Memasuki Duniamu

Memasuki Duniamu
six


__ADS_3

Julietta berjalan sambil menundukkan kepalanya mengikuti langkah David ke rumah sakit. Malu ditambah canggung, dia seperti balon yang besar tertusuk dan langsung kempes.


Pasangan yang secara nominal bisa disebut suami istri itu penampilannya sangat impresif, jalan kemanapun pasti akan jadi pusat perhatian orang sekitarnya. Orang yang melewati mereka sesaat tidak tahu harus melihat Julietta atau melihat David, penampilan mereka sangat mengagumkan, memang benar benar pasangan yang serasi. Kelihatan hubungan mereka sangat baik, suami terluka, istri juga terlihat sangat sedih.


Di rumah sakit setelah dilakukan rontgen, untung saja lukanya tidak serius, tangan kirinya hanya perlu istirahat total beberapa hari maka akan normal seperti sediakala. Membuat Julietta merasa lega.


Mereka berdua duduk didalam Taxi untuk pulang, mereka sangat diam dan membuat supir Taxi agak tidak nyaman, dia diam diam menyalakan lagu di mobilnya, mulai terdengar lirik lagu.


"Hujan turun terus, suasana tidak harmonis....."


Mendengar kalimat itu, supir diam diam mematikan lagunya.


David yang sedang melihat keluar jendela mobil, tiba tiba dia bersuara dengan pelan


"Aku mau makan daging kambing"


Julietta langsung menjawab dengan cepat juga pelan "baiklah"


"Ribs kambing"


Julietta ""?????" Okelah"


David berkata lagi "ikan asam manis"


Julietta langsung menatap ke arah David, sedetik berikutnya, David mulai menghela nafasnya.


"Tanganku mulai sakit nyeri"


Julietta "?????, maaf.   Dalam hatinya iya dia akan masakan semuanya.


Supir melihat kaca spion dan melihat suasana mereka berdua yang sudah tidak canggung, langsung tersenyum dengan senang.


Sampai di rumah, Julietta langsung memasak, dan menyajikan di meja makan.


Tangan kirinya diperban dengan kencang, sementara tangan kanannya masih bisa bergerak bebas, hampir tidak mempengaruhi kehidupannya. Bola mata Julietta bergerak cepat mengikuti semua pergerakan David, dia melihat David makan dengan lahap, dia hanya berharap pria ini setelah makan akan langsung diam.


Seingat Julietta berdasarkan yang ditulis di novel, dia terus mengira akan sulit berkomunikasi dengan David, setelah kenal lama, semua perkiraan dia terhadap ide ide yang langsung meleset.


Makan malam selesai, Julietta menyalakan TV, lalu mengubah saluran dengan asal. David duduk di sebelahnya menundukkan kepalanya bermain HP. Julietta melirik nya karena terkagum-kagum melihat kecepatan dia mengetik di HP yang sangat cepat cepa hanya dengan satu tangan. Membuat Julietta heran terkagum-kagum diam diam.


Di saat dia sedang tidak memperhatikan, kebetulan TV berhenti disaluran hiburan, sebuah acara berbincang bincang, pembawa acara memperkenalkan mereka adalah bintang baru di dunia e-sport yang sangat menjanjikan.


Julietta mencoba mengingat kembali alur cerita novelnya, lalu ingatan dia mengalir ke pikirannya. Julietta hampir lupa kalau dia memasuki dunia kedalam satu novel ini. Di novel ini dia hanyalah pemeran pendukung yang kecil, pemeran wanita utama setelah hidup kembali sudah hidup bahagia bersama teman kecilnya, dan berhasil menjadi istrinya dan melewati kehidupan yang didambakannya itu.


Didalam kisah novel itu tidak terdapat banyak deskripsi tentang David, hanya ada ingatan di kehidupan sebelumnya. Pemeran wanita utama setelah hidup kembali sedang berusaha untuk menjalin hubungan percintaan dengan teman masa kecilnya, dan juga sedang perlahan lahan melupakan kehidupan yang sebelumnya.


Julietta berpikir kalau berdasarkan cerita didalam novelnya, asal dia tidak membuat masalah juga bertemu dengan pemeran wanita utama, maka wanita utama itu seharusnya tidak akan ada hubungan apapun dengan mereka. Dipikir seperti ini juga bagus.


Julietta mematikan TV, lalu dia berbaring di sofa dan mengeluarkan HP nya juga.


Akhir akhir ini dia sedang bermain game kompetisi, game nya biasa saja, hanya gambarnya yang sangat bagus menurutnya. Julietta ingin bermain game ini karena akhir akhir ini dia punya banyak waktu luang, jadi dia melakukan aktivitas bermain game online.


Julietta mengikuti satu aktivitas di game itu, membentuk grup dan melawan monster untuk mengumpulkan puzzle dan akan ada undian, kalau beruntung setiap orang bisa dapat laptop Apple tipe terbaru.


Walaupun kecepatan jari dia tidak cepat, tapi dia punya tekad dan juga banyak waktu luang di rumah. Julietta tiba tiba kepikiran sesuatu, dia bertanya ke David, 


"Kamu main game online tidak"


David "ya main"


Sudah diduga!, biasanya kemampuan bermain game itu otaknya lebih bagus daripada orang lain. Julietta lanjut bertanya dengan penuh harapan.


"Kamu jago main apa, mobile legends, PUBG, atau LOL


David menjawab dengan pelan "Anipop, Figh The landlord"


Julietta ".....??? 

__ADS_1


Dia tidak seharusnya terlalu berharap dengan David.


Julietta menghela nafasnya, dia membuka halaman utama game online nya dan mulai memainkan misi harian. Sudah tidak beruntung, tidak ada kemampuan juga, hanya bisa menjadi pemain tingkat bawah yang mengeluarkan uang membeli poin.


"Sepertinya aku hanya bisa bikin grup dengan orang lain"


David melirik HP nya dan melihat ID game Julietta namanya ettaaaaa


David "???? Sepertinya dia benar benar sangat suka dengan nama singkat ini.


Mereka berdua saling kembali ke kamarnya masing-masing, suasana harmonis. Julietta tengkurap diranjangnya dan lanjut bermain game, masa masa santai tidak ada kerjaan tetap memang paling nyaman. Disaat itu, ada satu grup yang mengundang dia, nama grupnya adalah "hahaha"


Nama grup yang aneh membuat mata Julietta berkedip kedip. Di saat dia sedang berpikir apakah mau menerima undangan masuk grup itu karena ada orang yang mengundangnya.


Digrup itu ada 4pemain online, kapten nya bernama "Yakult" pemain yang lain bernama "cola" "Sprite" dan "soda", nama dari grup yang aneh dan nama pemain yang aneh, Julietta menjadi ragu ragu, tapi melihat mereka juga setiap pemain mengeluarkan uang untuk beli perlengkapan perang yang terbaik, dia berpikir bisa ikut bermain game dengan orang yang mengeluarkan uang juga, jadi dia langsung menerimanya.


Ettaaaaa: kalian yakin mau bawa aku? Kemampuan main aku tidak bagus hanya biasa saja.


Setelah beberapa detik, kapten Yakult hanya menjawab "yup"


Julietta melihat nama Yakult ini dan cara bicara orang itu, tanpa sadar dia kepikiran dengan David. Tapi dia dengan cepat langsung membantah tebakan itu, David bilang dia tidak pernah bermain game seperti ini, apalagi tangan dia sedang terluka, bagaimana bisa bermain game.


Hal yang paling rumit di game ini adalah skill dan gerakannya sangat banyak, ini membuat Julietta kebingungan, dia bahkan menghabiskan waktu beberapa hari hanya untuk mempelajari membiasakan bagaimana cara bermainnya.


Melihat ID mereka semua baru, dia berpikir mungkin mereka mau bermain misi grup, yang kebetulan kekurangan 1 pemain, jadi mereka asal cari ID untuk menambahkan pemain dalam grup.


Julietta tidak pernah berpikir akan benar benar mendapatkan hadiah laptop.


Dia berpikir jika semua pemain digrup ini adalah pemain baru, kemungkinan untuk mengumpulkan semua puzzle dengan lengkap sangat kecil, tapi ada orang untuk main bareng, membuat Julietta sudah merasa sangat gembira.


Yakult : ayo


Cola : baiklah, istri cepat jalan!


Sprite : ...............


Dua orang itu mengirim tanda titik yang banyak untuk peringatan.


( cola sudah dilarang berbicara oleh kapten)


Ettaaaaa: ???


Dalam pikirannya apa karena dia wanita satu satunya lalu jadi istri? Julietta sedikit marah, kalau bukan kapten melarang cola bicara lagi, Julietta pasti akan langsung keluar dari grup itu.


Yakult : otak dia tidak beres


Sprite : iya, kebanyakan lembur jadi bodoh, kamu jangan marah ya


Soda: aku tadi sudah menamparnya


Ettaaaaa : terima kasih yah 


Agak terkejut dengan kehangatan mereka terhadapnya.


Suasana digrup sangat bagus. Dia awalnya ingin membawa grup pemain baru agar mereka bisa mengenali game ini bersama dengan cepat, di babak pertama melawan monster, Julietta sudah bersiap siap seandainya pemain di grupnya mati sekali semua, tapi siapa sangka saat dia belum sadar, dia melihat mereka di grupnya itu dengan cepat dan mudah berhasil membunuh monsternya.


Bahkan saat melawan monster itu mereka masih lanjut mengobrol.


Sprite : wah beruntung sekali


Soda : iya, kemampuan kita semua tidak begitu bagus, tidak disangka bisa selancar ini.


Ettaaaaa : ???


Monster di game itu, pada awalnya saat bikin grup dengan orang lain beberapa kali tidak berhasil melawannya dan selalu kalah.


Julietta diam diam menenangkan dirinya sendiri, ini hanya monster kecil, tunggu nanti mereka lawan beberapa monster lagi, baru akan tahu tidak semudah itu.

__ADS_1


Skill experience mereka semua otomatis langsung bertambah banyak, dengan gerakannya yang mulus mereka langsung berangkat ke misi selanjutnya. Julietta melihatnya sedikit heran bengong, dengan bingungnya dia ikut ke level selanjutnya, saat dia belum tersadar, mereka semua sudah maju kedepan, layar seperti ada puluhan kembang api yang menyala dengan indah, Julietta bahkan tidak bisa melihat monsternya lari kemana, karena tiba tiba sudah menang lagi.


Terutama kapten nya Yakult itu, gerakan jurusnya sangat akurat, kecepatan tangannya sangat cepat, Julietta hanya ingin memujinya.


Sprite : he he, beruntung beruntung


Julietta :???


Dia melihat puzzle yang terbuka semakin banyak, peringkat grup juga sedang naik, Julietta sudah tidak bisa mendeskripsikan  keterkejutannya di hatinya karena terlalu takjub,


Julietta : kalian itu??? Dewa game yah


Kapten Yakult yang dari awalnya hanya bicara sekali satu kalimat, mulai mengetik menjelaskan kalau game ini banyak bugnya, hadiahnya juga biasa saja.


Julietta sedikit bingung dengan perkataan dia. Kalau benar benar dewa game, kenapa mau main game ini yang masih banyak Bug gangguannya.


Misi game hari ini sudah selesai dan habis semua, mereka semua log out dan berjanji besok malam akan lanjut bermain. Waktunya sangat pas, kebetulan sesudah Julietta selesai makan malam.


Walaupun hasil hari ini sedikit mengagetkan, tapi Julietta tetap sangat senang puas. Ini mungkin adalah awal game ini lebih menarik daripada game individu.


Tiba tiba saja Julietta kepikiran dengan David yang suka bermain game kepintaran.


Dia pergi ke dapur untuk mengambil air minum, saat dia melewati kamar David sangat diam, dicelah pintu juga tidak ada cahaya, dia seharusnya sudah tidur. Julietta melangkah pelan sekali, tidak tahu pria ini apakah tidur ingat pakai selimut atau tidak, benar benar membuat nya agak khawatir.


Karena takut membangunkan David, langkah kaki dia sangat pelan untuk kembali ke kamarnya.


Terpisahkan oleh satu pintu.


Sementara dikamar sebelahnya, David  setengah berbaring diranjang, setengah duduk diatas ranjang, dia masih belum keluar dari game nya, ID game dia itu tentu saja Yakult.


Setelah keluar dari game nya, Tomy dan yang lainnya bosan, melihat banyak bug dari game itu membuat dia tidak tahan, diam diam dia masuk ke sistem game nya, dan membantu mereka memperbaiki beberapa bug yang fatal di server mereka.  


Sambil memperbaiki, di dalam wa grup masih terus saling mengejek dengan pesan suara.


" astaga tidak tahan, kenapa jalan saja bisa ngeleg"


" bug sangat banyak apakah IT mereka tidak sekolah dengan benar ya?


"Mungkin bisa datang ke sekolah kita untuk belajar"


"Aku rasa setelah kita perbaiki akan jadi game yang baru"


Mereka sambil bercanda sambil memperbaiki bug, suasana di wa group sangat santai dan senang. Owner Tim game itu yang penuh bug itu pasti tidak akan menyangka, saat mereka melihat nanti esok harinya, Sudan menjadi satu dunia game yang baru..


##


Sementara ditempat lain disebuah dikamar tidur.


Wanita yang berbaring diatas ranjang mulai berguling guling dengan tidak tenang, kepalanya penuh dengan keringat dingin, ditengah ingatan yang berantakan  itu dia berpikir keras.


Ah...


Wajah Sisca pucat, tangannya gemetaran memegang wajahnya sendiri.


Dia merasa bukankah seharusnya dia sudah mati karena bunuh diri.


Kenapa pemandangan didepan matanya ini sangat dikenalnya. Tunggu ini bukanlah dirumah dia.


Sisca menyadari lingkungannya tidak beres, dia langsung duduk dan mengambil HP nya dengan cepat.melihat HP ini dia masih ingat itu hadiah ulang tahun beberapa tahun lalu dari ayahnya, setelah itu hilang dan diganti yang baru. 


Dia menyalakan HP nya dengan tidak percaya. Di layar itu tertulis tanggal dengan jelas, ini adalah 3 tahun lalu, seminggu sebelum dia mau kabur dari pernikahan dengan teman masa kecilnya dan pergi ke kota lain.


Sisca melihat lagi ke HP nya dengan bengong, setelah beberapa saat dia menangis dengan senang.


Sangat bagus, semuanya masih bisa diperbaiki, di kehidupan sebelumnya dia benar benar salah jalan. Untung saja dia masih bisa kembali, untung saja Tuhan masih kasih kesempatan satu kali untuknya.


Dia pasti tidak akan cari masalah dan mati lagi dia bertekad akan memeluk erat lengan emas teman masa kecilnya itu.

__ADS_1


__ADS_2