PELAKOR- PELAKOR

PELAKOR- PELAKOR
AKU JATUH CINTA


__ADS_3

" Senang bekerja sama dengan Koko. Lain kali jangan lupa panggil kami lagi yah, Ko!" kata wanita itu sambil berjalan melenggang meninggalkan apartemen Koko.


Koko mulai merapikan apartemen nya. Koko super bersih dan semua harus steril.


" Ah Melinda, kamu membuat aku panik! Awas yah, setelah ini aku akan menghukum kamu! Aku sudah tidak perduli. Akan ku bikin kamu tidak bisa bangkit dari kasur aku." pikir Koko akhirnya.


*******


" Aku akan bercerai dengan istri aku, Melinda!" ucap Koko setelah Melinda kembali ke apartemen nya dengan membawa pesanan makanan nya.


" Kenapa?" tanya Melinda sambil membulat bola matanya.


" Karena memang istri aku sudah tidak mau dengan aku. Istri aku menggugat cerai aku, aku langsung menandatangani surat gugatannya." cerita Koko tanpa menunjukkan rasa sedih atau penyesalan nya.


" Sebelum kamu tiba di apartemen ku, istriku tadi datang ke apartemen ku." tambah Koko.


" Hah? Baru saja?" tanya Melinda terkejut.

__ADS_1


" Jadi sebentar lagi aku akan menyandang status duda. Dan duda dengan janda selayaknya disatukan bukan?" ucap Koko sambil melirik ke arah Melinda.


Sesaat Melinda terdiam dan tidak berkata-kata.


" Sepertinya aku tidak bisa meneruskan hubungan ini deh, Ko!" kata Melinda serius. Hal itu membuat Koko sangat terkejut mendengarnya.


" Kenapa?" tanya Koko.


" Karena memang aku sudah tidak ingin meneruskannya lagi?" jawab Melinda akhirnya.


" Jangan begitu Melinda! Sebentar lagi aku akan bercerai dengan istri aku dan status aku sudah bebas menjadi duda. Apakah kamu ingin menyudahi hubungan ini lantaran aku masih punya istri?" tanya Koko langsung. Melinda hanya mengangguk pelan.


" Tapi itu lantaran kamu baru digugat istri kamu sekarang bukan? Kalau istri kamu tidak menggugat cerai ke kamu pasti kamu masih baik- baik saja dengan istri dan keluarga kamu kan?" kata Melinda.


" Aku mencintaimu Melinda! Bagaimana pun pada akhirnya aku akan memikirkan kelanjutan hubungan kita ini lebih serius. Tidak sekedar saling memuaskan saja. Aku ingin lebih dari ini." ucap Koko.


" Istri kamu menggugat cerai kamu, alasannya apa? Apakah selain aku kamu termasuk laki-laki brengsek yang suka gonta-ganti wanita dan juga ringan tangan?" tuduh Melinda. Dan memang semua yang dikatakan Melinda benar adanya.

__ADS_1


" Astaga Melinda! Aku tidak seperti itu! Aku termasuk laki-laki setia dan penyayang. Kamu harus peri itu." kata Koko berusaha ingin menyakinkan Melinda.


Melinda sesaat kembali terdiam. Memikirkan kenapa seorang wanita atau istri menggugat cerai itu. Biasanya alasan nya karena ekonomi, perselingkuhan atau kekerasan dalam rumah tangga. Dan kalau soal ekonomi, Melinda berpikir Koko pasti bisa memenuhi semua nya pada istrinya dan keluarga nya. Karena Koko adalah pengusaha yang sukses.


" Jadi kenapa istri kamu menggugat cerai dengan kamu? Kamu pasti tidak beres kan? Soal hubungan kita ini, aku rasa istri kamu belum tahu kan?" tanya Melinda.


" Entahlah!" sahut Koko.


" Untuk sementara kita tidak berhubungan lagi, Ko! Putraku diam- diam mencari informasi tentang hubungan kita. Dan aku seperti ditikam oleh belati dari sorot mata putra aku itu. Aku benar-benar tidak bisa, Ko!" ucap Melinda.


" Jangan Melinda! Sungguh, tunggu sebentar lagi aku akan membuktikan kalau kami akan bercerai. Dan aku akan secepatnya menikahi kamu." kata Koko sambil meraih tangan Melinda.


" Nanti saja kalau kamu benar-benar sudah sendiri. Kamu bisa datang kembali kepadaku." kata Melinda.


" Melinda!" ucap Koko seperti memohon. Namun Melinda menarik tangan nya dan keluar dari apartemen milik Koko.


" Kenapa rasanya sesakit ini, ketika Melinda memilih menjauh dulu dari aku?" gumam Koko sambil menarik rambutnya sendiri.

__ADS_1


" Apakah aku benar-benar jatuh cinta dengan Melinda?" pikir Koko.


__ADS_2