
Mengingat sesuatu hal Julietta masih ada satu rahasia. Saat mengobrol santai dengan Tomy dan yang lainnya, dia tanpa sadar mendengar ulang tahun David adalah hari pertama ditahun baru. Kebetulan gaji bulan ini kalau Julietta tabung, dia bisa memberikan hadiah ulang tahun yang tidak akan dilupakan oleh David.
Julietta selalu ada perayaan yang misterius dihari raya. Ini karena ulang tahun dia, dia lahir tanggal 29 Februari, ulang tahun yang dirayakan setiap 4 tahun sekali saja. Dia sangat suka merayakan ulang tahun, tapi sayang sekali dia jarang ada, ulang tahunnya bahkan tidak ada orang yang mengingatnya.
Julietta berpikir, anggap sebagai kehidupan baru dia dan David didunia ini, dia harus merencanakannya dengan baik. Hari ini pulang kerja lebih awal, David tidak ada dikantor, Julietta berencana jalan jalan keluar sendiri.
Dia mengenakan jaket yang panjang juga memakai masker, syal, jalannya sangat cepat ditengah angin dingin. Mungkin karena sebentar lagi datang bulan, dia sangat ingin makan kue, terutama kue cheesecake. Dia ingat sekitar sini ada toko kue yang rasanya lumayan dia jalan kesana dengan bersemangat.
Langkah kaki Julietta sangat cepat, toko kue hanya berjarak beberapa ratus meter, kurang lebih jalan kaki sekitar sepuluh menit, dia sudah tahu dirinya mau makan apa, dia juga mau sekalian membelikan David beberapa potong kue. Disaat ini, tiba tiba ada orang dari belakangnya memanggilnya.
"Julietta"
Julietta menengok dengan bingung. Dibelakangnya ada pria paruh baya yang badannya tertutup rapat seperti dia, mengenakan jaket tebal, badannya pendek dan gemuk, matanya terlihat sangat baik.
Julietta terkejut "kamu siapa"
Orang itu sedikit tersenyum, ekspresinya misterius "aku mau berbicara dengan kamu tentang Aquarius"
Julietta "Apa, kalau bahas bisnis, tidak seharusnya cari aku"
"Bukan bukan" pria itu melambaikan tangannya. "Aku ini dari perusahaan rival Aquarius"
"Kita duduk bicara dulu, bisnis 5 milyar, kamu tertarik tidak"
Julietta langsung terkejut. Disatu sisi dia terkejut orang ini sekaya itu, sekali buka mulut langsung bilang 5 milyar, satu sisinya adalah orang bodoh sampai mencari istri bos untuk bahas bisnis, sepertinya mau macam macam, benar benar mencari masalah.
Julietta melihat jam, dan memastikan waktu masih belum terllau malam, dengan santai dia berkata.
"Ayo didepan ada toko kue, kita duduk bicara disana"
Pria itu bernama Dani, dari awal dia sudah memperkenalkan identitasnya dengan jelas.
Julietta betanya "perusahaan Pisces"
"Kamu memang tahu semuanya" Dani mengacungkan jempolnya dengan sedikit bangga, kantor mereka ternyata memang terkenal, semua orang mendengarnya langsung tahu.
Sebenarnya, Julietta hanya pernah mendengar Tomy pernah membahas saingan kantor satu kali. Perusahaan ini biasanya membuat game yang lucu. Memiliki sejarah gelap yang tidak bersih, dulu pernah menipu perusahaan orang lain dengan cara merusak reputasinya. Tapi kalau dibandingkan dengan Aquarius tetap masih ada jarak.
Julietta meminum seteguk coklat panas dengan tenang "bicara saja"
"Aku bicara jujur saja, 5 milyar buat beli beberapa desain gambar, kamu tahu apa yang aku mau. Game dari Aquarius bukannya belum kirm konsep gambarnya, semua karakter dan latar belakang utama, aku hanay perlu ini saja, semoga yang belum pernah diumumkan dipublik"
Julietta langsung tersadar "kamu mau buat seolah olah Aquarius menjiplak"
"Pintar"
Asalkan mereka mendapatkan gambar originalnya, mereka bisa merilisnya lebih cepat daripada Aquarius. Investasi Aquarius kali ini tidak sedikit, kalau saja muncul kesalahan, kemungkinan akan membuat Aquatius hancur.
"Untuk menyatakan rasa tulus, kita kasih kamu 2 milyar dulu, uang sisanya, ada uang ada baranga, menurutnkamu bagaimana"
Tanpa menunggu Jukietta berpikir, orang itu menambahkan lagi. "Tenang saja kalau takut perusahaan akan menekan kamu, kita akan mendapatkan kartunhijau untuk kamu, agar kamu bisa tinggal diluar negeri beberapa tahun dengan sangat nyaman"
Beberapa tahun kemudian apakah dunia akan menjadi milik Aquarius, belum tahunjuga. Julietta mengedipkan matanya dan berkata "biarkan aku pertimbangkan dulu"
"Aku rasa kamu orang pintar" Dani memujinya.
Julietta tersenyum dengan misterius "aku juga merasa seperti itu"
Jadi pulang pertimbangkan dulu, mungkin saja bisa mendapatkan pendapan extra beberapa milyar.
"Oh ya, kenapa bisa cari aku, tidak takut aku berkhianat"
"Kamu tenang saja, kita punya cara kita sendiri" Dani terlihat seperti menguasai keadaan.
__ADS_1
Sebenarnya beberapa hari yang lalu selingkuhan wakil direktur sudah pernah bilang, teman dekatnya kenal dengan orang yang bekerja di Aquarius, orang yang datang tiba tiba, sepertinya orang itu memiliki hubungan dneganpetinggi Aquarius yang tidak diketahui denganjelas.
Mendengar kekasihnya bilang seperti itu, dengan bersemangat dia langsung meminta kekasihnya menghubungi teman dekatnya. Mereka sudah berbicara dengan baik secara pribadi, orang itu memberi tahu banyak detil, hampir semuanya cocok. Wanita itu bilang satu kalimat yang sangat penting.
Orang yang bernama Julietta itu sangat cinta uang, bahkan demi uang dia mau menikahi suami yang tidak memiiki perasaan, belum sempat cerai peusahaan keluarganya bangkrut, dan sekarang dia menahan diri demi rumah. Wanitanyang cinta uang seperti ini, kalau dikasaih 5 milyar,mbagaimana hatinya tidak tergerak.
Demi keserakahan Julietta, merek melakukan banyak perispan, tujuannya adalah untuk mendapatkan desainoriginal dariAquarius. Wanita kalau sedang kejam benar benar bisa mengejutkan orang. Demi uang dia bisa menghiananti dirinya sendiri, tentunsaja juga bisa menghianati pemberi nafkahnya.
Berpikir sampai sini, Dani merendahkan suaranya, wajahnya yang bulat terlihat seperti donat, dia sedikt tertawa menatap Julietta.
"Emm, aku mau tanya sesuatu kekamu, pemberi nafkah kamu itu bos besar Aquarius"
Julietta sedikitbterkejut ditanya seperti ini. Julietta menganggukan kepalanya dengan serius.m"benar tapi kamu jangan sebarkan, dia juga tidak ingin orang lain tahu"
"Baik aku mengerti" Dani memberi gestur tangan OK.
"Aku harap kamu bisa mempertimbangkan dengan baik, uang sebanyak ini walaupun kamu mau beli rumah, beli beberapa tahun harganya akan naik banyak. Umur kamu masih muda, wajah cantik, apa yang tidak bisa kamu lakukan, menggambar itu sangat melukai tangan"
Julietta menganggukan kepalanya.
"Kamu tenang saja, aku pasti akan mempertimbangkan dengan baik" untuk mendapatkan uang ini dalam benaknya.
Julietta bicara dengan sangat yakin, matanya terlihat pasti. Dani berpikir dia sudah berada dipihaknya, dia mengangkat cangkir kopi kearah Julietta, dan bersukang untuk keberuntungan mereka bersama.
Dani menghabiskan secangkir kopinya itu, lalu muka donatnya langsung menegrut. Benar benar pahit, dia lupa taruh gula.
Mereka berdua mencapai kesepakatan, Julietta terus memberi jaminan kepada dia. Dia melihat Dani pergi menjauh, dan pria ini juga sudah menentukan waktu pertemuan berikutnya. Bagaimanapun juga kondisi sangat mendesak, mereka ingin secepat mungkin menjatuhkan Aquarius.
Julietta dengan mood yang bagus pulang kerumah bersenandung, saat masuk kerumah dia langsung memanggil nama David.
"David David yuhuu kamu dimana, cepat keluar, aku mau bilang sesuatu yang penting dengan kamu"
Bersamaan dengan ucapan Julietta, pintu kamar mandi terbuka. David yang mengenakan baju tidur masih mengekuarkan uap air dari kamar mandi, kulitnya terlihat lembab, rambutnya yang basah terus mengeluarkan tetesan air tiada henti, lalu rambutnya dilap dengan handuk secara asal. Kulitnya yang berwarna putih susu menjadi sedikit merah karena uap air, tampangnya terlihat sangat malas. Bagian lehernya sedikit terbuka, memperlihatkan tulang selangkanya yang enak dilihat.
David menghampirinya dan menatap Julietta, kedua mata hitamnya sangat dalam. Dia menundukan kepalanya,,jarak mereka semakin mendekat, hampir tercium wangi uap air dan sabun dari badannya.
Julietta sedikit gugup "kamu mau apa"
David bertanya dengan serius "kamu flu"
Julietta cemberut "bisa tidak jangan menyumpahi aku lagi"
Hampir saja dia lupa mau bilang apa karena terganggu oleh David. Julietta tersadar dan menatap dia sambil duduk disofa lanjut berkata.
"Begini hari ini ada orang mencari aku, dia mau minta aku mencuri beberapa desain oisinal dari Aquarius"
David menghentikan gerakan mengelap rambutnya "terus"
"Menurut kamu bisnis ini kita bisa lakukan tidak" Julietta mengedipkan matanya, pandangannya terlihat licik.
Pasangan suami istri ini saling menatap. Sepertinya. Bisa dilakukan.
Orang itu mau desain orisinal dari Aquarius, ya kasih saja kedia, David bilang seperti ini. Hanya saja, desain yang akan diberinya adalah konsep gambar yang ditolak diproposal pertama! yang sudah tidak digunakan lagi.
Datang untuk cari mati, tidak mengambil uang mereka itu benar benar sesuatu yang tidak mungkin. Setelah Julietta berbicara dengan David, mereka mengadakan rapat kecil bersama Tomy dan Marc, Marc yang memutuskan beberapa desain yang akan diberinya, dia memberinya beberapa desain yang paling tidak disukainya.
Setelah membahas detil, Julietta mengirim pesan ke Dani Barang sudah aku dapatkan, kita kapan ketemunya.
Dani yang menerima pesan itu langsung menjadi sangat bersemangat. Dihari itu juga dia langsung berjanjian bertemu dengan Julietta ditoko kue yang kemarin itu, dan dia juga menyuruh Julietta agar hati hati sedikit, jangan sampai ketahuan oleh orang kantor, Julietta tentu saja langsung menyetujuinya.
Cuaca hari ini masih dingin, Julietta kedinginan sampai gemetar, sesampainya ditoko kue, dia langsung melihat Dani yang gemuk. Dani sedang makan kue lapis, diwajahnya ada krim tapi tidak menyadarinya, Julietta tersenyum dan jalan kearahnya sambil tersenyum. Dia melihat Dani seperti melihat setumpuk uang, dilihat bagaimanapun dia sangat suka. Dia tersenyum manis.
Walaupun sudah biasa menemui wanita cantik, tapi wajahnya yang memalukan ini sedikit enak, terutama saat Julietta tersenyum melihatnya. Dani langsung mengambil tisu dan mengelap mulutnya, lalu meminta Julietta untuk duduk.
__ADS_1
"Kamu pesan saja"
Julietta memesan coklat panas untuk menghangatkan tangannya. Dani bertanya "barang itu"
Julietta menaikkan alisnya "kamu harus jaga baik baik, ambil mendapatkan barang ini tidak mudah" karena memilihnya sangat lama sekali.
"Tentu saja"
Julietta meletakkan USB diatas meja dan didorongnya, Dani langsung mengambilnya dengan hati hati dan dimasukkan kedalam tas hitamnya. Julietta tertawa sedikit melihat gerakannya yang sangat hati hati itu.
Dani "Aku transfer 2milyar dulu, sisanya nanti harus tunggu lihat langkah selanjutnya dari kantor"
Julietta menaikkan matanya, seketika ekspresinya mirip David,,matanya yang tajam sedikit dinaikan, bahkan nada suaranya juga menjadi santai dan tenang "jangan jangan kalian mau mengingkari janji"
"Tentu saja tidak akan"
Dilhat seperti itu olehnya, seluruh badan Dani merinding dan langsung melambaikan tangannya.
"Kalau saja kami mendapatkan gambar palsu, bukannya kita rugi dengan sia sia, jadi tunggu kita"
"Maaf aku tidak ada kesabaran untuk itu, Aku paling lama hanya bisa menunggu sampai kalian mengumumkan konsep desain kalian"
Julietta melipat tangannya dan menyilangkan kakinya "atau kalian juga bisa memilih untuk menolak, percakapan kita terakhir sudah aku rekam, kalian tidak kasih uang, aku akan membocorkannya ke Aquarius"
Dani mengelap keringat dinginnya "aku harus balik kantor untuk diskusi dulu"
Julietta tersenyum "aku sarankan kalian untuk berpikir dengan jelas, setahu aku, beberapa hari lagi Aquarius akan mengumumkan cuplikannya secara resmi"
Hari berikutnya. Di satu klub golf. Dani berdiri disebelah seseorang, dia menundukan kepalanya dan melaporkan semua ucapan Julietta ke wakil direktur, dia mengecilkan matanya dan berkata "masih tidak buru buru"
"Uangnya"
"Kasih dia dulu semuanya, nanti akan ada cara untuk dia mengembalikannya lagi" ucap dia sambil tersenyum dingin.
Selingkuhan dirumahnya harus diberi penghargaan. Dipikir seperti ini, hati wakil direktur sedikit tidak terkontrol.
Mereka bilang dia tidak bisa mengendalikan perusahaan, bilang dia hanya bisa menggunakan uang keluarga untuk merusak keluarganya dengan berselingkuh, dia merasa sekarang ini bukannya bisa melakukan sesuatu.
Dia membayangkan saat menggelar perayaan bagaimana dia harus bicara tentang kesuksesan dirinya diatas panggung. Tentang wanita itu. Hmmm berani mengancam dia Charlie, benar benar cari mati.
Julietta menerima transferan dari perusahaan Pisces, yang pertama 2milyar dan kedua 3milyar membuat dia merasakan bahagi yang tidak begitu nyata. Orang itu memang pemain lama, caranya sangat sembunyi sembunyi. Julietta menghitung angka 0 ditabungannya, tiba tiba dia merasakan rasa bahagianya serasa menang lotre. Astaga, dapat uang benar benar sangat mudah.
Julietta bersandar dipintu, dia berkata ke David "orang bodoh uangnya banyak, kata kata ini memang benar"
David sedang sibuk makan sarapannya, dia membuat susu hangat, lalu menuang sereal kedalamnya. Saat dia makan mengeluarkan bunyi krenyes krenyes. Disaat Julietta tidak memperhatikan dia menuang sereal setinggi gunung.
Julietta yang mendengar suara itu langsung melihat gerakan kecil dari David "berhenti"
Walaupun kalorinya kecil tapi juga tidak makan sebanyak ini. David menghentikan gerakannya dengan sedikit kecewa, disaat Julietta tidak memperhatikannya lagi, dia menggoyangkan tangannya dan keluarlah sereal yang tidak sedikit, hampir saja tumpah dari mangkok. Orang bodoh uangnya banyak, ini sedang bicara siapa.
"Kita bagi bagi uangnya, karena perusahaan lebih banyak usaha, aku 30 kamu 70 bagaimana, kalau terlalu sedikit kita berdua bisa bicara lagi"
Julietta mengambil kursi dan duduk disebangnya, kedua matanya bersinar dan berkedip kedip.
David krenyes krenyes
Julietta "terlalu sedikit yah, kalau kamu 80 aku 20"
David krenyes krenyes
Julietta kesal "hei"
David akhirnya mengangkat pandangannya dari mangkuk susunya, dengan pelan dia berkata "semuanya buat kamu saja"
__ADS_1
Julietta terkejut dan berkata "walaupun kamu punya uang, tapi tidak bisa semuanya buat aku"