My Ex- Is My Neighbour

My Ex- Is My Neighbour
Nego


__ADS_3

Aji menyambut ******* bibir manis Dharra. Dia sudah tak tahan lagi ingin segera merendamkan rudalnya dalam selongsong yang hangat.


Akalnya terus berperang melawan hasratnya. Namun akhirnya Aji mengerang dan menolak hasratnya. Dia berkorban demi nama baiknya. 'Player bukan Pebinor'.


plok


Pagutan panas itu ia lepaskan. Membuat Dharra membelalakan matanya.


"Maaf Dharra. Tapi aku bukan suamimu. Meskipun aku ingin, tapi aku tak bisa menghancurkan rumah tanggamu"


Dharra tak bisa berkata kata. Dia lupa kalau suaminya masih melupakan mereka. Demi menyelamatkan harga dirinya, Dharra pun berpura pura kembali terlelap.


"Lah, mimpi dia. Tau gitu lanjut aja tadi. Adeudeudeuuuuh.... mana udah diujung tanduk nih"


Aji masih dalam posisi menunduk karena menurunkan Dharra tadi. Sebelah tangannya terhimpit tubuh Dharra. Dia berusaha menarik lengannya perlahan, namun entah kenapa tubuh itu menjadi berat dan dengan kuat menekan lengannya. Tak tahu saja Aji jika Dharra memang sengaja memberatkan tubuhnya untuk menahannya.


Aji mencoba berkali kali namun malah tubuh dia yang ambruk dan menimpa tubuh Dharra. Tepat diatas dadanya yang....

__ADS_1


"ahh...omaa.. tolongin Rakhaaa... Rakha gak kuat dikasih ujian kek ginii..." Aji kembali menangis frustasi dengan lirih. Namun wajahnya terasa nyaman kala bergesekan dengan kembaran montok itu. Dia bahkan sempat menduselkan kepalanya pada si kembar. Jangan tanya kabar si rudal.


"Ya Tuhan.. tolong masukan dosa hambamu ini dalam kriteria khilaf. Hamba tak kuat. Daripada nanti hamba kena kanker prostat gimana hayo? kan hancur masa depan hamba. Kasih diskon sekali ini aja ya"


Lagi nego sama syapa bang🤨


Aji benar benar tak bisa menahannya. Dia menaiki Dharra dengan sedikit menahannya dengan kedua lengannya. Tak mau sampai menghimpit perut gendutnya. Meyakinkan diri jika ini adalah suatu ke khilafan lalu kembali mencium bibirnya brutal. Lalu dia meloloskan sang jagoan yang sudah sangat menegang dari celah celananya lalu sedikit mengangkang kan kaki Dharra dan sedikit menyingkap kain segitiga, dan...


"uhhh..." keduanya melenguh.


Dharra yang tak bisa menahan ekspresi nikmatnya penyatuan yang sudah lama dinantinya pun menggigit bibir bawahnya. Ada sedikit ketakutan dalam diri Aji jika Dharra terbangun.


"Sayang.. tidurlaaah... tidur yang nyenyak.. kamu sedang mimpi enaaak..." Aji terus menggumamkan mantra agar Dharra tak terbangun sambil menggerakan pinggulnya. Puncak itu terasa dekat kala melihat Dharra melenguh menikmati mimpi enaknya, dada montoknya membusung kala dia merasakan kenikmatan itu hampir memuncak dan....


💦


💦

__ADS_1


💦


Puncak itu mereka gapai bersama. Aji merasa lega. Dia benar benar puas hingga pulas setelah membanting dirinya kesamping Dharra.


Dharra terengah engah, dia tersenyum karena berhasil menggoda suaminya meski sedikit ragu apakah sah atau tidak berhubungan saat suami sedang hilang ingatan. Namun baginya amnesia atau tidak, dia tetaplah suaminya. Dan dia berhak mendapatkan nafkah batin.


Dharra memiringkan tubuhnya menjadi menghadap Aji, sang suami. Kepalanya ditopang oleh tangannya sambil memperhatikan wajah suami yang sangat dirindukannya ini lalu mengecup bibirnya dan menyerukkan kepalanya di ketiak sang suami sambil menghidu nya dalam.


Dharra pun terlelap.


😴


😴


😴


🤫JANGAN BERISIK

__ADS_1


KOMENNYA JAN KENCENG KENCENG


HADIAHNYA YANG DIKENCENGIN🤭


__ADS_2