kopi di kantin menunggu jam pulang dinas tiba.


Mereka pun masuk ke kantin rumah sakit dan memesan Coffee latte dan duduk di kursi dekat jendela.


"Today looks busy doctor Mela?" tanya Richard memulai obrolan nya.


"Yes, many patients today are not as usual." jawab Pamela.


"Oh.... Will doctor Mela have free time next week?"


"I don't know Doctor Richard yet."


Dokter Richard ingin mengajak Pamela mengisi waktu luang saat liburan nya tapi tidak mungkin bisa buat Pamela saat libur dinas dan kuliah waktunya bersama dengan Alvin.


"Oh no problem I will wait for Mela doctor's free time."


Mereka pun melanjutkan minum kopi sambil berbincang seputar pekerjaan hingga jam pulang dinas Pamela tiba karena sebenarnya Richard ingin mengantar Pamela tapi sore nanti ada jadwal operasi.


Tak jauh dari tempat itu Laura melihat kedekatan Richard dengan Pamela menjadi kesal dan geram.


"Tolong selidiki wanita ini." kata Laura menelepon seseorang setelah memfoto Pamela dan mengirim kan ke nomor yang barusan ditelepon, tak lupa memberi alamat tempat tinggal Pamela kepada orang itu.


"Saya tunggu info secepatnya." kata Laura lagi kemudian menutup telepon nya.

__ADS_1


Laura merasa kesal dan marah saat Richard menghindari nya karena ada wanita lain.


__ADS_2