
Di lain sisi. Sebuah mobil mewah melintas di satu kawasan perumahan mewah. Dan ketika tiba di gerbang pintu masuk.
Security datang mendekat sembari memeriksa mobil tersebut sebagai prosedur keamanan.
"Selamat sore pak, ada yang bisa saya bantu??"
"Ah, ya selamat sore.. saya mencari rumah seorang wanita.. tapi saya tidak tau dia berada dirumah nomor berapa"
"Oh Ya, siapa namanya??"
"Alia Zatifah.."
"Alia Zatifah??" ulang Security dengan wajah bingung sembari mengingat-ingat nama seluruh penghuni perumahan mewah itu. " Hmm, Alia yaa.. tapi saya rasa tidak ada nama Alia Zatifah di komplek ini pak.."
Rudy terlihat getar getir mendengar ucapan pak Security.
"Tapi saya yakin dia tinggal di sini pak, karena saya dapat info dan melihat dari foto bahwa Alia tinggal di daerah sini..." ujar Rudy kekeh.
"Ya tapi dari daftar penghuni kompleks perumahan ini memang tidak ada namanya Alia Zatifah.. atau begini, coba bapak telfon dulu mbaknya dan tanyakan keberadaan rumahnya nomor berapa?"
"Saya tidak tau pak, karena saya sudah lama tidak bertemu, saya sudah kehilangan Alia beberapa bulan belakangan dan ini baru mendapat jejaknya lagi.." jawab Rudy dengan terselip kalimat curhat disana.
Pak Security kian bingung harus membantu sang tamu bagaimana.
"Tolonglah pak.." pinta Rudy dengan sedikit memohon agar bisa di izinkan masuk dan mencari Alia segera.
Pak Security kian bingung.
"Hmm, maaf pak.. Atau bapak ada foto mbaknya? boleh saya lihat?"
__ADS_1
Rudy langsung merespon dengan cepat dan mengambil beberapa lembar foto Alia dari samping kursi mobil lalu memberikannya pada sang Security.
Pak Security mengambil dan mencoba melihat wajah wanita muda dengan seorang ibu tua. Sontak wajahnya langsung berubah.
"Oooh, mbak ini toh.. mbak Alia yaa namanya, ooh baru tau saya.." celetuk pak Security seolah mendapat pencerahan.
Rudy yang mendengarkan jawaban sang Security seketika berubah lega, ternyata benar Alia tinggal di komplek perumahan mewah itu.
"Ini memang pembantu yang jagain nenek Hazah itu.. iya..iya, saya tau ini pak rumahnya siapa yang mbak Alia tinggal"
Jegger.. bak di sembari petir seketika Rudy memantung.
"A-apa?? pem-bantu???" ulang Rudy tak percaya mendengar ucapan sang Security.
Pak Security mengangguk cepat.
"Hm, iya pak.. mbak Alia ini pembantu di rumah nomor 15 pak, udah lama di sana buat jagain nenek Hazah yang sakit.." jelas pak Security apa adanya.
"Ja-di.. jadi Alia bekerja di rumah nomor 15?" tanya Rudy kembali.
Pak Security mengangguk dengan menatap heran pada wajah syok pria yang terlihat kaya itu.
"Tapi, sekarang rumah itu lagi kosong pak.."
"Hah?? maksudnya kosong?"
"Hm, anaknya nenek Hazah sakit..jadi dirumah tidak ada orang, termasuk mbak Alia pasti lagi jaga dirumah sakit juga.."
"Maksudnya, majikannya Alia sakit dan sekarang dirumah sakit?" ulang Rudy mencoba mencerna dengan baik-baik ucapan sang Security yang sore ini sukses menbuat jantungnya terkejut bak Rolling couster.
__ADS_1
"Iya pak, biasa mbak Alia pagi sudah pulang sama nenek Hazah.."
Rudy mengangguk cepat.
"O-ke.. oke jadi saya akan kembali besok.."
"Iya pak, lebih baik begitu.." pak Security setuju dengan keputusan Rudy.
"Baik, terimakasih.." ucap Rudy dengan memberi sedikit tips pada pak Security yang sudah memberi jalan yang terang untuk menemukan sang mantan istri.
Pak Security terkaget.
"Eh, pak jangan.. jangan begini pak.." ujar sang Security sungkan namun mau.
"Sudah gak papa, ini ucapan terima kasih saya atas info yang sangat mahal tentang keberadaan Alia.."
Dan akhirnya tangan sang Security pun menerima dua lembaran uang merah itu dari Rudy.
Tak lama mobil sedan rudy mundur, dan akhirnya berlalu pergi meninggalkan komplek perumahan mewah itu.
***
Di sepanjang jalan Rudy kian kesal dan marah pada dirinya sendiri.
Ia kembali mereview info-info yang ia terima selama beberapa bulan kebelakang. Bahwa Alia tak pernah datang ke sanak saudaranya selama ia telah bercerai. Bahkan beberapa teman dekatnya tak pernah tau keberadaan Alia.
Dan ketika Rudy mendapati rumah kos Alia di jalan merdeka, ia tak pernah tau jika hidup alia begitu susah selama ini.
Rudy mencengkram kuat stiur mobil.
__ADS_1
"Aku akan menbawa kamu kembali, Alia.. ditempat yang sedari awal adalah milikmu..Nyonya Rudy Mahendra.." gumam batin Rudy bersumpah akan memberikan apa pun untuk sang mantan istri yang sangat berharga.