
"Yang!"
"Apa!"
"Idih?!? Judes amat sih?"
"Apa lagi?"
Aku masih pura-pura ngambek, padahal cuma ngerjain Siti Alifah.
Rasain lo, Belut! Sekali-kali gue bikin lo kelimpungan ah!
"Itu... Ada postingan baru dari Tiara!"
"Terus? Gue harus bilang 'WOW' gitu?"
"Iiih, Ayaaang! Koq gitu amat sih sama aku?! Iiih... Ga mauuu, hik hiks...! Jahaaat!!!"
Laah? Mewek? Khan dia yang jahat tadi?
Aku akhirnya kembali menjadi bucin dengan mengelus-elus bahu Alifah.
"Makanya, kalo mau cemburu itu liat-liat dulu! Selidiki dulu kebenarannya! Jangan langsung percaya. Langsung ditelan bulat-bulat postingan yang ga ada hubungan sama sekali!"
Nasehatku pada Alifah justru membuatnya semakin menangis lama.
"Aku takut, kamu punya fikiran selingkuh. Nikah lagi dibelakangku!"
"Weleh?!? Fikiran apa itu? Aku itu dapetin kamu susah payah sampe jungkir balik, Nona! Mana mungkin setelah jadi milik pribadi malah seenaknya mau mendua. Mikir lah, Yang! Sebesar apa cintaku ini sama kamu!"
"I_iya sih! Hik hik hiks, maaf..."
"Please lah Yang! Aku ga akan berpaling dari kamu, apalagi kita udah punya anak sehat, ganteng dan cerdas kayak Abiem! Masa' aku merusak kebahagiaan diriku sendiri dengan mudahnya main gila main perempuan lain. Selama kamu masih mencintaiku, menyayangiku setulus hati dan sepenuh jiwa raga,... Selama itu pula aku akan setia menggenggam jemarimu dan bersumpah se-iya sekata."
"Yaaang!"
Tentu saja Alifah menomplokku mendengar rayuan @Gatot_Koco_Ngombe_Dawet.
Hehehe... Gatot gitu loh!!! Mantaf jiwa pokona mah! Gatot Gatot, oyeee!!! Hahaha... (Gatot mode on : Gede Rasa Tingkat Dewa)
Airmata kesedihannya berubah jadi airmata kebahagiaan.
...#Calon_Iman...
"Nah, liat khan, Yang? Ini calonnya Tiara yang sekarang! Akhir tahun ini mereka berencana naik pelaminan. Dan foto bersama cowok yang mirip banget aku itu adalah almarhum tunangannya. Udah ngerti sekarang? Ngerti dong, masa' masih ga ngerti?!"
"Hehehe... Iya, Yang! Maaf, ya?"
Aku senang. Perang ketigaku dengan Alifah telah selesai.
Istriku kini mengerti setelah mendengar penjelasanku yang detil dan tak lagi ada yang terasa janggal.
__ADS_1
Hm.
begitulah cinta.
Ada manis, ada pahit terasa.
Ada tawa, tak jarang juga air mata.
Malam itu, akhirnya aku mendapatkan HADIAH dari Alifah.
Tempur dengan tiga ronde sekaligus membuat lututku sedikit lemas.
Hehehe... Maklumlah, sekarang kepala udah tiga. Gatot Kaca menuju tua!
Tetapi aku percaya diri, ingin menambah satu ronde lagi. Mumpung ada kesempatan dan juga nafsu yang kadung tinggi.
Biasanya setelah ribut besar, kemesraan dan hasrat bercinta naik level sampai beberapa kali lipat. Dan itu benar adanya.
Tetapi baru saja aku hendak naik kembali, Alifah mengeluh perutnya kram dan sedikit sakit. Tentu saja ronde selanjutnya segera kupending. Tak mau buat istriku semakin sakit karena kusangat sayang.
"Yang!"
"Hm...! Akuuu... Mmm... Udah dua bulan ini belum halangan lho!?"
"Hah? Yang bener, Yang?"
"I_iya! Makanya aku kebakaran jenggot pas tau ada cewek yang kerja bareng kamu malah posting foto mesra sama cowok yang mirip persis kamu! Takutnya aku hamil, kamu kena puber kedua dan selingkuh main gila!"
"Aamiin! Maaf, Yang!"
"Ya udah! Besok kita ke dokter spesialis kandungan. Periksa, takutnya Abiem beneran punya adik! Hehehe..."
"Tapi aku takut, Yang! Abiem khan baru dua tahun setengah, tapi aku udah tek dung lagi!"
"Ga apa-apa. Tandanya Allah percaya sama kita, Yang! Khan anak itu amanah. Semoga kita bisa jaga amanahnya Allah dengan suka cita sehingga dapat berkah!"
"Aamiin! Ayang sekarang makin religius ya? Hehehe... Makin cinta deh!"
"Uluh-uluh! Tadi sore mau dipotong terongnya sekarang malah dirayu, dipuji, disanjung sayang!" ledekku langsung dapat cubitan mesra Alifah dibagian pinggang.
"Ish! Kalo suami baik hati, tanggung jawab, setia dan sayang istri, ya harus di sayang lebih baik lagi dong! Masa' malah ga ngotak alias ga punya perasaan. Hehehe..."
"Uluh-uluh, istri siapa sih ini? Pinter beud deh ngerayunya!"
"Istrinya Gatot Koco Ngombe Dawet. Hihihi..."
"Hahaha..."
Malam itu kami tidur sangat larut karena syik bercengkrama bermesra ria.
Syurga dunia, adalah milik kita. Alhamdulillah.
.............
__ADS_1
Kalian tahu gaes? Apa yang terjadi selanjutnya?
Alifah positif hamidun anak kami yang kedua.
Dan mau tahu berita gembira tambahan selanjutnya dari kami?
Jangan kaget ya, ternyata kandungan janin di rahimnya Alifah terdeteksi ada TIGA NYAWA.
Hahaha... Tau khan artinya apa?
Artinya, anak ketiga kami itu KEMBAR TIGA.
Yassalam. Mau ketawa apa mau nangis ini? Tiga anak akan lahir sekaligus dalam waktu tujuh bulan lagi. Huaaa...
Ngeri-ngeri sedap. Senang, bahagia, bingung campur aduk jadi satu.
Terima kasih Tuhanku Yang Maha Agung.
Aku, Gatot Subroto. Usiaku kini 30 tahun lebih. Otewe jadi Ayah Empat Anak.
Subhanallah. Mimpiku di masa muda kini benar-benar akan jadi kenyataan.
Suka cita dan tawa bahagia kedua orangtuaku, serta Arif adik iparku memberi kami motivasi juga dorongan, untuk kami lebih baik lagi membangun rumah tangga yang penuh keharmonisan.
Kami masih terus mencoba inovasi-inovasi baru, supaya hubungan ini selalu kokoh bersatu padu.
Kami berusaha jatuh cinta dan jatuh cinta lagi untuk meng-eratkan pondasi pernikahan ini.
Perjalanan memang masih panjang. Masih ada batu sandungan, ujian dan juga jalan terjal yang pastinya akan kami lalui.
Tapi kami percaya, cinta kami sekokoh batu karang di lautan.
Yang akan selalu berdiri tegak bahkan hingga seratus tahun bahkan mungkin seribu tahun lagi.
Aku, Gatot Subroto. Mencintai Istriku, Siti Alifah binti almarhum Bapak Mukti. MUSUH BEBUYUTANKU TAPI MENIKAH. Yang sempat menjadi JANDAKU kemudian jadi ISTRIKU lagi.
Tuhan Maha Besar.
Maha Pengatur Kehidupan.
Maha Membolak-balikkan Kehidupan.
Semua ini adalah atas Karunia dan Kebesaran-Nya, dalam menyatukan cinta kasih kami berdua.
Semoga cintaku dan Alifah akan selalu besar, kuat juga selalu membara sampai akhir hayat menutup mata. Aamiin...
...T A M A T...
__ADS_1