
Ezra sedang berkutat dengan dokumen dan email email yang menumpuk. Ingin rasanya ia beristirahat, tapi tidak bisa karna dokumen itu harus selesai ia periksa besok.
"Baiklah aku akan lembur" Ucap nya, Ezra sudah menyerahkan Keyna pada Ghea.
Ezra sangat serius membaca email yang dikirim Radit, sehingga ia tidak menyadari ada seseorang yang masuk keruangan nya.
"Sayang.."
Suara itu membuat Ezra melihat ke asal suara, dan ternyata itu Keyna yang berdiri di hadapan nya dengan memakai lingerie bewarna merah menyala dengan tali spageti membuat Keyna semakin terlihat sexy dengan perut yang sudah membesar itu.
Ezra tertegun melihat Keyna, ia cepat-cepat memalingkan wajah nya ke dokumen yang ada di tangan nya.
Keyna menghampiri Ezra dengan senyum nakalnya, ia memegang tangan Ezra yang memegang Tabloid.
"Kau mengabaikan ku demi dokumen itu? Dan benda pipih itu?" Tanya keyna berbisik ditelinga sang suami, keyna tahu bahwa Ezra sedang menahan hasrat nya kala melihat tubuh Ezra yang menegang.
"Pergilah! Aku banyak perkerjaan. Lihatlah" Ucap nya, tangannya ia hempaskan dari keyna.
Keyna tidak putus asa, ia duduk di pangkuan Ezra dengan membelakangi nya.
"Aku ingin tahu apa yang dikerjakan suami ku, sehingga bisa mengabaikan ku begini"ujar nya, Ezra mencium aroma tubuh keyna yang berhasil membuat nya terpancing, apa lagi leher jenjang itu berada tepat di hadapannya.
" Sabar Ezra.. Sabar.."batinnya, Keyna berbalik arah sehingga ia berhadapan dengan Ezra. Karena posisi yang sempit, Keyna menyingkirkan benda-benda yang ada di meja kerja Ezra.
Keyna duduk diatas meja itu, ia tersenyum nakal kepada Ezra yang hanya menatap nya datar. Keyna meraih tengkuk Ezra lalu melum\*\* bibir itu dengan lembut dan penuh menuntut walaupun Ezra tidak membalas sama sekali.
Keyna melepaskan tautan bibir nya, ia menatap kesal Ezra yang hanya diam pasif dengan apa yang ia lakukan.
Keyna menampilkan dada nya pun Ezra hanya menatap nya datar, tangan Ezra ia taruh di dada nya bahkan pria itu hanya diam tidak bergerak sama sekali.
"Kau ini kenapa, Ezra?" Tanya keyna, habis sudah kesabaran nya.
"Apa impoten mu kambuh? Kenapa kau tidak membalas semua yang aku lakukan?!" Tanya keyna dengan intonasi tinggi, ia mulai kesal dan habis sudah kesabaran nya dalam misi merayu sang suami.
Ezra hanya diam menatap nya datar, keyna mengepalkan tangannya, ternyata rasanya sangat sakit saat kita berjuang tidak dihargai.
Keyna terus menatap Ezra, hingga air mata nya jatuh sudah. Membuat Ezra langsung panik, ia meraih tangan Keyna tapi wanita itu menghempaskan tangannya dari tangan Ezra.
"Jangan sentuh aku!" Tolak nya, Ezra tertawa kencang, sedari tadi ia tahan rasa geli ini.
__ADS_1
"Kenapa kau yang marah hmm?" Tanya Ezra, ia memegang pinggang keyna yang duduk di hadapan nya.
"Mikir sendiri!" Jawabnya, Ezra selalu disuruh mikir jika wanita kecil ini sedang marah.
"Baiklah nanti akan aku pikirkan. Sekarang kau sangat sexy sayang" Ucap Ezra, Keyna tersipu malu apa lagi saat Ezra menatap nya dengan penuh gairah.
"Mau dikamar apa di sini saja?" Tanya Ezra, Keyna sangat malu untuk menjawab pertanyaan sang suami.
"Oke disini saja" Ezra yang menjawab pertanyaan nya sendiri, ia meraih tengkuk Keyna lalu melum\*\* bibir mungil itu dengan ganas, Keyna sampai kewalahan membalasnya.
Ezra melepas tautan bibir nya kala mereka sudah kehabisan oksigen, keyna menatap Ezra sayu.
"Pelan pelan, ingat ada boy" Ucap nya, Ezra mengangguk.
Ezra membaringkan keyna dimeja, ia menciumi seluruh tubuh sang istri membuat tubuh wanita itu melengkung dengan kenikmatan yang Ezra beri.
Ezra melahap inti Keyna hingga membuat Keyna menjerit keenakan, ia merintih atas kenikmatan yang Ezra beri, hal ini benar-benar membuat nya gila.
Kaki Keyna sampai menegang kala ia berhasil mendapatkan pelepasan nya, ia menatap Ezra sayu. Pria itu sedang membuka seluruh pakaian nya.
"Kau sangat sexy saat hamil, sayang.. Semakin hot saja, aku berencana akan terus membuat mu hamil agar kau senantiasa sexy seperti ini" Ucap nya, Keyna tersipu malu.
"Iya, cepatlah"
"Ada alur nya sayang, sabar dong.."
Keyna tersipu malu, Ezra menciumi wajah Keyna hingga turun menuju leher dan dad\* Keyna. Ezra meninggalkan jejak ditempat favorit nya, keyna menahan geli nya.
Tubuh keyna melengkung kala Ezra memasukkan senjata nya ke dalam inti nya, sungguh penuh karna milik Ezra yang besar.
Keyna merem melek dan mende\*\*\* kencang kala Ezra bergerak perlahan dan terkadang bergerak sedikit cepat membuat nya benar-benar gila.
Kaki Keyna ia kunci di tubuh Ezra sehingga milik Ezra semakin dalam masuk. Ezra terus bergerak membuat Keyna merintih, sungguh nikmat percintaan ini.
Setelah puas dengan posisi itu, Ezra duduk di kursi kerja nya, Keyna di pangkuan nya.
"Masukkan sayang" Ucap Ezra dengan suara serak nya, Keyna memasukkan benda tegang itu kedalam intinya.
Lalu keyna bergerak perlahan sambil menciumi wajah Ezra, Ezra menggeram dengan gerakan Keyna sungguh nikmat batinnya.
Suara percintaan mereka sebagai saksi berapa nikmat pergulatan panas itu, bahkan dua kekasih itu tidak menyadari dengan suara mereka yang terdengar sampai ke luar.
__ADS_1
Ezra tidak peduli, juga tidak akan ada orang yang protes dengan apa yang mereka lakukan.
Keyna tergeletak pasrah di sofa saat Ezra sudah sampai dengan pelepasan dahsyat nya.
"Terimakasih sayang" Ucap Ezra, ia mendarat kan ciuman di kening sang istri.
"Boy.. Kau senang kan habis ayah jenguk?" Tanya nya sambil mengusap usap lembut perut Keyna.
Keyna tertawa kecil, apa lagi Ezra terus menghujami perut nya dengan ciuman yang bertubi-tubi.
"Kau memaafkan ku?" Tanya Keyna, Ezra mengangguk mantap.
"Aku tidak pernah marah pada mu" Ucap nya, sambil merapikan rambut Keyna yang berantakan.
"Lalu yang kemarin dan hari ini itu apa jika ngga marah?" Tanya Keyna lagi.
"Aku hanya ingin tahu usaha mu dalam menyesali kesalahan yang kau buat, dan aku tidak menyangka jika kau memakai cara ini" Jelas nya, Keyna tersipu malu.
"Aku tahu kau paling tidak bisa menolak tubuh ku" Ucap keyna, Ezra tersenyum tipis.
"Segala hal tentangmu, tidak akan bisa ku tolak. Seribu kali kau berbuat kesalahan, seribu kali pula kata maaf yang akan ku keluarkan untuk mu" Ucap Ezra, keyna tersenyum mendengar nya.
"Tidak, aku tidak akan melakukan hal seperti itu. Aku tidak mau mengulangi kesalahan lagi sehingga kau harus memaafkan ku lagi." Ujar nya, Keyna meraih tangan Ezra mencium tangan itu dengan penuh kasih.
"Aku mencintaimu, Ezra" Ucap keyna, kata-kata itu membuat Ezra terdiam membeku.
"Ulang lagi,Apa yang kau katakan tadi?cepat!"
Keyna tersenyum tipis
"AKU MENCINTAIMU EZRA PRADIPTA" Ucap keyna dengan suara lantang, mungkin akan terdengar sampai luar.
Ezra sangat bahagia mendengar nya, ia memeluk tubuh polos keyna dengan erat.
"Aku juga mencintai mu" Ucap nya sambil menatap Keyna Intens.
"Apa? aku tidak dengar.."
Ezra mengerti dengan apa yang dimaksud sang istri
"AKU MENCINTAIMU KEYNA ADINATA" ucap nya dengan suara yang lebih keras dari Keyna, mereka saling tertawa.
__ADS_1
Keyna semakin geli dan tertawa kala Ezra menggelitiki nya. Mereka sungguh sangat bahagia.