Malam Kelam Istimewa

Malam Kelam Istimewa
Mengundurkan Diri


__ADS_3

"If you are a famous model will not look arrogant like that, introspect yourself whether it's true." ucap Ryo saat didepan Laura.


Semua orang yang sudah melihat keributan tadi masih belum pergi dari tempat itu membuat Ryo langsung mengajak Pamela meninggalkan tempat itu agar Pamela tidak lebih dipermalukan. Ryo memang datang untuk sekedar bertemu Pamela memang karena tidak ada kesibukan untuk dikerjakan itulah yang membuat dokter Hendra kesal, sebelum nya saat sampai di lobby Ryo mendengar keributan setelah mendekat ternyata Pamela sedang terlibat perseteruan dengan seorang model yang tak lain adalah Laura yang berasal dari indonesia. Entah sedang ribut masalah apa tapi yang terdengar oleh Ryo ketika Laura mengatakan jika Pamela memiliki anak tanpa suami. Seketika raut wajah Ryo terkejut bahkan melihat Pamela yang menundukkan kepala membuat nya ingin membawa pergi dari tempat itu karena sudah dipermalukan.


"Ayo kita pergi dari tempat ini." ajak Ryo kemudian menggandeng Pamela untuk pergi lalu membawa nya masuk ke mobil dan langsung melesat meninggalkan rumah sakit.


Richard yang melihat Pamela dibawa pergi jadi terdiam kemudian dirinya memilih pergi meninggalkan tempat itu dan tanpa memperdulikan Laura yang masih kesal. Sejauh ini Richard tidak melakukan penyelidikan data karyawan karena dari awal Pamela tidak ada masalah bahkan merupakan dokter berprestasi. Jika memang Pamela sudah memiliki anak mungkin dari awal tidak akan mengganggu nya tapi Richard pun kurang percaya dengan omongan Laura karena Pamela terlihat masih muda dan cantik bahkan tidak ada perubahan bentuk di badannya jika sudah punya anak.


Nancy yang merasa khawatir dengan Pamela kemudian mengatakan pada dokter Hendra jika Pamela terlibat keributan jika pihak manajemen rumah sakit memanggil Pamela.


Mobil yang dikendarai Ryo melaju dengan kencang hingga berhenti di suatu tempat. Hyde park Sydney yang menjadi tujuan Ryo saat ini untuk ketenangan Pamela. Disepanjang perjalanan Pamela hanya terdiam.


"Kamu bisa menenangkan hatimu disini, tanpa ada gangguan dari orang lain." ucap Ryo saat melihat Pamela hanya diam saja.


"Terima kasih sudah membawaku kesini. Maaf sudah merepotkan mu." ujar Pamela tiba-tiba air mata nya keluar.


"Lupakan jangan terlalu dipikirkan."


Sebenarnya ingin sekali Ryo memeluk Pamela tapi dirinya sadar bukan siapa-siapa nya bahkan Ryo sudah mengenal hiburan malam sering berciuman dengan wanita hingga tidur dengan nya tapi saat melihat pamela hatinya ingin selalu dekat dan melindungi Pamela. Mungkin dari awal Ryo sudah terpesona dengan Pamela selain cantik juga sebagai seorang dokter yang terlihat mandiri. Ryo memang baru mengenal Pamela belum lama jadi belum tahu kehidupan Pamela sebenarnya.


"Aku sudah merasa tenang lebih baik antar kan aku ke rumah sakit lagi karena aku harus memberi pelayanan karena ini masih jam dinas ku." kata Pamela karena tidak ingin menceritakan kehidupan kepada orang lain apalagi Ryo yang belum lama di kenalnya meskipun sama sama orang Indonesia.


"Sebaiknya aku antar kan kamu pulang ke apartemen mu jika kamu kembali ke rumah sakit mungkin orang yang melihat nya tadi masih membicarakan mu." Pamela jadi terdiam kemudian mengangguk kan kepala.


Ryo kembali menyalakan mobil nya bahkan sedari tadi mereka belum sampai turun dari mobil. Mobil Ryo melaju dengan kecepatan sedang tak terasa Pamela tertidur selama perjalanan pulang ke rumah nya.


"Terima kasih, tidak mampir?" kata Pamela


"Terima kasih kamu tenang kan hati mu dulu jangan kau ingat lagi masalah tadi." ucap Ryo kemudian pergi meninggalkan tempat Pamela.


Saat sampai di apartemen sebisa mungkin Pamela tidak menunjukkan kesedihan nya apalagi jika pulang cepat mama Ratih pasti bertanya tanya. Dengan alasan kaki nya masih sakit Pamela memilih masuk ke kamar nya saat melihat Alvin tidur. Mama Ratih pun tahu Pamela pasti kecapekan jadi tidak banyak tanya.


______________


Sudah dua hari Pamela tidak masuk kerja karena ijin cuti, selain itu untuk menghindari gosip tentang nya.


"Mah kalau Pamela resign gimana ma?" tanya Pamela.

__ADS_1


"Kamu ada masalah ya maka nya cuti ini." jawab mama Ratih.


"Pamela ingin mencari pengalaman kerja di rumah sakit lain mah."


"Setahu mama rumah sakit ini sangat mengerti dengan kesejahteraan karyawan dan besar lagi gajinya."


"Itu dulu mah sekarang yang memegang rumah sakit ini anak nya mah jadi ada perubahan management dan gaji." bohong Pamela sebenarnya kurang nyaman lagi kerja di rumah sakit itu apalagi Pamela masih kesal jika ada orang yang menghina alvin anaknya.


"Ya udah deh terserah kamu, mama sih nggak masalah."


"Terima kasih ya mah." Pamela pun memeluk mama Ratih.


Malam harinya Pamela membuat surat pengunduran dirinya setelah mendapat persetujuan mama ratih yang akan diserahkan besok pagi.


_______________


Seperti niat nya pagi ini Pamela ingin pergi ke rumah sakit untuk mengantar surat pengunduran diri nya. Sesampainya di rumah sakit Pamela menemui dokter Hendra untuk berpamitan. Jika masih pagi dokter Hendra belum visit ke pasien dan praktik di poli jadi Pamela memutuskan menemui dokter Hendra di ruangan pribadi.


Tok tok tok


"Masuk Mela, ada apa mencari ku kesini."


tanya dokter Hendra pura-pura tidak tahu masalah Pamela kemaren.


"Begini dok, saya mau pamit karena hari ini saya akan mengajukan surat pengunduran diri saya." dokter Hendra kaget dengan pemikiran Pamela.


"Mela, kamu pertimbangan dulu keputusanmu itu." bujuk dokter Hendra agar tidak terburu buru mengambil langkah.


"Maaf dok keputusan saya sudah bulat."


"Apa rencana kamu setelah dari sini?" tanya dokter Hendra.


"Belum tahu dok, mungkin mencari rumah sakit lain." jawab Pamela.


"Ya udah jika itu mau kamu, saya hanya mendoakan kamu mendapat yang lebih baik."


"Terima kasih dokter saya akan keruangan direktur dulu untuk menyerahkan surat ini."

__ADS_1


"Ya, silahkan." Pamela pun pergi dari ruangan dokter Hendra karena harus menyerah kan surat pengunduran dirinya ke direktur.


Sesampainya di ruang direktur setelah diketuk pintu beberapa kali tak ada yang menyahut. Akhirnya Pamela menitipkan surat pengunduran dirinya ke sekertaris.


Ada berapa perawat atau dokter yang menyapa dirinya tapi ada juga yang cuek dengan nya. Pamela melangkahkan kaki nya ke Lobby utama karena Pamela hanya mengantar surat pengunduran dirinya tapi tiba-tiba dokter Hendra memanggil dirinya.


"Mela...."


"Eh iya, ada apa dok?" jawab Pamela.


"Ada yang ingin saya sampaikan." jelas dokter Hendra.


"Saya ingin menawarkan sesuatu padamu."


"Soal apa ya dok?"


"Ada rumah sakit yang sedang membutuhkan dokter spesialis terutama jantung, saya ingin rekomendasikan buat kamu karena saya tahu potensi dan kemampuan kamu jadi saya ingin menawarkan kamu untuk bergabung di rumah sakit milik teman saya kebetulan lagi membutuhkan dokter spesialis jantung karena dokter sebelum nya akan pensiun." jelas dokter Hendra.


"Kamu jangan khawatir rumah sakit nya merupakan salah satu rumah sakit terbaik."


Awalnya Pamela hanya diam saja namun rasa keingintahuan nya tiba-tiba datang dan berpikir untuk mencobanya.


"Maaf dok, kalau boleh tahu rumah sakit mana ya dok?"


"Di Indonesia Pamela jika kamu mau bergabung dengan rumah sakit itu akan saya urus semuanya."


Pamela terkejut ternyata di Indonesia berarti harus kembali ke indonesia, tapi Pamela akan membicarakan hal i ni kepada mama nya.


"Dari dulu saya diminta untuk merekrut dokter spesialis yang terbaik di Sydney ini Pamela tapi saya belum bisa setelah melihat kemampuan dan kecerdasan mu mungkin kamu orang nya apalagi kamu orang Indonesia juga, bagaimana Mela?"


"Baik dok akan saya bicarakan dengan mama saya juga."


"Baiklah kalau begitu akan saya tunggu informasi nya. Sebenarnya saya lebih senang kamu berada di sini Mela."


"Baik dok, saya permisi pulang karena tidak ada yang perlu dikerjakan di sini." pamit Pamela dengan tersenyum.


Pamela tidak ingin berlama-lama di rumah sakit ini dan memutuskan untuk pulang ke rumah dan istirahat.

__ADS_1


__ADS_2