MUSUH BEBUYUTAN TAPI MENIKAH (Jandaku)

MUSUH BEBUYUTAN TAPI MENIKAH (Jandaku)
JANDAKU (11) Larangan Yang Bikin Darting


__ADS_3

Kembali ke laptop. Beginilah keseharianku.


Namanya juga kuli, kerjanya ya di bawah telunjuk atasan.


"Gatot! Ini mana laporan stock opname gudang umum? Kenapa belum masuk ke jurnal buku besar laporan hari ini?"


"On process, Boss! Woles lah dikit! Signal wifi juga turun naik ini dari tadi pagi!"


"Kol*rmu itu turun naik! Alesan kau! Coba kalo dari pagi itu dikerjainnya, khan ga sampe kena tegur orang pusat aku!"


Lha?! Boss Edan! Gue kira dia mikirin anak buah, ternyata mikirin diri sendiri juga! Hadeuh...


"Dikira ngetik angka barang-barang gudang yang segambreng itu mudah apa?! Belum printilan-printilan macam paku reng, paku beton, paku cacing, paku kayu, paku kawat baja! Hiks, mabok ga tuh liat tulisan minimalis di layar komputer yang pentium aki-aki!"


"Ngoceh mulu lo, kayak emak-emak kurang belanja!" semprot Daniel, salah satu asisten yang juga bestieku selama tiga tahun nguli di kantor ini.


"Masih mending kalo bonus turun tiap tahun, ini di cicil kayak tunggakan panci pink Mpok Surti! Ini jabatan gue disini sebagai apa sih sebenernya? Pegang gudang iya, ngurus peizinan iya, SCM juga iya! Double job kudunya gaji gue sekelas profesor nih!"


Ocehan gilaku makin tak terkontrol. Tak peduli pelototan boss dan juga kode kedipan dari rekan-rekan sedivisiku. Omelanku berlanjut sampai jam istirahat menjelang.


"Kenapa sih lo, Tot? Tumben-tumbenan, darah tinggi! Biasanya lo tuh karyawan paling enjoy dan super sabar sampe jabatan lo langsung top jadi SCM!" tegur Pratama, salah satu rekanku ketika kami semua merapikan meja kerja. Bersiap untuk keluar kantor, cari makan.


Hhh...


Aku hanya diam.


Bagaimana tidak darting dan senewen hari ini.


Semalam Alifah mengirimiku chat yang isinya meminta aku untuk tidak menchatnya dalam tiga hari kedepan. Karena hapenya sedang dalam pantauan Tuan Tunangan.


Ck ck ck...! Bikin sewot khan tuh!? Bayangin..., biasanya setiap abis Isya sampe pukul 12 malam kita haha-hihi chattan segala macam. Tapi sekarang justru gue disuruh tahan diri buat gak nge-chat dia! Hiks...

__ADS_1


Itulah mengapa otakku koslet, tak bisa konek dalam pekerjaan pun. Hhh...


Aku tak boleh chat Alifah dan harus menunggu ia duluan yang chat aku untuk tiga hari kedepan.


Berasa jadi selingkuhan gak sih, gue?


Ketika kutanya alasan jelasnya, JANDAKU itu hanya meread saja. Tak lagi membeberkan alasannya.


Feellingku, mereka sedang posisi berduaan. Tak boleh ada gangguan.


Dug dig dag dig dug dig dag dig dug


Hhh...


Bisa bayangkan kabel otakku yang semrawut, semakin kacau balau memikirkan sedang apakah mereka berdua? Apakah sedang bercinta? Sedang holiday menikmati masa-masa pacaran yang indah sebelum menikah?


Ataukah..., celup sedikit untuk pemanasan beberapa bulan nanti?


Aaarrrggghhh!!!


Haish! Kenapa fikiranku ngecamprung sampai jauh!?!


"Gatot!!!"


"Iya, Boss?!"


"Apaan ini???"


"Apaan?"


Yassalam. Ternyata pengaruh Alifah sangat luar biasa. Bahkan sampai berimbas pada kerjaku yang biasanya fokus justru kini seolah error dimana-mana.

__ADS_1


"Kenapa tiga belas ribu rupiah jadi tiga belas juta rupiah? Emang kamu mau nombokin sisanya itu, hah?"


Kali ini aku tak berani mendebat omelan Boss Edanku yang superior. Hhh... Karena ini murni kesalahan fatal. Bahkan sampai segitu fatalnya, bisa membuat gajiku tak turun selama tiga bulanan karena habis ditarik untuk keteledoranku.


"Untung tadi aku skip dulu, gak langsung kirim email ke pusat. Ini benar-benar kacau!"


Aku hanya bisa menelan saliva karena shock pada kerjaku yang error begini.


"Ambil cuti besok! Istirahat sehari di kostanmu. Tidur dan makan yang enak-enak!"


Ini..., harus senang atau sedihkah?


"Boss?"


"Mumpung aku lagi baik! Manfaatkan istirahatmu besok!"


"Beneran, Boss? Aku besok cuti? Potong gaji gak nih?"


"Mau kau kupotong gaji? Hah?"


"Engga lah, Boss! Hehehe...! Makasih Boss!"


Alhasil, beberapa rekanku berbisik nyinyir.


"Enak banget lo, Tot! Cuti tanpa potong gaji! Gue juga mau!"


"Yang lain kalau masih terdengar suara-suara sumbang protesan, kalian lah yang kupotong gajinya!"


Sontak senyum lebarku menyeringai.


Berjingkrak-jingkrak kegirangan ala cheetah sambil menjulurkan lidah meledek para rekan yang merengut kecewa.

__ADS_1


Thanks, Boss! Ternyata elo ga gila-gila amat. Hehehe...! Mayanlah besok, gue bisa hang out ke kampus Alifah. Biar bisa liat dia lagi belajar jadi ibu bidan yang benar! Hehehe...


...❤BERSAMBUNG❤...


__ADS_2