
Darwin dan Rein memutuskan untuk kembali ke istana Honghua pagi ini.Mereka sudah bersiap. Setelah kemenangan Rein kemarin.Dia mendapatkan hadiah beberapa negara yang kalah untuk bergabung dengan negaranya.
Tapi bagi Rein itu tidaklah penting, karena bukan kekuasaan yang dia inginkan. Gadis itu sudah membalaskan dendamnya pada orang-prang yang menyakiti dirinya dahulu.
Kini tujuan utamanya adalah mencari cara untuk bisa kembali ke dunia yang sebenarnya. Dia merindukan kehidupannya yang dulu.Melanjutkan kuliah dan juga memiliki teman yang banyak.
"Ayo berangkat!" ajak Darwin ketika melihat Rein yang termenung di atas ranjang.
"Baiklah," Rein tampak tidak bersemangat seperti biasanya.
"Ada apa Rein? Kamu sakit?" tanya Darwin melihat sikap tidak biasa pada Rein.
"Tidak, aku baik-baik saja. Hanya sedang rindu pada keluargaku saja!" balasnya,keluarga yang dia maksud adalah keluarga di zaman modern.
"Kenapa tidak mengunjungi ke makam mereka saja?" Darwin memberikan ide pada Rein.
"Ya nanti aku akan pergi ke sana," jawab Rein. Keduanya segera berangkat ke negara Honghua.
Ketika di perjalanan menuju ke negara itu. Rein tiba-tiba menarik lengan Darwin. Pria itu bertanya-tanya sebenarnya gadis itu ingin apa.
"Kenapa Rein?" tanya Darwin.
"Ini aku Rumi,bukan Rein!" jawab jiwa yang muncul dalam tubuh Rein.
"Ada apa?" Kenapa tiba-tiba muncul?" tanya Darwin.
"Cepat antar aku ke tubuhku. Hari ini iblis itu akan membangkitkan kekuatan yang tertinggal di dalam tubuhku. Jika itu terjadi,kita akan sulit mengalahkannya," jelas Rumi pada Darwin.
"Baiklah, ayo ikut aku!" pinta Darwin. Pria itu membawa Rumi berteleportasi ke tempat dimana bisa menemukannya.
Keduanya sampai di hamparan bunga itu dengan cepat. Dimana Darwin sering bertemu dengan tubuh Rumi.
"Apa kalian sudah pernah bercinta di tempat ini?" tanya Rumi yang menguasai tubuh Rein.
__ADS_1
"Hei mengapa bertanya seperti itu?" ucap Darwin.
"Ya bagaimana lagi,sudah seratus tahun tersegel,pasti kamu menginginkan hal seperti itu!" ucap Rumi paham akan sikap Darwin di masa lalu.
"Apakah hanya itu yang kamu pikirkan saat bertemu dengan ku?" Darwin merasa seperti pria mesum di hadapan Rumi.
Ketika keduanya asik berbincang,sosok yang mereka cari akhirnya muncul.
Tubuh Rumi yang telah dikuasai oleh iblis.Dia sudah tahu tujuan keduanya ke tempat itu.Dia menyeringai, menunjukkan wajah aslinya di depan Darwin dan Rumi.
"Kembalikan tubuhku!" ucap jiwa Rumi.
"Hahaha, ternyata kamu sudah lepas dari segel itu.Pasti gadis ini yang membukanya?" ucap Rumi palsu menunjuk ke arah Rein.
"Jangan banyak bicara. Cepat keluar dari tubuhku!" Dia menyerang iblis itu. Rumi ingin merebut kembali tubuhnya. Keduanya bertarung. Darwin hanya mengamati keduanya.
Rumi yang dia kenal tidak suka jika dia ikut campur saat gadis itu bertarung.Ketika keduanya baru setengah pertarungan. Tiba-tiba jiwa Rein terbangun secara paksa. Sedangkan jiwa Rumi kembali tertidur.
Pergantian itu tidak di waktu yang tepat. Darwin yang menyadari bahwa Rein belum siap segera mendekat ke arah gadis itu.
"Loh kenapa tiba-tiba menyerang ku?" tanya Rein kebingungan dan dia belum siap menahan serangannya.
Trang!
Darwin berhasil menahan pedang dari iblis itu. Dengan pedang miliknya.
"Cepat pergi!" teriak Darwin.
Gadis itu segera mengangguk dan pergi mencari tempat yang lebih aman.
Keduanya bertarung, saling menyerang. Rein merasa energinya terkuras habis. Padahal dia tidak melakukan apapun. Karena jiwa Rein tidak mengetahui bahwa ada jiwa Rumi di dalam tubuhnya. Yang menggunakan energinya untuk bertarung.
"Aaah tidak!" teriak iblis itu di paksa keluar oleh Darwin dari tubuh Rumi.
__ADS_1
Darwin lalu melenyapkan iblis itu dengan kekuatan yang dia miliki.
"Entahlah!" perlahan api milik Darwin membakar jiwa iblis itu. Membuatnya lenyap dalam sekejap. Kini tubuh Rumi jatuh ke tanah.
Jiwa Rumi segera mencoba untuk keluar dari tubuh Rein. Tapi sangat sulit.
"Kenapa tidak bisa?" kini jiwa Rumi kembali muncul.
"Ada apa?" tanya Darwin.
"Jiwa ini tidak mau keluar dari tubuh Rein," jawabnya.
"Bagaimana mungkin? Coba aku bantu," Darwin menarik jiwa Rumi yang masih berada di tubuh Rein. Tapi tidak berhasil juga.
"Kenapa sulit sekali?" tanya Darwin.
"Sebaiknya biarkan Rein saja yang melakukannya. Aku akan mencoba bertemu dia di alam bawah sadarnya," tiba-tiba mata Rein terpejam. Tubuhnya seperti gadis yang tengah pingsan.
Di dalam alam bawah sadar keduanya bertemu.
"Rein!" panggilnya.
"Ka,kamu kenapa bisa ada di mimpiku?" tanyanya.
"Ini bukan mimpi Rein. Ini nyata,jiwaku ada pada dirimu. Kita berbagi tubuh saat ini karena tubuh asliku telah di rebut oleh iblis. Sekarang tolong bantu aku kembali ke tubuhku sendiri," pinta Rumi menjelaskannya.
"Caranya?" tanya gadis itu bingung.
"Keluarkan batu permata putih yang masuk dalam tubuhmu. Saat itu berikan ke tubuhku. Maka aku akan hidup kembali dalam tubuh asliku," jelas Rumi lagi.
"Baiklah, tapi apa itu akan mempengaruhi diriku?" tanya Rein khawatir.
"Ya, kekuatan yang kamu miliki dari batu permata itu akan lenyap dan kembali kepadaku," jawab Rumi.
__ADS_1
Rein mengerti sekarang dia hanyalah wadah untuk jiwa itu sementara.