Memasuki Duniamu

Memasuki Duniamu
eight


__ADS_3

Julietta tidak perduli dengan David yang membuatnya kesal seketika, karena terhadap perilakunya tadi yang cari mati dan tidak sadar diri itu, wajah Julietta penuh dengan amarah dendam, bahkan dia melupakan janji untuk bermain game, karena kesal sekali, dia kembali ke kamarnya dan langsung tidur.


Keesokan harinya saat Julietta membuka game, dia terkejut dengan pembaharuan yang sangat banyak, yang paling disenanginya adalah game nya yang dulu selalu lag, tapi sekarang ini menjadi lancar,. Sepertinya programmer nya itu masih berguna juga.


Dia login lalu terdengar musik yang sangat hidup, tiba tiba muncul papan pengumuman dengan tulisan besar hitam tebal seperti ikan kecil dipinggir jalan besar dan sangat menarik perhatian, hanya saja sangat jelek membuat Julietta tidak bisa melihatnya langsung.


Di pengumuman itu hanya tertulis tulisan besar yang terang terangan 'aku menangis, tidak tahu harus berkata apa, terima kasih banyak' 


Pembuat game ini semakin lama semakin membingungkan pikir Julietta. Siapa yang bisa meletakkan pengumuman yang tidak jelas seperti ini, Julietta yang tidak bisa berkata apa apa itu sudah online dan melihat teman grupnya semuanya sudah menunggu sangat lama, mereka sedang bersantai sambil melompat lompat, hanya kapten tim Yakult yang berdiri dengan tenang tidak bergerak sama sekali, seperti sedang menonton beberapa orang yang bodoh didepan nya ini.


Ettaaaaa : hai, maaf aku telat


Yakult bergerak : ayo jalan


Baru online langsung membentuk grup dan menyelesaikan misi, sudah menjadi kebiasaan Julietta sehari hari. Mereka semua bermain game lumayan bebas, hanya terkadang ucapannya sedikit ambigu, membuat Julietta tidak mengerti maksud mereka yang sebenarnya.


Julietta sudah menjadikan ini merupakan kode antara pria saja.


Ettaaaa :,apakah kalian sudah saling kenal lama?


Sprite : iya, kita semua sekantor


Cola : bos besar kita sangat ganteng, dia orang yang sangatlah luar biasa, akhir tahun aku pasti akan dapat bonus.


Soda : iya bos sangat gentlemen, pasti akan kasih bonus ke kita karyawan yang kelas rendah ini.


Julietta merasa mereka punya maksud tertentu yang tersembunyi. Tanpa menunggu dia berpikir lebih lanjut dan bertanya.


Kapten Yakult : selesaikan misi.


Hanya dalam waktu beberapa hari, peringkat grup hahaha mereka itu terus naik ke atas, mereka berhasil mendapatkan banyak pecahan puzzle dengan 100%!kemenangan, Julietta sangat terkejut senang, tiba tiba dia berharap bisa mendapatkan hadiah besar yang sebelumnya tidak berani dia bayangkan.


Ettaaaaa : kita bisa dapat hadiah tidak yah?


Soda : bisa dicoba ini ada polanya.


Julietta sedikit kaget, tapi melihat mereka bilang dengan yakin, dia juga ikut berharap. Dari dulu dia tidak pernah mendapatkan hadiah undian, dari dulu tidak pernah memungut uang, kalau ada undian yang mengundi 2 orang dari 3 orang, dia adalah orang yang tersisa yang tidak mendapatkannya sama sekali.


Dirinya punya uang saat ini adalah satu hal, rasa bahagia karena keberuntungan seperti juga adalah hal lainnya.


Julietta mengepalkan tangannya dia memegang HP dan melihat mereka sedang mengundi. Yang mengundi adalah kapten Yakult, dia mengumpulkan semua pecahan puzzle, diundi 10kali 10kali. Yang pertama tidak dapat, kedua , ketiga."..


Julietta sedikit patah semangat tapi orang lain sangat tenang, mereka semua seperti punya penglihatan didepan, dan mempengaruhi mood Julietta.


Masih tersisa 2 undian terakhir, Julietta melihat layar dengan gugup...tidak dapat lagi. Dia amat kecewa dan sedih lalu menghela nafasnya, disaat ini, kapten Yakult klik undian terakhir, tiba tiba layar langsung menyala dengan terang, Julietta melihat layar dan dia melihat tulisan hadiah pertama, Julietta pun terbengong.

__ADS_1


Benar benar dapat akhirnya. David didalam kamar sebelahnya mendengar suara sorak sorai dari kamar Julietta, dia mengedipkan matanya dan menulis satu kalimat di dalam grup itu.


"Punya aku dikirim ke kantor"


Julietta pertama kali ini dalam hidupnya mendapatkan hadiah seperti ini, mood nya sangat bagus. Dia sangat tahu kalau dirinya hanya menumpang dengan mereka, kalau tidak ada mereka, dia tidak akan mendapatkan hadiah itu.


Julietta bilang mau kasih mereka semua angpao, tapi ditolak oleh mereka.


Sprite : Game itu yang penting main dengan senang saja


Soda  "Iya, berikutnya kita bareng main game yang lain lagi ya"


Cola : Istri ingat ID kita ya"


(Cola sudah dilarang berbicara oleh kapten)


Ettaaaaa : ?.....


Julietta seperti punya ilusi, mereka itu seperti santa Klaus yang datang khusus untuk mewujudkan harapannya, saat harapannya sudah terwujud, saatnya mereka untuk keluar dari game online.


Tapi Julietta sama sekali tidak kecewa. Hidup itu memang seperti ini bertemu lalu berpisah, ada beberapa orang yang menemani sedikit lebih lama, ada yang hanya sesaat. Julietta mengirim wajah senyum, lalu mengucapkan selamat tinggal.


Di wa grup di HP David hanya ada 4 orang selain David ada Tomy, Henry dan Andi. Tentu saja dengan ID mereka adalah soda, cola, dan Sprite.


Tomy mengirim pesan suara di wa grup itu : istri sangat lembut ya


Andi : bos, kapan kita bisa ketemu kenalan, kamu menyembunyikannya sangat rapat.


Membuat mereka mengira pernikahan bosnya tidak bahagia, mereka juga tidak berani membahasnya, takut membuat bosnya sedih. Tapi kelihatannya sekarang sepertinya berbeda, dia malah menarik mereka untuk menemani istrinya dan dia bermain game online bersama, tapi tidak boleh bertemu dengan orang aslinya sangat tidak berperasaan.


Dalam grup itu David itu sama sekali tidak bersuara dan merespon mereka.


Yang tidak diketahui para jomblo itu adalah bos mereka sudah meninggalkan mereka, karena dia merespon panggilan dari istrinya untuk makan.


Untuk merayakan karena mendapatkan satu laptop dengan cuma cuma, Julietta memutuskan untuk mengajak David pergi keluar makan enak, dia yang akan traktir.


Mereka berdua pergi ke restoran seafood, di jam ini tamu tidak banyak, untuk menghindar kerepotan, Julietta memesan satu ruangan VIP, jadi mereka bisa makan dengan tenang.  Saat gadis pelayan melihat wajah David, mukanya langsung memerah tersipu malu, saat pandangan matanya mengarah ke Julietta, api kehangatan di hatinya langsung padam setengah, hanya tersisa rasa iri.


Mereka memesan 5 sampai 6 lauk dibandingkan dengan makanan barat terakhir, kali ini pasti lebih banyak.


Mood Julietta bagus, mata nya berbinar dan alisnya juga seperti tersenyum.


"Enak tidak" sambil bertanya dia menuangkan air untuk David.


Dibawah penerangan lampu, mata dia berkedip kedip bagai bintang, matanya yang memikat itu melengkung.

__ADS_1


David melihat beberapa saat, lalu dia mengalihkan pandangannya dengan tenang.


"Tidak seenak yang kamu buat dirumah" yang David bilang itu memang jujur.


Dipuji seperti itu Julietta langsung tersenyum "terima kasih"


Mereka berdua lanjut makan dengan diam, tidak ada pembicaraan lagi sama sekali tapi sangat harmonis.


Beberapa hari kemudian di kantor David, menerima paket, isinya beberapa laptop apel, nama penerimanya adalah Tomy.


Gisele melihat paket itu lalu sekalian membawanya ke ruangan kantor Tomy. Gerakan dia terlihat sangat kesulitan, membuat Tomy langsung tersadar dan langsung mengambilnya 


"Ini aku yang bawa saja, tangan kamu masih harus menggambar dan tidak boleh terluka"


Gisele bertugas di divisi desain animasi, bisa dibilang sangat berkontribusi untuk perusahaan. Dia sekolah di Jepang dan belajar dari guru terkenal dan dia juga memiliki konsep desain sendiri yang unik, walaupun tidak bisa dibilang sangat luar biasa, tapi estetikanya sangat bagus.


Di kantor tidak ada David , Gisele melihat sekilas dan sedikit kecewa, tapi tidak terlihat di wajahnya.


Dia tersenyum dan bertanya ke Tomy " oh ya kamu beli laptop untuk apa"


"Oh ini kita dapat dari main game online barengan sama sang istri"


"Istri?"


Wajah Gisele langsung berubah menjadi sedikit aneh. Dia tersenyum dengan terpaksa dan bertanya 


"Kalian sedang main game bareng, kapan, kenapa tidak kasih tahu aku"


Pertanyaan yang terus mengalir dan memaksa , Tomy hanya menggaruk kepala  dan berkata


" bos sudah bilang agar kita tidak asal bicara, ini hal kecil saja"


Gisele menggigit bibirnya " aku kira hubungan kita tidak seasing itu"


" ah ini tidak perlu diperhitungkan, hanya game online saja, kita juga masih belum pernah  bertemu dengan istrinya"


"Sebaik itukah" bos saja tidak bersedia mempertemukan dia dengan kita itu berarti dia tidak cinta istrinya kan"


Hati Gisele yang cemburu membuatnya tidak bisa memilih kata, saat dia menyadari respon Tomy yang tidak beres, wajah dia langsung berubah dan berkata lagi


"Maksud aku adalah, kalian semua lebih baik jangan terlalu berharap"


Tomy menyentil hidungnya, seperti ada maksud tertentu.


"Aku rasa bos sangat baik dengan istrinya, kamu lebih baik jangan terlalu pikir jauh dan terlalu berlebihan."

__ADS_1


Ditempat yang tidak terlihat , tangan Gisele sudah mengepal, kukunya sudah menusuk telapak tangannya sendiri tanpa disadari oleh dirinya sendiri.


__ADS_2