Pacarku Jadi Ayahku

Pacarku Jadi Ayahku
pacarku tanggung jawab ku


__ADS_3

Berbulan bulan berlalu bukan hanya hubungan nya dengan sang Ayah yang membaik namun hubungan nya dengan Galih dan Silvy pun sudah seperti dulu.


Hanya saja hubungan Marissa dan sang ibu tiri tak kunjung membaik hingga hari ini. Ibu Ida selalu saja bersikap acuh pada Marissa. Namun Marissa seolah tak perduli ia cukup bersukur sang ayah sudah sedikit berubah.


Kini Pa Setiyawan pun turut membantu membiayai sekolah Marissa walaupun tak sepenuhnya dan harus sembunyi sembunyi dari bu Ida. Karena bu Ida tak pernah membiarkan Pa Setiyawan memberikan uang pada Marissa jika di hadapan nya.


Ya seegois itulah bu Ida. Jika anak nya Bian selalu mendapat bantuan biaya dari Pa Setiyawan namun untuk Marissa yang notabene adalah anak kandung pa Setiyawan ia seolah tak memperdulikan nya.


Seperti hari ini Pa Setiyawan ketahuan menyimpan uang sembunyi sembunyi. Ia memang sengaja menyimpan nya untuk Marissa.

__ADS_1


" Ini uang apa yah?" Bu Ida menunjukan amplop berisi beberapa lembar uang. "Aku temuin uang ini dari bawah jok mobil ayah. Pasti buat anak kurang ajar itu ya! Inget ya yah Bian butuh biaya besar. Dia mau masuk SMP mana ada uang buat si Marissa. Suruh aja ibunya yang biayain. Dia kan kawin sama orang kaya. " ketus bu Ida ia langsung mengambil amplop itu tanpa permisi.


" Astaga Id. Apa apaan kamu? Walau bagaimana pun Marissa anak ku. Tanggung jawab ku. Kenapa kamu egois gini? aku ga pernah mempermasalahkan biaya sekolah Bian yang harus aku tanggung, belum lagi anak sulungmu yang selalu membuatku pusing tujuh keliling akan hutang piutang nya. Lalu kenapa kamu mempermasalahkan ini. Sudah sewajarnya aku membiayai Marissa. " tegas Pa Setiyawan ia berusaha merebut kembali uang itu.


" Oh jadi selama ini mas merasa terbebani dengan bian? Lalu kenapa dulu mas menikahiku? bukan kah mas bilang sendiri ingin punya anak laki laki saat melihat Bian. Lalu sekarang mas seolah terbebani dengan keluargaku? " bentak bu Ida.


" Sudah cukup Id sku tak ingin berdebat. Sku iklas melakykan semuanya asal kamu ga usah ngelarang aku buat biayain sekolah Marissa. Dan masalah aku menikahimu itu sebuah kesalahan besar. " bentak pa Setiyawan tak mau kalah.


Seoerti itulah mereka setiap hari selalu ada saja yang di perdebatkan. Lain hal nya dengan Bu Rina yang kini telah berbahagia dengan Pa Hendra.

__ADS_1


Setiap hari Davy selalu rutin mengantar jemput Marissa. Ia sudah kayaknya ojek pribadi Marissa. Kemanapun ia pergi maka Davu akan selalu siap mengantar.


" De gimana persiapan ujian kamu. Bukan kah kurang dari seminggu lagi kamu ujian de? "


" Iya ka aku deg deg an. Kadang ada rasa hawatir ga lulus. Aku heran tumben ayah belum kasih uang buat bayar biaya ujian. Apa ayah kaya dulu lagi ya ka? " Karena biasanya Pa Setiyawan menitipkan uang itu pada Davy agar Bu Ida tak merasa curiga.


" Hus... udah jangan mikir macem macem. Kamu fokus aja belajar yang bener. Masalah biaya walaupun ayah kamu ga ngasih kaka pasti usahain jangan hawatir. Mungkin ayah kamu belum sempet aja."


" Tapi ka aku udah terlalu banyak ngerepotin kaja. Jujur aku ga enak. "

__ADS_1


" Udahlah ga usah di pikirin kamu itu pacar aku tanggung jawab aku! "


__ADS_2