
"Kotak cincin?" Gumam nya, Keyna mengambil kotak cincin itu dan kalung yang tergeletak di lantai.
"Untuk apa Ezra beli ini?" Tanya Keyna kepada Ghea yang juga sama heran.
"Aku rasa itu memang untuk mu" Jawab Ghea, ia yakin sekali. Sementara Keyna tidak percaya, wanita itu mencurigai sang suami.
"Aku harus menanyakan hal ini padanya"
Keyna mengambil ponsel nya di nakas sambil memegang kotak cincin dan kalung itu. Tapi sayang nya Ezra tidak menjawab panggilan Keyna.
"Aku yakin itu untuk mu, mungkin tuan muda lupa memberi nya pada mu" Ucap Ghea untuk menenangkan Keyna, tapi wanita itu terlihat overthinking.
"Apa jangan-jangan Ezra mau menikahi Chalista lagi?" Tanya nya, Ghea menghela napas panjang.
"Kenapa kau tidak percaya dengan suami mu, Keyna? Tuan bucin kebangetan loh sama kamu, kok masih ragu si?"
"Iya Ghea aku tahu, cuma.."
"Hei tenanglah, aku yakin tuan muda membeli nya untuk mu. Mungkin dia akan memberi kejutan untuk mu" Ucap Ghea, ia berlalu pergi untuk melanjutkan pekerjaan nya.
Keyna meletakkan kotak itu di laci yang ada di lemari, ia ingin percaya dengan ucapan Ghea tapi mengingat bagaimana Ezra mencintai Chalista membuat keyna menjadi ragu.
Suara ponsel Keyna yang berdering mengejutkan dirinya, Keyna mengangkat panggilan itu tanpa melihat siapa yang menelpon dirinya.
"Ezra.. "
"Ezra? Cih.. Dasar pelakor!"
Keyna mengernyit dahi bingung, ia melihat nama yang menelpon nya. Ternyata itu nomor yang tidak dikenal, dan seketika keyna ingat dengan suara yang menelpon nya.
"Chalista?"
"Ya! Kau masih ingat aku? Oh jelas dong, kau telah merebut suami ku!" Hardik nya, keyna sampai menjauh kan ponsel nya dari telinga akibat suara nyaring wanita itu.
"Apa mau mu?" Tanya Keyna menantang, suara tawa Chalista terdengar seperti sangat bahagia.
"Ezra ada bersama ku, kau tahu? Dia tidak bisa jauh dari ku" Jawab nya, Keyna tidak ingin percaya tapi..
__ADS_1
"Ezra pasti mengatakan pada mu jika dia ke Surabaya bukan? Aduh.. Kau telah ditipu bodoh!"
"Tidak! Aku percaya dengan suami ku!" Ucap Keyna dengan tegas.
"Wah suami ku? Kau benar-benar tidak tahu malu!"hardik Chalista.
Keyna melihat kotak cincin dan kalung itu, ia menjadi ragu dengan Ezra sekarang.
" Kalau kau tidak percaya, datanglah ke Taman Anggrek. Aku dan Ezra berada disana, aku akan menunggu mu"
Chalista mematikan panggilan nya sepihak, Keyna semakin bimbang.
"Apa aku harus kesana?"
Keyna mencoba menghubungi Radit, tapi pria itu tidak menjawab panggilan nya.
Keyna mondar-mandir, pikiran buruk dan kejadian masa lalu membuat nya menjadi dejavu.
"Aku harus kesana" Ucap nya, Keyna mengambil tas selempang nya lalu bersiap siap untuk pergi ke tempat yang dikatakan Chalista.
Saat Keyna sampai di depan pintu masuk
"Kau mau kemana, nyonya?" Tanya pak Mus, seketika langkah kaki Keyna terhenti.
Pak mus dan juga Ghea berjalan menghampiri nya, Keyna bingung harus menjawab apa.
"Kau mau kemana, key?" Ghea juga ikut bertanya.
"Aku mau pergi ke Mansion kedua, aku rindu dengan ibu" Jawabnya, Ghea dan pak Mus saling memandang satu sama lain.
"Tidak boleh nyonya, tuan muda melarang mu untuk keluar kemana pun jika tidak bersama dengannya" Jelas pak Mus.
"Iya aku sudah minta izin pada nya, dan dia mengizinkan ku" Ucap Keyna berbohong, Ghea curiga dengan Keyna.
"Biar aku temani ya?"
"Tidak usah Ghea, aku bisa sendiri. Lagian hanya ke Mansion kedua"
__ADS_1
Ghea dan pak Mus akhirnya mengizinkan Keyna untuk pergi, karena wanita itu terus bersikeras untuk pergi membuat mereka tidak ada pilihan lain selain mengizinkan wanita itu.
Untuk membuat pak Mus dan Ghea percaya, Keyna terpaksa harus pergi bersama pak supir kepercayaan Ezra.
Keyna harus tahu apa yang akan ditunjukkan oleh Chalista, apakah Ezra benar mengkhianati nya lagi?
Membayangkan nya saja sudah membuat keyna takut, ia mengusap perut nya untuk memberi kekuatan kepada boy nanti ketika melihat Ayah nya yang mungkin bersama dengan Chalista.
Sesampainya di Taman, Keyna mencari keberadaan Chalista.
"Dimana dia?"
Keyna mencoba menghubungi wanita itu tapi tidak dijawab. Hingga tiba-tiba dua orang bertubuh tegap dan besar menghampiri Keyna.
Keyna mencoba menghindar tapi salah satu pria tegap itu membekap mulut Keyna dengan kain sehingga lama kelamaan Keyna jatuh pingsan.
Tas Keyna terjatuh di bawah bangku yang ada di taman tanpa diketahui oleh Dua pria tegap itu.
"Makan enak kita, kata bos tadi kita akan menghabiskan malam dengan cewek ini bos" Ucap Jackie kepada temennya yang sedang membawa Keyna bak karung beras.
"Tapi dia hamil"ucap Vere
" Bodo amat deh bos, yang penting mah cewek"
Vere dan Jackie tertawa bersama, mereka akan mendapatkan uang dan juga menikmati tubuh Keyna secara gratis.
Keyna pingsan tak berdaya, ia tidak tahu dengan apa yang telah terjadi dengan hidup nya yang akan datang.
Sementara Chalista, tertawa puas saat mendapatkan kabar dari Vere dan Jackie bahwa Keyna sudah berhasil mereka tangkap.
"Bawa dia ke gudang!jangan sampai ada yang curiga!" Perintah nya.
Chalista duduk sambil melihat pisau yang sudah ia sediakan untuk menghabisi keyna nanti.
"Aku akan membuat mu menderita, dan aku akan membuat Ezra meninggalkan mu karena jijik dengan tubuh mu. Hahahahah"
Bagaikan iblis, itulah Chalista. Cara apapun akan ia lakukan agar Ezra kembali pada nya, dan ia harus membuat keyna menderita serta kotor seperti nya agar Ezra meninggalkan wanita yang telah membuat kehidupan nya menderita.
__ADS_1