Pacarku Jadi Ayahku

Pacarku Jadi Ayahku
jurus sapu terbang


__ADS_3

Silvy yang tak ingin menambah masalah memilih mengalah. Mungkin saat ini Marissa butuh waktu sendiri. Ia mengaku salah telah lalai pada Marissa.


Dengan langkah gontai Silvy kembali menemui suami dan ibu nya di ruang tamu.


" Kamu kenapa apa ada masalah dengan Marissa Sil?" tanya Bu Rina yang aga heran melihat Silvy sudah kembali karena tak biasanya mereka berbicara sesingkat itu.


" Marissa lelah jadi dia mau istirahat dulu." bohong Silvy. Bagaimana jadinya jika bu Rina sampai tau Galih dan Marissa tengah bertengkar.


Karena hati dan pikiran nya cukup lelah Marissa memilih tidur setelah membersihkan diri. Ia harus tetap punya cukup tenaga untuk menjalani kehidupan yang keras ini. Walau sebenarnya ia sangat rindu pada keponakan kecilnya.


Sebenarnya ia tak ingin seperti ini namun rasa kecewa nya pada Galih membuatnya bersikap egois.


Ia merasa satu persatu orang di dekat nya mulai mengabaikan perasaan nya. Mereka selalu mementingkan perasaan dan pendapat mereka sendiri.


*


*


Davy terus saja merutuki kebodohan nya. Ia merasa bersalah pada Marissa. Semua masalah hari ini karena kelancangan nya.

__ADS_1


" Bodoh... bodoh... " Davy terus meninju udara di sekitar nya. Bu Yati yang melihat Davy merasa heran sendiri. Saat hendak pergi tadi wajah Davy begitu sumringah namun kini ia tengah narah marah tak jelas.


" Dav kamu kenapa? kamu ga kesurupan kan? " bu Yati langsung sedikit menjauh dari Davy. Aga ngeri juga kalo benar Davy kesurupan begitu pikirnya.


" Ih ibu.. ngadi ngadi masa anak ibu yang ganteng ini kesurupan. Setan nya juga mikir mikir kali bu kalo orang yang mau di rasukin nya seganteng ini. Mereka bakal pada minder. " tengil Davy.


" Oh sukur deh. Abis kamu kaya orang kesurupan udara di pukul pukul kurang kerjaan aja. "


" Ini itu latihan bu."


" Latihan apa? " heran bu Yati


"Latihan buat hadepin sapu terbang ibu. " seketika Davy tertawa sambil berlari pergi sebelum sang ibu mengeluarkan jurus sapu terbangnya.


Setelah puas tertawa Davy kembali duduk di tepi ranjang nya ia merenungi semua kesalahan nya tadi.


" Astaga gimana kalo keluarga Marissa ngelarang gue ketemu Sama Marissa lagi. Apa yang harus gue lakuin. " ia menjambak rambutnya frustasi.


"Ahh.... ****... " teriaknya.

__ADS_1


" Gila aja Ka Galih kaya ga pernah muda aja. Apa dulu cara pacaran dia juga kaku kaya sekarang. Wajahnya aja dingin sedingin es di kutub utara. Huhh... heran ko ka Silvy mau ya sama cowo kaya gitu. " ia berpikir kesana kemari saking stres nya.


" Et... dah ni bibir dari tadi bikin masalah mulu. Gimana kalo sampai ada yang denger terus di aduin bisa makin sulit deh tuh dapet restu nya."


" Tapi heran juga si yah sama ka Galih apa dia ga tau pergaulan anak anak jaman sekarang. Apa karena itu juga dia selalu mewanti wanti gue buat jaga Marissa. Ah siapa juga yang mau ngerusak masa depan Marissa. Ya kalo pun itu terjadi pasti gue bakal tanggung jawab gue ga bakal lari. " Davy mengangguk anggukan kepalanya.


" Oh jadi gitu pikiran kamu Davy. Mau buat malu keluarga kamu. " Bu Yati yang memang dari tadi berada di ambang pintu dapat mendengar semua ucapan Davy. Ia bergegas masuk dan menjewer telinga Davy.


" Pikiran jelek dari mana ituh hah? kalo kamu berpikir seperti itu lebih baik kamu ibu kurung di kamar sampai Marissa lulus sekolah." Ucapan bu Yati menggebu gebu ia sedang sangat marah.


" Ya... ampun bu copot nih telinga. Emang ibu tega punya anak ganteng tapi telinganya cuma sebelah? " Dengan kesal bu Yati melepaskan telinga Davy yang sudah memerah.


" Ibu tenang aja bu. Aku ga bakal berbuat yang macem macem. Aku juga sayang sama Marissa. " Davy meyakin kan sang ibu ia yang biasanya berbicara santai tiba tiba begitu serius. "Ibu tau kan gimana sayang nya aku? "


" Iya ibu tau. Awas ya kamu harus bisa jaga amanah. Jangan sampai kalian mempermalukan keluarga kita. "


" Iya bu. " Davy mengangguk. " Tapi kalo ci*m doang boleh kan bu? " mode tengil nya kembali aktif.


" DAVY..... "

__ADS_1


# makasih ya buat yang masih setia baca karya receh otor. Otor bahagia. Apakagi kalo kalian kalian ninggalin jejak


makasih semua....


__ADS_2