
Dharra kini menjadi lebih kuat. Dalam artian dia tak se histeris sebelumnya kala melihat serangga. Tetap langsung berjenggit dan berteriak karena terkejut sekaligus ngeri. Namun bersamaan dengan itu, tangannya bergerak mencari apapun untuk menghantam mahluk pengganggu tersebut.
Perusahaan terpaksa mengeluarkan budget tambahan pengeluaran rutin untuk menyediakan alat anti serangga elektrik.
Sebenarnya sangat didukung karyawan. Karena mereka juga bukan sekali dua kali mendapati serangga dalam laci mereka.
Dharra kini bisa beraktifitas kembali dengan normal.
Aji merasa lega. Meski malam hari lampu tetap belum bisa dimatikan. Aji menghargai keinginan sang istri yang belum sepenuhnya bisa menghilangkan trauma.
"Sayang, bagaimana dengan lantai atas?" tanya Aji disela sela waktu istirahatnya.
Dharra meminta Aji untuk kembali membuat ruang istirahat di separuh ruangan kerja mereka.
Lantai atas adalah lantai yang masih Dharra hindari untuk dipijak.
"Mmm... Bagaimana kalau kita bikin fasilitas penitipan anak karyawan?
Karyawan kita banyak yang mempunyai anak balita bukan? dan mereka sering kewalahan dalam mengawasi anak mereka yang mereka titipkan pada baby sitter. Tak jarang beberapa dari mereka mengeluhkan tentang cara baby sitter mengasuh anak anak mereka. Pernah sekali waktu ada yang mengeluh karena mendapati beberapa luka lebam di tubuh anaknya. Aku gak kebayang kalo anak kita mengalami hal tersebut. Beruntung keluarga kita dikelilingi orang orang baik" Dharra mengutarakan pendapatnya yang membuat Aji takjub. Tak sedikitpun dia memikirkan orang lain. Yang dia pikirkan hanyalah keluarganya dan monster kebanggaannya.
Dia tak menduga hati Dharra begitu lembut. Tak hanya kepadanya dan keluarganya, tapi juga pada orang lain.
__ADS_1
"Tuhan benar benar baik padaku. Dia mengirimkan malaikat sepertimu untuk mendampingi manusia bobrok sepertiku. Terimakasih.. terimakasih karena sudah hadir di hidupku. Dan merubahku menjadi manusia yang sebenarnya" Aji mengecup punggung tangan Dharra dengan penuh perasaan.
"Tuhan benar benar punya cara tersendiri dalam menyatukan dua insan. Jika saja saat itu aku tak dikhianati lalu pindah ke kota ini. Jika saja kita bukan tetangga yang saling mengganggu-"
"Ssstt.. jangan pernah berandai andai. Semua sudah dalam skenario Nya. Kita dipersatukan dengan cara yang luar biasa. Kita juga bertahan dari situasi yang luar biasa pula. Kini kita harus mulai memikirkan orang orang disekitar kita. Karena Tuhan menitipkan sebagian rejeki mereka melalui kita. Seperti katamu, kita mulai dengan tempat penitipan anak. Setelah itu kita pikirkan hal lain. Setelah iklan berikut"
Aji langsung *****4* habis bibir Dharra yang menari nari didepan bibirnya.
Bibir yang terasa ada manis manisnya itu selalu membuatnya candu.
Aji tak peduli jika waktu istirahat molor setengah jam jika hasratnya belum tersalurkan. Moto nya adalah just do it.
Karena penyaluran hasrat juga merupakan bentuk penjagaan kesehatan. Dia meyakini jika healthy inside fresh outside.
Dipikirannya hanya satu. Think big saat membayangkan gundukan kembar Dharra yang selalu menari nari didepan matanya. Yang sayangnya belum bisa dia nikmati karena sang jagoan belum putus minum ASI.
Aji sering berfikir, milik Dharra bisa sebesar itu, apa dipelihara dan dirawat sepenuh hati? Karena selama ini yang dia temui adalah bongkahan besar yang tak alami.
Namun milik Dharra, merupakan persembahan dari alam dan alaminya memberikan semua kebaikan.
Istirahat siang kali ini Aji memberikan bonus bagi Dharra.
__ADS_1
Bonus 1 ronde yang membuat Dharra tak kuasa menahan kenikmatan yang membuatnya tiba di puncak berkali kali.
Karena rasanya mengguncang dunia. Dharra bahkan meminta lagi dan lagi. Jika saja suara ponsel tak berhenti. Mungkin mereka akan melanjutkan hingga petang.
*Dah berapa iklan tuhðŸ¤
Oma dan jajaran direksi setuju dengan ide Dharra dalam menyediakan fasilitas day care untuk anak anak para karyawan. Bahkan tak hanya itu, lantai yang luasnya hampir seukuran lapangan bola itu dibagi menjadi beberapa ruangan. Selain day care, mereka juga menyediakan fasilitas bimbingan belajar gratis untuk beberapa tingkatan pendidikan. Sehingga perusahaan mereka termasuk perusahaan bonafide yang diburu para pencari kerja. Tentu saja dengan kualifikasi yang tinggi.
Tak mudah masuk dalam dinasty perusahaan itu. Namun suatu kebanggaan bagi yang bisa bergabung diperusahaan.
Oma benar benar tenang dimasa tuanya.
Terlebih beliau mempunyai pendamping hidup yang selalu menemani hari harinya saat cucu cucu mereka tak menemaninya dirumah.
TAMAT
TERIMAKASIH BAGI PARA READERS YANG TELAH MENSUPPORT AUTHOR HINGGA BAB TERAKHIR.
DUKUNG TERUS KARYA KARYA AMATIR AUTHOR SELANJUTNYA
KARENA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI
__ADS_1
LOVE YOU ALL😘
BEST REGARDS FROM DHARRA PRICILIA AND AJI RAKHADIREDJA