Oh Tidak! Pengawal Ku Vampir

Oh Tidak! Pengawal Ku Vampir
Alee Diculik


__ADS_3

Darwin mendapat firasat buruk tentang para kaum vampirnya. Setelah semalam dia mendapatkan telepati dari Alee. Bahwa mereka dalam masa sulit saat ini.


Pagi ini dia harus kembali ke istananya. Tapi sebelum dia pergi, Darwin harus menemui Rein terlebih dahulu.


Gadis itu masih tidur di ranjangnya. Darwin mendekati Rein.


Rein yang sadar seseorang mendekatinya ketika masih di atas ranjang. Dia segera terjaga, melihat di atas tubuhnya ada seseorang.


"Darwin? Apa yang kamu lakukan?" tanya Rein panik.


"Maaf Rein mengejutkanmu, kamu tidak bangun-bangun dari tadi," jawabnya.


"Ada apa?" kini Rein bangun dan duduk di ranjang itu. Di depannya Darwin juga ikut duduk.


"Aku harus pergi!" ucapnya.


"Pergi? Kemana?" tanya Rein.


"Ke istana ku, ada masalah serius di sana.Kamu tetaplah di sini, dan satu lagi jangan dekat-dekat dengan Guen," ucapnya memberi peringatan pada Rein.


"Hei, kenapa dia seperti suami yang hendak pergi merantau saja?" batin Rein.

__ADS_1


"Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Darwin melihat Rein yang tidak fokus padanya.


"Ah tidak ada. Aku akan ikut dengan mu," pinta Rein.


Darwin menggeleng, dia tidak ingin membahayakan Rein. Kali ini musuh yang dia hadapi sangat kuat.


"Tidak, kamu tetap di sini. Sangat berbahaya di sana," balas Darwin


"Tapi, bagaimana jika kamu membutuhkan darahku?" tanya Rein.


"Aku akan kembali ke sini jika aku lapar," ucap Darwin. Dia lalu menghilang dari hadapan Rein.


Darwin tiba di istananya tepat beberapa detik setelah dia berteleportasi. Saat itu salah satu dari pemimpin pasukan kaum vampir bernama Leon menunggunya di dalam rumah.


"Pangeran Darwin, untung pangeran cepat datang. Ada berita buruk untuk pangeran," ucapnya terburu-buru. Leon tampak sangat ketakutan.


"Apa itu?" Darwin merasa penasaran dengan apa yang akan Leon beri tahu.


"Putri Alee menghilang pangeran," ucapnya memberi tahu.


"Apa? Bagaimana bisa?" tanya Darwin terkejut mendengar bahwa adiknya menghilang. Baru semalam mereka telepati. Sekarang gadis itu entah kemana.

__ADS_1


"Maafkan saya pangeran, semalam saya memang masih melihat putri Alee di kediaman ini. Tapi pagi tadi ada surat dari orang itu untuk pangeran," Leon memberikan sebuah surat yang masih utuh belum terbuka sama sekali.


Darwin segera menerimanya,dia membaca isi surat dari orang itu. Dia sempat menahan amarahnya ketika mengetahui isi dari suratnya.


"Sial, mereka ternyata menculik Alee!" ucap Darwin marah,dia segera membakar surat itu.


"Apa? Jadi putri Alee ada pada mereka." Leon tampak begitu khawatir.


"Sudahlah, kamu ikut aku. Kita harus menyelamatkan dia," pinta Darwin.


"Baik pangeran!" Leon mengikuti Darwin untuk menemui orang itu. Dan menyelamatkan Alee dari mereka.


Dengan di tambah tiga orang lagi dari kaum vampir. Darwin pergi mencari Alee.


Dia tahu kemana gadis itu berada. Tujuan mereka bukan menyakiti Alee. Namun ingin agar Darwin keluar dari tempatnya bersembunyi.


"Mereka sudah keterlaluan,"batin Darwin. Wujud vampir Darwin akhirnya kembali. Dia kini lebih kuat dari sebelumnya. Karena setiap hari Rein memberikan darahnya.


Alee yang berada di dalam tahanan di istana berteriak meminta tolong.


"Tolong lepaskan aku!" ucapnya memanggil-manggil prajurit yang berjaga di sana. Tubuhnya mulai lemas karena luka di kaki kirinya. Alee terkena jarum perak, yang seharusnya kaum vampir tidak boleh mengenai segala jenis alat yang terbuat dari perak.

__ADS_1


__ADS_2