Memasuki Duniamu

Memasuki Duniamu
thirteen


__ADS_3

Sebulan kemudian ada berita kalau perusahaan Jackson bangkrut, Julietta tidak menyangka dan merasa senang.


Dia mengirim pesan ke Marissa, dengan santai dia bertanya "uang 3 juta nya dan rumah rumah sudah siap belum? Aku tunggu kamu loh"


Disisi satunya, Marissa yang menerima pesan marah kesal sampai hampir melempar HPnya, pandangannya ekspesinya yang berubah ubah itu memukul HPnya beberapa kali dengan keras lalu menjawab pesannya.


"Belum! Kalian cerai atau tidak itu apa hubungannya dengan aku"


Julietta dengan percaya diri mengirim pesan lagi "kamu ini kenapa galak sekali"


Marissa langsung blok nomor Julietta. Setelah sekian lama tidak mendapat balasan, Julietta sepertinya merasa kalau Marissa sudah tidak mau melihat dia lagi.


Julietta menaikkan bahunya, sayang sekali padahal masih mau bercanda lagi dengan Marissa.


Sebenarnya Julietta juga bingung, berdasarkan alur cerita dari novel, perusahaan Jackson seharusnya satu tahun lagi baru bangkrut, kenapa sekarang alurnya menjadi cepat seperti ini.


Tapi novel ini adalah juga novel romantis cinta, Paling utamanya adalah perkembangan hubungan cinta antara pria utama dengan wanita utama, alur cerita berubah sedikit juga tidak penting, pikir Julietta.


Julietta masih ingat kalau Karir pria utama Erick juga tidak akan mulus, ditengah tengahnya juga ada naik turun, kalau tidak salah ingat ditahun ini Erick juga dijebak oleh seseorang dan terjatuh terluka,


Wanita utama masih ada ingatan sebelumnya, dia tahu Erick pasti akan sukses dikarir dia nantinya. Disaat yang penting itu dia tidak ingin meninggalkan Erick, tapi dia malah menuntun dia dan menasihati dia untuk terus bangkit berusaha lagi, ini membuat teman masa kecilnya sangat tersentuh dan juga disaat ini mereka berdua akhirnya tunangan.


Sudah diduga tidak beberapa lama kemudian setelah tunangan, teman masa kecilnya itu langsung menjadi bintang baru di dunia e sport, harga dirinya naik pesat, wanita utama juga langsung menikahinya dengan bahagia. Juga julietta berharap bisa akan kembali kedunia asli dia sebelumnya setelah novel itu tamat.


Julietta berpikir, kalau kehidupan bisa diulang apakah benar benar bisa menjadi baik.


Tapi semua ingatan akan ada kesalahan, perbedaan dengan yang dibayangkan akan semakin besar, mungkin ini akan membuat orang menjadi panik. Dengan ini orang yang selalu santai tenang, baru pantas dikagumi oleh orang lain.


Julietta mengambil HPnya dan membuka kamera depan memandangi wajahnya sendiri seperti sedang mengagumi dirinya sendiri. Dia menghela nafasnya.


David yang sedang mengambil air minum kebetulan mendengar Helatan nafas nya Julietta, lalu dia mendengar Julietta berkata "ah aku kenapa wajahku secantik seperti ini" David bingung ???


Julietta masuk ke game lagi, saat Julietta online, dia melihat beberapa temannya juga sedang bermain, dia memanggil mereka untuk main bersama. Kebetulan akhir akhir ini ada beberapa misi grup, bisa mendapatkan bonus perlengkapan perang yang baru, si kuda perang dengan senangnya memanggil beberapa temannya untuk main bareng Julietta.


Densu : masih kurang satu ksatria, siapa yang mau.


Kuda perang : tunggu aku cari di klan.


Tidak lama kemudian kuda perang mengirim pesan ke Julietta.


Kuda perang : ettaaaaa, guru bilang dia ada waktu, kamu tidak masalah kan?


Julietta agak ragu ragu sebentar. Disaat ini kalau dia menolak lagi sepertinya tidak sopan, pemain juga sudah terkumpul, dia tidak mau main karena dia tahu dia itu Erick, mungkin saja orang lain akan curiga kalau mereka asa sesuatu. Tapi dipikir selama mereka berdua  tidak berbicara mungkin tidak akan apa apa.


Ettaaaaa : ya baiklah


Kuda perang : bagus!


Monster di peta kecil lumayan sulit dilawan, Julietta hanya ingin berada dibelakang untuk menambah kekuatan ke mereka semua yang main bersama saat ini. Damsgold menyalakan mikrofon nya, dengan tenang dia mengarahkan semua pemain nanti harus bagaimana melawannya, suara dia sangat bagus.


Mereka semua juga menyalakan mikrofonnya mengobrol.


Kuda perang bersuara : ettaaaa, kamu juga nyalakan mikrofon.


Ettaaaaa menulis pesan : tidak, suara aku tidak bagus jelek


Kuda perang : bisa sejelek-jeleknya apa


Ettaaaa : jelek sampai bisa membuat kamu blok aku.


Damsgold terdengar tertawa pelan, membuat beberapa pemain wanita didalam grup berteriak "suara guru sangat bagus"


Julietta pura pura tidak mendengar.


Di gelombang ini, Damsgold mainnya sangat stabil. Julietta tidak perlu menambah kekuatan beberapa kali, dia benar benar hanya bermain sebagai pendukung di belakang, dia melihat Damsgold memberi perintah sambil mengeluarkan jurus berkali kali, serangan terakhirnya membuat monster langsung mati, pemain terbaik di grup ini pasti dia.


Pantas saja banyak gadis yang suka dengan Damsgold, Julietta harus mengakui,  Damsgold saat ini sangat mempesona walaupun hanya di dalam game online.

__ADS_1


Ada beberapa bonus perlengkapan perang yang keluar, kuda perang dengan hangatnya menyuruh Julietta untuk memilih, perlengkapan di karakter badan Julietta yang dibeli dengan uang itu jauh lebih bagus kuat dari ini semua, dia hanya mengambil satu ingin energi, lalu mengikuti mereka keluar dari peta.


Julietta berencana untuk keluar juga dari game.


Densu : kita main beberapa game lagi, jarang jarang ada tukang tambah kekuatan yang tidak berisik, skillnya juga lumayan.


Sebelumnya saat main dengan grup itu beberapa kali dibuat kalah. Ada beberapa peri penambah kekuatan yang mainnya tidak bagus dan tidak bilang, saat keluar bonus perlengkapan bagus langsung dengan manja bilang dia mau semuanya. Pria seperti densu yang hanya suka main game, paling tidak suka dengan wanita seperti ini, walaupun timnya juga pasti akan seperti ini. 


Julietta sama sekali tidak sedih. Dibandingkan seperti ini, Julietta langsung merasa bisa diandalkan.


Ettaaaa : terima kasih pujiannya


Mereka semua mengganti perlengkapannya dan siap siap membuka peta rute yang lebih sulit. Kalau bukan karena ada Damsgold, mereka pasti tidak akan berani masuk, mumpung ada guru mungkin saja akan keluar bonus perlengkapan tingkat tinggi. Julietta lanjut bersantai main game.


Skylord :ettaaaa, kamu main game tidak mau perlengkapan itu tidak naik level juga, main untuk apa.


Ettaaaa : lihat pemandangan, pemandangannya indah sekali.


Kuda perang : hahaha, kamu memang unik menarik


Damsgold : Memang sangat cantik dan indah


Kuda perang : wah wah wah, guru bilang ke siapa nih, maksudnya bilang ke orang nya atau pemandangannya.


Kuda perang memang tidak suka dengan Sisca, semua orang bisa melihat dengan jelas, Damsgold sepertinya sedikit tertarik dengan ettaaaa ini, dia pasti akan mendukung mereka berdua bersama, di saat ini dia bercanda juga bisa membuka kesempatan untuk mereka berdua.


Julietta mengerutkan alisnya. Seharusnya Erick ini sudah tunangan dengan Sisca, kalau menggoda orang lain itu benar benar tidak beres. Seingat dia di dalam novel si erick ini lembut setia dan kuat, jadi seharusnya tidak mungkin ada kejadian seperti ini. Dia bagaimana mungkin menggoda wanita lain disaat dirinya sudah tunangan.


Jangan jangan desain karakter Erick buruk. Julietta sedikit bingung dengan pikirannya sendiri. Ini adalah dunia yang paling nyata, david juga seharusnya tidak dingin seperti yang ditulis di novel, mungkin dia tidak bisa menyatukan kesan di dalam novel dengan pria di dalam game ini.


Di saat hatinya sedang mengejek, kuda perang terdiam sebentar lalu berkata "Hmmmm Sisca bilang dia mau join main bareng."


Karakter Sisca yang juga peri pendukung pemberi kekuatan tambahan, sama sama karakter support dalam game, Julietta melihat keadaan ini langsung mengambil kesempatan mau kabur.


Ettaaaa : kalau begitu aku keluar saja


Julietta mengedipkan matanya, nama Sisca muncul di daftar grup, dia langsung menyalakan mikrofonnya, suaranya terdengar lembut. "Ettaaaaa, perlengkapan aku tidak sebagus punya kamu, nanti kamu bantu bantu aku ya"


Julietta benar benar tidak yakin itu dia maksudnya sedang menyindir atau apa.


Ettaaaa : oh, aku ini pemain yang mengeluarkan uang, aku bisa bantu carikan kamu paket yang lumayan bagus juga.


Satu kalimat ini berhasil membuat Sisca tersedak.


Damsgold : ha ha ha


Sisca meras Adidas senang : Kaka dewa guru, kamu bisa bisanya menertawakan aku.


Damsgold : tidak, maaf, kita lanjut bermain saja.


Kepala jukietta berasa mati rasa ketika mendengar "Kaka dewa" dengan lembut, astaga suara malu malu kucing seperti ini bagaimana diucapkannya, pikirnya.


Kebetulan belum mulai bermain kuda perang mengirim pesan pribadi ke Julietta.


Kuda perang : manja adalah senjata wanita.


Ettaaaa : .. ?? Oh ya


Kuda perang : kamu juga pakai sedikit, pria pasti akan termakan dengan kata kata manja dari wanita.


Ettaaaaa : : .. ?? Oh ya


Sambil bicara, Lodang peta sudah selesai, Damsgold dengan suara lembutnya berkata " dua peri ikut dari belakang, tenang saja aku pasti akan melindungi kalian.


Babak level ini sangat sulit, kekuatan bos monsternya sangat tebal, bukan hanya regenerasi kekuatannya cepat, dia juga bisa mengeluarkan pasukan kecil.


"Astaga, astaga, tambah kekuatan, tambah kekuatan, aku mau mati"

__ADS_1


"Kabur kabur, jalan sampai terikat"


"Tenang" Damsgold adalah satu satunya yang bersuara tenang pelan lembut.


Jari tangan jukietta sudah pegal, sambil hati hati menghindar serangan, dia juga harus memperhatikan cooldown dari skillnya. Walaupun level dia tidak tinggi, tapi perlengkapannya sangat bagus, larinya juga cepat, bisa dibilang sangat membantu untuk grupnya. Julietta hanya bertugas mengulangi sirkulasi menambah kekuatan semua pemain ksatria, mati!, lanjut!, tambah kekuatan.


Yang berbeda dari Julietta adalah, Sisca yang levelnya lebih tinggi puluhan level dari dia hanya memperhatikan dan mengikuti di belakang Damsgold seorang, skill terakhirnya yang menambah kekuatan juga hanya ditujukan untuk teman masa kecilnya itu, dan tidak mempedulikan pemain lain sama sekali.


Babak ini walaupun sangat sulit, akhirnya selesai juga denga kemenangan grup.


Densu bersuara " Sisca, kamu kenapa hanya menambah kekuatan menghidupkan guru seorang, kita bukan orang ya?


"Untung saja ada ettaaaa, kalau tidak aku juga suram kalah"


"Iya kamu terlalu pilih kasih"


Setiap orang punya ke tidak puasanya dan mulai bersuara tidak suka kepadanya, kata kata dan ucapan mereka tidak berhenti henti. Disaat ini Damsgold juga ikut bersuara.


"Kasih bonus perlengkapan yang paling bagus itu ke ettaaaaa, semuanya tidak masalah kan"


Tadi memang ettaaa benar benar berusaha menyelamatkan mereka memberi kekuatan untuk hidup kembali, bonus perlengkapan ini kebetulan adalah senjata dewa untuk menambah kekuatan, cocok untuk karakter peri, semuanya setuju, Hanya Sisca yang tidak terima dan berkata.


"Tapi ini Kaka dewa guru yang mendapatkannya kan"


Kali ini suara Damsgold terdengar semakin berat " Sisca sudah jangan bicara lagi"


Julietta mengambil bonus perlengkapan itu, dia juga tidak ada hal lain yang harus disukai, Sisca pasti akan dendam dengan dia, hanya saja tidak tahu apakah orang itu akan mengeluarkan cara kotor untuk memberi dia pelajaran.


Bagi Julietta ini hanyalah sebuah permainan game, dia bisa kapan saja keluar dari game dan menghilang, hal kecil saja pikirnya.


Tapi bagi Sisca ini adalah hal besar. Bukan hanya tidak mendapatkan keuntungan, dia juga membuat Erick sedikit tidak senang. Dia menangis mencari teman baiknya untuk ditenangkan, dia juga terus bilang kalau ettaaaa merebut pacarnya.


Di sisi satunya, Julietta keluar dari kamarnya, kebetulan David baru masuk ke rumah juga.


Tida tiba dia teringat dengan kata kata dari si kuda perang.


Julietta menghampirinya, dengan manis dia memanggilnya "Kaka David, aku mau makan lobster"


Ucapan selanjutnya belum sempat diucapkan lagi,David sepertinya terkejut, matanya yang malas itu sedikit naik, pandangannya kaku, belum sempat menukar sepatu dengan sendlaal dia langsung jalan keruang tamu menghampirinya.


Julietta "?? Kamu mau apa"


David kembali dengan cepat membawa satu termometer yang panjang.


"Coba ukur" kata David


Julietta ""????


Sepertinya dia mengira Julietta demam dan mengigau jadi aneh, bukannya seharusnya katanya semua pria akan termakan dengan ini, Julietta merasa harga dirinya sangat terluka.


Julietta dari malu menjadi emosi kesal marah.


"Kamu itu pria macam apa"


Lalu dia langsung masuk kembali ke kamannya dengan murung, pintunya juga langsung ditutup dengan sedikit bantingan, David berdiri ditempat, diam diam dia menatap pintu kamar Julietta yang tertutup itu.


HPnya berbunyi,masa notifikasi pesan masuk.


Julietta (aku mau makan lobster dari Cafe sari laut, kamu hanya boleh balas "iya, kalau tidak kita akan perang dingin seminggu)


David membalas dengan cepat (iya)


Cafe sari laut  tidak begitu jauh dari rumahnya, sebenarnya David tidak suka makan diluar, sudah diduga dia keluar untuk beli lobster dibawa pulang.


Julietta baru mau memujinya, tiba tiba wechat dia muncul satu pesan dari si kuda perang.


(Ettaaaaa, sepertinya kamu ditaruh di forum, banyak orang yang sedang lihat baca)

__ADS_1


__ADS_2