Memasuki Duniamu

Memasuki Duniamu
37


__ADS_3

Sebenarnya dari awal Juliette ingin berbaur dengan karyawan dikantor, setelah itu dia sudah memikirkannya, dia mengerti tidak harus memaksakan kenal dengan semua orang. Dia hanyalah orang baru yang datang tiba tiba ditengah perjalanan, posisinya tidak rendah, sekarang dia menjadi karyawan inti, jadi dia juga tidak bisa berbaur bebas dengan mereka, akan menjadi beban kedua belah pihak. Mendengar curhatan Julietta ini, Marc tertawa dan berkata bagus kalau sudah mengerti.


Penampilan Erick dirapat tahunan itu bagus, akhir akhir ini dia juga sangat bersinar, dan banyak menerima wawancara, dibeberapa media internet juga bisa terlihat wajah dia yang ganteng. penampilan dan sifatnya sama sama luar biasa, pria seperti ini tidak mungkin tidak disukai wanita. Juliletta pernah bertemu dengan dia dikantor sekali, Erick terlihat sangat sopan, menjaga sikap, mereka berdua menghindari rumor dihari itu. Julietta tidak tahu siapa yang mememberikan obat dan tidak tahu juga diantara mereka sebenarnya terjadi apa.


Hanya saja, saat Julietta melihat wawancara, media bertanya ke Erick apakah punya pacar, dia bilang dirinya jomblo, Julietta tahu jalan Sisca ini tidak semudah yang ada dinovel itu.


Dinovel saat ini seharunya saat Erick ditanyakan pertanyaan oleh media, dengan senyuman yang lembut di mengumumkan tunangannya, sama sekali tidak ada maksud menyembunyikannya. Jawaban dia yang seperti ini membuat semakin banyak wanita yang menyukainya.


Setelah lewat tahun baru, dia akan menjadi salah satu pemain diklub Aquarius untuk ikut kompetisi. Itu adalah pertandingan terakhir Erick yang juga adalah satu pertandingan yang paling bersinar dikehidupan dia, setelah juara, harapan dia sudah terpenuhi, lalu dia beralih kebelakang layar dan menjalani langkah kedua dikehidupannya.


Julietta mengakui, tidak perduli diluar novel, Julietta sangat menyukai pria seperti Erick ini, lembut dan kuat. Semua sudah berkembang sampai ketitik ini, Julietta sudah tidak tahu diakhir Erick akan bersama dengan siapa. Bukan tidak mungkin dia kebetulan akan bertemu lagi dengan istri dikehidupan sebelumnya.


"Nona Julietta, sudah sampai rumah" Supir mengingatkan Julietta yang melamun sepanjang perjalanan.


Julietta tersadar dan bilang terima kasih, lalu pulang dengan membawa sekantong kismis jumbo. Kepala dia masukan kedalam hoodie, dia kedinginan sampai badan menjadi kaku, hanya menyisakan 2 jari yang menenteng kantong dan jalan sambil gemetaran.


Seperti biasa diruang tamu hanya lampu meja yang menyala, tirai jendela tertutup, sedikit redup. Julietta terkejut dan bertanya "David" pintu kamar mandi terbuka. David mengelap rambut basah pendeknya dan berkata "disini"


Julietta curiga dan menaikkan alisnya "jam segini kamu mandi apa"


Tatapan David melayang tapi ekspresinya sangat tenang "mau mandi aja"


Julietta bergumam benar benar alasan yang tidak bisa dibantah. Ini sudah kelima kalinya, saat Julietta pulang, tiba tiba David keluar dari kamar mandi. Biasanya keberadaan David tidak jelas, kalau bukan sesekali dipagi hari dan malam hari terbangun ingin ketoilet mendengar suara air dari kamar mandi David. Julietta sepertinya mengira David tidak pernah mandi. Mereka berdua saling menatap.


Julietta mendekatinya dan menarik lengan dia, lalu mencium bau badan dia. Dibawah cahaya lampu yang redup, mereeka berdua saling menatap satu sama lain, jari Julietta yang lembut dan dingin menyentuh lengan dia yang kuat dan hangat, dia bisa mencium aroma uap dan wangi sabun mandi David.


Julietta mendongak, kedua matanya yang indah sedikit dinaikan, bibirnya yang merah tersenyum. Wajahnya sedikit merona, matanya berkedip kedip, seperti bintang bintang di angkasa yang tak terhingga, Lalu.


Julietta "kenapa setelah mandi masih pakai parfum"


David "kamu salah cium"


Julietta "beberapa hari yang lalu aku baru cium parfum pria hucci kan


David "kamu salah cium"


Julietta "taruhan 10jt lebih"


David kekurangan percaya diri "kamu salah cium"


Pria ini terus tidak mengakuinya. Julietta awalnya ingin memberikan satu parfum ke David sebagai kado ulang tahun, tapi setelah mencoba beberapa parfum, ini tidak sewangi David. Dan juga, kesempatan dia untuk perlu memakai parfum sangat tidak banyak, lebih baik beli makanan kecil yang banyak, dia akan lebih senang.


Sekarang dilihat, sepertinya David lumayan suka dengan parfum. Jadi Julietta selama ini salah sangka.


Julietta berkata "aku cuci tangan dulu" setelah bicara dia berjalan kedapur dan meninggalkan David sendirian.


Angin dingin berhembus, dia terdiam dan berpikir, dipembelajaran sepertinya tidak dibilang seperti ini.  Sebenarnya ada salah langkah yang mana, David berpikir termenung.


"Oh ya, libur tahun baru, kamu ada rencana apa"


Tidak disangka oleh Julietta, dengan pelan David bilang dia mau dinas luar kota.

__ADS_1


Julietta kebingungan "kenapa tahun baru masih dinas, siapa yang masih kerja"


David mengelap tetesan air dirambutnya "pekerjaan pribadi harus diurus"


Sesaat Julietta khawatir. Berarti semua rencana dia, semuanya akan gagal. Rencana terkadang tidak sesuai dengan harapan. Julietta mau tidak mau harus mengesampingkan persiapan kejutan ulang tahun untuk David.


David hanya mengatakan alasan kerja, harus pergi dinas kerja, yang tidak beruntungnya ialah selalu bertepatan dengan liburan tahun baru yang hanya beberapa hari itu. Julietta berpikir bagaimana caranya agar rencananya bisa tetap berjalan lancar, ia pun sambil mengunyah kismis, satu persatu dimakannya.


Karena hal itu, hari berikutnya, Julietta menjadi emosi, ia pergi kerja dengan alis matanya diwarnai begitu merah mencolok. Dia perlahan lahan mengeluarkan cermin untuk berkaca, jika tahu dari awal dia akan menggunakan sesuatu untuk menutupinya, sekarang jerawat yang begitu merah ada diwaajahnya, ditertawakan oleh Marc beberapa saat, dan mengatakan padanya bahwa itu merupakan tahi laalt bawaan dari kehidupan lampau jadi harus dirawat baik baik. Eksprresi wajah Julietta menjadi muram, perasaanya menjadi tidak senang. Ketika sore hari dia menggambar naskah, dia memberikan pahlawan wanita itu sebuah tahi lalat merah.


Marc melihat sejenak dan berkata "yo, ini sungguh menarik sekali"


Julietta kesal "mohon untuk mengharagi seorang wanita yang memiliki tahi lalat"


Marc tertawa terbahak. Malam harinya, siburung gendut terbang dengan riangnya, peri kecil yang memiliki jerawat.


Gambarnya masih hitam putih, wanita kecil yang duduk diatas pohon, dengan kaki menginjak ranting pohon, dibibirya menggigit sebatang rumput, sedang bengong dengan bosannya. Satu staunya yang memiliki warna berbeda adalah sebuah tahi lalat merah di kening nya, seolah olah lukisannya pun berubah menjadi begitu hidup dan nyata. Gambar itu di posting Julietta.


Selama satu jam, begitu cepatnya ada ratusan komentar yang masuk, begitu banyak yang tertawa dan memuji begitu lucu. Julietta menjadikan gambar itu sebagai foto, profilnya.


Sekretarisnya mengirimkan sebuah pesan singkat pada Julietta bahwa Tomy baru saja selesai mengikuti sebuah rapat, sedang duduk diruang kantornya menyelesaikan tugas, dan bisa meluangkan waktu unguk bicara dengan Julietta. Julietta langsung berlari keluar dan menuju ruangan Tomy.


Menit sebelumnya Tomy masih terlihat begitu elitnya, menit berikutnya setelah bertemu Julietta seketika berubah menjadi seperti anjing penjilat yang tidak tahu malu.


"Nona hari ini sungguh cantik, ayo cepat duduk, ingin minum apa, apakah kamu belakangan ini begitu sibuk"


Julietta "berhenti berhenti berhenti"


Tomy pun kembali sadar "apakah ada masalah dalam hal kerja"


"Bukan sebenarnya adalah masalah pribadi"


Tomy berpikir dalam hatinya apakah mereka kembali ribut, lalu segera menarik kursi dan duduk dihadapan Julietta, lalu eksprsinya seperti begitu ingin mendengarkan ceritanya "katakanlah"


Julietta bertanya dengan hati hati "David dia ketika malam tahun baru keluar dinas kerja untuk apa"


Tahun baru? Dinas kerja? Tomy terdiam sejenak, dia tidak mengetahui sama sekali mengenai David ingin keluar dinas kerja, apalagi sekarang ini agaimana mungkin meminta bos untuk keluar dinas kerja, dia sungguh merupakan orang yanh tidak suka keluar kota, jika tidak ada orang lain yang pergi mengerjakan kerjaan itu. Tetapi, dia tersadar nahwa bosnya pasti telah berbohong pada Julietta ini, sebagai orang yang setia dan profesional, Tomy pasti akan sangat menghormati pekerjaanya.


Dia langsung menjawab dan berkata "iya iya, dia ingi keluar dinas kerja sangat sibuk sekali"


Julietta pun seketika merasa sangat kecewa dan berkali kali mengeluarkan suara oh. Sepertinya kebiasaan David untuk sering keluar dians kerja tidak akan bisa berubah. Maka jamuan makan dan nonton bioskop bersama yang telah dia pesan, mau tidak mau harus batal, ditambah kejutan yang telah dia siapkan itu, juga menjadi sia sia.


Tomy bertanya padanya "nona kenapa, apakah kamu ada masalah"


"Tidak apa, tidak disangka masih ada orang yang bekerja saat liburan hari nasional" Julietta berdiri.


"Aku kira bisa sama sama melewati malam tahun baru"


"Oh yah, apakah tempat dia keluar dinas kerja jauh"


Tomy menjawab "seharusnya cukup jauh" "iya itu di kota X itu"

__ADS_1


Kota X itu harus naik pesawat butuh 3jam perjalanan, sungguh bukanjarak yang dekat. Julietta menyadari bahwa meminta David untuk kembali lebih awal, sungguh tidak mungkin, mau tidak mau ia pun menyerah atas semua rencanayanitu. Setelah Julietta meninggalkan ruanganya, Tomy pun merasa lega sekali.


Meskipun tidak mengerti suami istri ini akan melakukan apa, tetapi Tomy masih berusaha untuk menjunjung tinggi kualitas kerja sebagai seorang karyawan, setiap saat untuk merahasiakan sesuatu dari David. Mengenai sebenarnya apa yang terjadi, dian tidak memiliki keberanian untuk bertanya ke David, lebih baik emenlan rasa penasarannya itu.


Terpikir saat nanti bosnya mengetahui kerjasama dan usahanya itu, pasti bosnya akan memuji dia berkali kali, lalu menaikan jabatannya dan gajinya, dan bisa menikahi wanita kaya yang cantik, he he naik jabatan mungkin tidak perlu, karena dia sudah hampir naik jabatan sampai setinggi langit. Tomy sangat puas terhadap sikapnya yang begitu pintar dan cerdas itu.


Julietta sedang begitu sibuknya untuk membatalkan berbagai macam janji, karena hari libur, janjian dengan orang sungguh sangat banyak, pembatalan yang dia lakukan sungguh telah membuatnya rugi begitu banyak uang sungguh menyedihkan.


Dia merasa begitu sedih sambil menghitung uangnya yang hilang, dan tidak menyadari bahwa David dari belakang melihatnya beberapa kali. Setelah satu jam kemudian, David akhirnya menyadari dia sungguh tidak dilihat sama sekali oleh Julietta.


David hari ini memakai kemeja hitam dan celana panjang dan kancing bajunya terlihat begitu longgar, dan terlihat tulang dadanya, warna kulitnya begitu putih seperti susu, seperti begitu sering tidak kena sinar matahari, jugabtidak ada bintik bintik hitam sedikitpun, kulit yang begitu bagus dan mulusnya membuat Julietta sungguh kagum


David duduk disampingnya Julietta dan menekan beberapa channel TV. Siaran TV tiba tiba menyiarkan sebuah wawancara dan orang yang diwawancarainya adalah Erick. Jukietta sedang menatap kebawah, lalu tiba tiba mendengar suaranya Erick, dan segera menatap TV "wow, apakah itu Erick, keren"


Dia baru saja berbicara, tetapi layar TV pun bercubah menjadi gelap. David pun segera menyembunyikan remot TVnya.


"Sepertinya TVnya rusak"


Julietta "apakah menurutmu aku anak kecil"


Meskipun dia sungguh tidak suka dengan sikapnya, bagaimanapun sekarang ini Erick sudah kontrak dengan perusahaan Aquarius, adalah karyawan resminya perusahaan, sekalian meningkatkan sedikit peringkatnya, melihat bagaimana karyawannya ingin mengembangkan sesuatu, apakah semua itu merupakan kerjaan yang harus dikerjakan oleh Bos. Tetapi Julietta tidak banyak bertanya. David selalu melakukan gerakan itu tanpa alasan, Julietta sudah terbiasa.


Julietta "aku mau tidur, selamat malam"


Dan dihari kerja terakhir, maka bisa baik baik istirahat tidur, Julietta sudah bersiap siap untuk menjalani hari hari untuk tidur diatas ranjang dengan selimutnya yang lembut, ditambah setiap hari memesan makanan online.


Terdengar suara pintu tertutup dan dikunci, David yang masih duduk disofa pun terdiam. Dia pun perlahan lahan mengeluarkan keripik kentang dengan rasa rumput laut, lalu memakannya sambil memikirkan rencana berikutnya harus bagaimana dilaksanakan.


Seharusnya hari ini aku membohongi Julietta dan sudah gagal setengah, tetapi masih ada rencana berikutnya yang hatus dilaksanakannya. David sungguh begitu percaya diri. David ternyata sama seperti yang dia katakan, pagi pagi sudah menyiapkan kopernya, seperti sudah bersiap siap untuk pergi jauh.


Julietta pun ganti pakaian dan juga tidak lupa mengingatkan David untuk membawa barangnya. David melakukan semua dengan perlahan seperti ingin keluar pergi bermain, Julietta melihatnya dan merasa panik, jika waktu mengijinkan, dia sehatusnya melihat satu persatu barang yang dimasukan David kedalam kopernya itu.


Julietta berkata padanya "kamu hati hati dijalan ya, aku tidak antar kamu"


"Iya"


"Ada lagi"


Kata kata ucapan selamat ulang tahun hampir saja terucap dari bibirnya, dia pikir pikir lagi dan mengelus hidungnya dan berkata "sudahlah tidak ada, jaga diri baik baik saja"


Meskipun David sungguh membuat Julietta khawatir, tetapi ketika tidak ada dirinya disampingnya, ia juga akan melewati harinharinya dengan baik, seharusnya tidak perlu khawatir apapun.


Dia mengantarkan David keluar, dan David masih terus melambaikan tangan kepada Julietta yang berdiri didepan pintu dan berkata sampai jumpa. Setelah pintu tertutup, dia pun mulai bergerak. 


Berdasarkan rencana David ingin merencanakan sebuah perjamuan makan malam yang indah. Tentu saja tidak boleh kurang lilin, anggur merah dan stik wagyu.


Julietta sungguh tidak tahu bahwa David sedang berbohong padanya.


Ketika David tidak ada, maka dia seharusnya pergi mengikuti kegiatan perusahaan, dan bersama sama pergi karaoke dan makan bersama. Sampai pulang kerja dia sendiripun masih belum memutuskan apakah ikut kegiatan kumpul bersama diperusahaan. Julietta terpikir jika diam pulang kerumah, dirumah pun tidak ada orang, tiba tiba merasa sangat bosan dan dalam pikirannya muncul sebuah ide. Lebih baik aku membeli tiket dan pergi kesana mencari David untuk melewati malam tahun baru bersama.


.

__ADS_1


__ADS_2