Memasuki Duniamu

Memasuki Duniamu
22


__ADS_3


Julietta memandangnya tak berkedip, terbuka sedikit mulutnya, Didalam foto itu badan Julietta sangat besar dan hampir menempati semua  gambar, posisi ini langsung menghalangi pantai , langit, matahari terbenam. Ini dewi apanya, gambar itu seperti hewan pemakan langit.


Hasil foto dari sudut yang jelek ini membuat Julietta sangat ingin mengikat David di roket dan menerbangkan dia keluar angkasa jangan pernah kembali. Julietta cemberut, seorang peri kecil yang baik baik lembut dibuatnya marah menjadi gila.


"Kamu pernah dengar kasus pembunuhan suami di pantai tidak"


David mendengar itu diam diam mundur dua langkah kebelakang mencoba untuk mengubah topik. "emm sepertinya sebentar lagi waktunya makan malam"


Ketidakpuasan Julietta tertulis jelas di wajahnya yang kesal. Angin disaat ini sedikit  mulai dingin, Julietta sudah menyerah untuk mendapatkan hasil foto yang cantik, dia mengenakan jaketnya, mengikat rok pantainya di pinggangnya lalu memutuskan kembali ke kamar untuk makan malam.


Dia berjalan menghentakkan kakinya dengan marah, David tertinggal di belakang. Tidak lama kemudian terdengar suara David dari belakang yang berusaha memperbaiki suasana "aku foto kamu sekali lagi ya"


Julietta menghentikan langkahnya dengan setengah percaya "kamu yakin tidak foto aku jadi seseorang yang bodoh aneh"


David mengangkat dua jarinya "tidak akan sama sekali"


Mereka mengulangi berfoto, Julietta mengambil kameranya dia melihat hasil jepretan David dan terdiam mematung sebentar. jujur, dia benar benar tidak seharusnya berharap dengan bantuan David berfoto cantik. Pria ini bisa bisanya foto dia  terlihat menjadi seperti wanita dengan tinggi yang hanya 120cm benar benar David hebat.


di layar kamera itu Julietta sedang mengenakan jaket, hasil foto yang mengarah kebawah itu menjadikan dia seperti orang yang pendek dengan tinggi hanya 120cm, dan juga sedang marah, matanya terlihat dingin. Dia benar benar tidak ingin memaki dirinya sendiri, tapi disaat ini dia seperti burung elang yang sedang sangat marah mengamuk, yang bulu sayapnya sedang berterbangan. Ternyata didalam dunia David penampilan dia itu seperti ini. Mau menangis rasanya. Disaat seperti ini David berkata tiba tiba "aku lapar sekali"


Makan malam ini David makan banyak hidangan laut dengan tenang dibawah tatapan tajam Julietta dengan wajah kusam menahan kesal. Julietta menatap dia, lalu menusuk nusuk ikan bakar dipiringnya dengan keras, seperti disaat ini yang berada di atas piring itu adalah David.


Julietta menyesal, dia mengira mengajak satu partner liburan bisa mendapatkan banyak bantuan mengambil foto yang sangat cantik sebagai kenangan, tapi sekarang David seperti datang khusus untuk membuat dia marah kesal.


Setelah kembali ke dalam kamar mereka dan mandi, dengan kesal marah Julietta membanting menutup pintu kamar dia dan pergi tidur.


Dia berbaring di ranjang yang besar asing sendirian , lampu dimatikan, kamar menjadi gelap. Tirai jendela yang tebal ditutup dengan rapat, banyaknya bantal, selimut juga sangat lembut. Memang hotel kelas atas semua fasilitasnya sangat bagus, hanya saja Julietta memutar badannya kesana kesini tetap tidak bisa tidur sama sekali.


Dia membuka matanya dan melihat ke atasnya, tiba tiba dia melihat di atas itu ada bayangan hitam yang samar samar, hampir saja membuat Julietta terkejut pingsan. 


Dia berteriak dengan keras dan langsung duduk, setelah beberapa saat dia baru tersadar, ternyata dirinya terkejut dengan pantulan bayangan dirinya sendiri. Kamar hotel yang sangat mengesalkan kenapa bisa pasang cermin di atas ranjang persis itu,.inikan bukan sedang main film horor dalam benaknya.


Diluar pintu kamarnya terdengar suara ketukan pintu dan juga suara David yang bertanya dengan pelan "Kenapa"


"Tidak apa" Julietta menyalakan lampu kecil ranjang dengan penuh keringat dingin, suaranya terdengar lemah.


"Aku terkejut dengan kecantikan aku sendiri dari cermin diatas kasur" Hal yang memalukan seperti diri sendiri mengejutkan diri sendiri dia tidak akan bilang ke David.


Julietta tidak mendengar suara langkah kaki dari luar pintu, dia hanya merasa hatinya sangat tidak tenang. DIa memutar badannya tapi tetap tidak bisa tertidur, dia membuka matanya sedikit dan memanggil dengan pelan 


"David kamu sudah tidur"


setelah 3 detik dia menjawab "Belum" Dia seharusnya ada diruang tengah karena suaranya  terdengar sangat dekat sekali.

__ADS_1


Julietta merasa menjadi lega sedikit dan tenang "Selamat malam" dia berkata dengan pelan, suaranya sangat rendah seperti bicara kepada dirinya sendiri. Julietta mulai tidur lagi


Ruang tengah sangat gelap, semua lampunya dimatikan, tirai jendela tertutup dengan samar bisa terdengar suara ombak laut yang tenang ditengah gelapnya malam. Satu bayangan hitam berbadan kurus tinggi bersender ditembok dipinggir luar pintu kamar Julietta bibirnya terbuka tapi tidak ada suara. Yang dikatakan dari bentuk bibirnya adalah ucapan selamat malam, mimpi yang indah.


Dihari kedua, Julietta bersiap siap dengan semangat, dia mengenakan rok pantai panjang berwarna biru laut. Hari ini dia bertekad hanya mau berbaring di kuris pantai dan tidur dengan nyenyak, matahari sangat terik, bahkan tabir surya juga tidak begitu berguna, Julieta hanya ingin berbaring santai diatas kursi pantai dengan tenang mendengar suara deburan halus ombak laut. Disaat ini dia dan David memiliki keinginan yang sama.


Dibandingkan dengan mereka berdua yang selalu santai, grup lainnya tidak begitu senang. Bilangnya liburan tapi kerjaan tetap masih banyak, mereka bekerja di depan laptop dalam kamar hotel dengan sangat sibuk semalaman.


Tomy yang sedang duduk dikarpet berpikir "Aku kenapa mau minta bos pergi, karena aku mau libur tahunan huaaa" Jadi sekarang mereka sedang apa sebenarnya.


Andy mukanya cemberut "shit, urusan kencan buta sudah gagal total, karena aku tidak tepat waktu, aku benci kalian"


Gisele mengenakan bikini yang sudah dipersiapkannya, seluruh badannya yang bisa diperlihatkan semuanya dia perlihatkan, sangat berbeda dengan imej dia yang sederhana sehari hari, bahkan Herman yang melihatnya juga terkejut. Dengan riangnya Gisele berkata.


"Ayo disaat ini berenang sangat enak"


Mereka pasangan berdua yang tertutup payung pantai sedang bersantai selonjoran di kursi panjang, sambil makan buah melihat pemandangan pinggir pantai. Dipantai saat ini tidak ada seorangpun, hanya mereka berdua jadi sangat tenang.


Julietta meregangkan badannya dengan nyaman.


"Benar benar enak rilex, semoga berikutnya masih ada kesempatan untuk liburan kesini lagi"


Sinar matahari, pantai, suara ombak laut dan juga, suara orang makan semangka di sebelahnya kres kres kres. Dengan ekspresi wajahnya yang menggelap Julietta menambahkan ucapannya "Liburan kesini lagi sendirian.saja.


David yang berbaring di kursi pantai disebelahnya mengelap tangannya memakai tisue dengan tenang, dai mengenakan kaos pendek longgar dan celana pendek,memperlihatkan kaki dan lengannya yang tidak lemah, terlihat seperti sangat sering berolahraga. Julietta jadi curiga David setiap hari pergi ke gym dibelakang dia, dan didepannya dia pura pura terlihat seperti orang rumahan yang gemuk lambat dan malas.


Beberapa orang itu semakin mendekat lalu menyapanya. Julietta melihat mereka menghampiri ke mejanya, baru bisa melihat wajah mereka dengan jelas, dia langsung terkejut. dalam pikirannya aneh bos dari Aquarius juga datang kesini liburan, ini benar benar sangat kebetulan.


Tomy dan yang lainnya dari jauh hanya menatap Julietta yang berbaring diatas kursi pantai, kulitnya yang putih mulus halus dan sangat menarik mata, kedua kakinya yang panjang ditindih, kuku kakinya ada kutek berwarna merah, benar benar sangat cantik mempesona. 


Seperti kucing dengan mata tidurnya yang samar samar, juga seperti monster laut yang menarik menghisap jiwa orang, mereka semua terbatuk lalu mengalihkan pandangannya karena tidak berani menatapnya lagi. Sadar dengan posisinya saat ini yang sedikit tidak elegan, Julietta langsung duduk dengan tegak, lalu dia menarik narik rok kain panjangnya untuk menutupi kaki putihnya yang panjang itu.


David seperti dari awal tahu mereka akan datang dia tidak terlihat terkejut, dia lanjut makan buahnya dengan santai. Julietta memperingatkan David dengan berbisik.


"Hei bos Aquarius datang, kamu sebagai karyawan tidak menyapanya"


Bos besar Aquarius yang sebenarnya ini sedang menghisap air kelapa setelah memakan buah dengan tenang, lalu dengan samar dia menjawab "ya" Sekarang yang seharusnya gugup bukan David.


Mereka semua melihat David dengan gugup, panggilan bos hampir keluar dari mulut Tomy, lalu ditelan lagi. David hanya meminta mereka jangan memanggilanya Bos didepan Julietta, juga jangan memanggilnya istri, mereka tidak mengerti kenapa, tapi mereka juga tidak enak untuk bertanya.


"Kebetulan sekali ya"Julietta sebagai penonton yang tidak tahu apa apa hanya tersenyum. dan menyapa mereka dengan hangat 


."Kebetulan kebetulan"


Julietta bertanya kepada mereka "kalian datang liburan juga"

__ADS_1


"iya iya" mereka dibawah tekanan itu mengeluarkan keringat dingin diseluruh kepalannya dicuaca panas seperti ini. Julietta heran


Apakah ini ilusi dia kenapa para pria ini terlihat seperti sangat gugup semua. Disaat dia sedang berpikir, ada satu wanita muda yang datang kearahnya, badan dia sangat proporsional, dulu dia pernah latihan balet beberapa tahun semasa sekolah, badannya sangat indah seperti angsa kecil.


Dia datang kedepan Julietta dan tersenyum berkata "Halo nama aku Gisele, aku adalah desainer animasi di Aquarius"


Giselle itu awalnya datang untuk pamer bodi, dia berdiri, Julietta duduk, membuat aura Julietta lebih pendek setengah. Didalam pikiran Gisele, wajah JUlietta seharusnya akan menjadi pucat dan menebak ada hubungan apa dia dengan David.


Siapa yang menyangka Julietta mendengar dai adalah animasi desainer dia langsung menarik tangannya dengan hangat dan digoyangkan dengan kencang. Seperti orang yang kesusahan diatas gunung bertemu dengan penyelamatnya, kedua mata julietta bersinar dan tersenyum sangat lebar.


"Halo nama aku Julietta, tolong kamu ingat nama aku yah"


Mereka semua keheranan, apalagi Giselle yang tampak bingung. Dia bingung dan langsung melepaskan tangan Julietta, di sedikit terkejut sesaat lalu berkata "paham".


Julietta tidak menyangka ada kesempatan bertemu dengan desainer game mereka, sesaat dia berpikiran ada kesempatan bekerja bersama belajar dengan Gisele. Julietta semakin bertambah antusias. Dia menepuk kursinya beberapa kali dan memperlihatkan Giselle duduk disebelahnya persis untuk mengobrol bersama. Giselle panik dan mundur beberapa langkah "tidak tidak terima kasih"


Kalau bukan karena dia kenal Julietta dia mungkin akan mengira Julietta adalah seorang lesbian. Tomy dan yang lainnya semakin heran, awanya mengira Gisele akan berbuat macam macam sekarang dilihat sepertinya mereka berpikir  terlalu jauh.


Dengan  ekspresi wajahnya yang gelap Gisele berkata "Aku mau berenang dulu" setelah dipikir pikir dia kembali mengeluarkan senyumannya yang lembut dan bertanya "kamu mau bareng tidak" Julietta menggelengkan kepalanya dai takut gosong.


Melihat dia menolak, Gisele juga tidak memaksanya, dia memutar pinggangnya lalu pergi kelaut berenang. Herman juga ikut dengannya, mereka berdua yang tersisa duduk di kursi sisi satunya.


Julietta bergumam bos Aquarius ternyata memang hanya terlihat dekat tapi dia adalah orang yang tingginya sulit dicapai. Dia tidak bisa memaksa, kalau saja terlihat ambisius dan membuat mereka tidak senang akan gawat. Maka itu.


julietta hanya lanjut duduk selonjoran diatas kursi pantai dengan diam diam dia melihat Gisele keluar dari air laut lalu masuk kedalam lagi, badannya yang indah terlihat seperti putri duyung.


Tempat dia berenang kebetulan berada didepan meja Julietta dan David, pemandangan ini benar benar sangat indah,mungkin David yang seperti patung, pikirannya dan hasratnya juga tidak bisa dikontrol. Berpikir seperti ini, Julietta menolehkan kepalanya melihat ke David.


Bisa bisanya David tertidur. Lalu dia melihat lagi ke Giselle yang berenang sekuat tenaga dari kejauhan, terasa sedikit boros tenaga.


Stamina Gisele lumayan bagus, dia berenang sangat lama, hanya Julietta yang terus melihat gaya berenang Gisele yang sangat indah, dai bertepuk tangan menyemangati untuk Gisele. Julietta bukan wanita bodoh, wanita itu sambil berenang terkadang melirik kearah David, bagaimana mungkin melihat dia. Gisele selalu menatap kearah David, Julietta tentu saja tidak khawatir, asal tidak ribut dengannya, mereka bisa menjadi kakak adik yang senang hobi menggambar animasi. Dia menyadari posisinya yang hanya nikah kontrak, jadi sebenarnya mereka berdua masih memiliki status jomblo, mau kejar silahkan kejar David, dia sama sekali tidak masalah.


Julietta sudah berpikir, kalau memang Gisele dan David menikah nantinya, sebagai rekan kerja dia harus mengeluarkan uang angpao berapa banyak yang sesuai pantas  untuk mereka. Kalau Gisele tahu Julietta itu orangnya sesantai ini, mungkin dia akan marah. Akhiranya Gisele lelah berenang.


Dia naik kepantai, lalu dia menunjukan keindahan bentuk badannya, bikininya basah dan bertempelan erat dengan kulitnya, rambut panjangnya yang basah dirapikan perlahan kebelakang kepalanya terlihat sangat menggoda. Julietta melamun "wah"


Gisel berpikir ekspresinya saat ini mungkin membuat wanita juga ikut terpesona dengan bentuk badannya. Julietta lanjut berkata.


"Kamu hari ini tidak pakai tabir surya yah"


Gisele mengangkat lengannya, ternyata memang menghitam, sangat kontras dengan kulit putihnya dipinggir bikini, mungkin benar benar sangat gosong, dai sudah tidak berani memikirkan wajahnya pasti juga sudah terbakar gosong seperti apa. Setelah terdiam beberapa saat, Gisele menangis dan berlari ke arah masuk hotel. Julietta tidak bisa menahan dirinya dia tertawa kecil, Maaf ini bukan salah Julietta.


Setelah dia tertawa bersuara kecil, dia merasa dirinya juga bersalah. Sebagai seorang wanita dia juga sangat bersimpati dengan Gisele.


,

__ADS_1


__ADS_2