Pembantu Hangat

Pembantu Hangat
Hadirmu mengubah hidupku


__ADS_3

Jaz-Kasmaran


Pun aku merasakan getaranmu


Mencintaiku seperti ku mencintaimu


Sungguh kasmaran aku kepadamu


Hidup adalah tentangmu


Selalu saja tentangmu


Sepertinya kau adalah candu bagiku


Kau buat aku tak mampu


Selalu saja tak mampu


Menahan perasaanku atas dirimu 💘


Sepenggal lirik dari lagu Jaz-Kasmaran yang begitu mewakili perasaan Topan yang benar-benar tengah kasmaran pada sang pembantu.


Sore itu, Topan yang baru saja selesai mandi, akhirnya keluar dari kamar. Ia berniat untuk membawa jalan-jalan Alia dan sang ibu.


"Alia.." panggil Topan dengan melihat ruangan rumahnya yang kosong.


Topan berjalan menuju kamar sang ibu.


"Alia.." panggil Topan dengan membuka pintu kamar sang ibu. Namun ternyata kamar itu kosong tanpa sang penghuni.


Kening Topan tertaut heran.


"Kok gak ada??" gumam Topan sembari menutup kembali pintu kamar itu.

__ADS_1


Lalu mencari ke dapur belakang dengan dugaan mungkin saja Alia dan ibunya berada di sana. Namun lagi-lagi Topan terheran, karena dugaannya salah. Kedua wanita beda usia itu tak berada disana.


"Pada kemana?" tanya Topan bingung.


Hingga ketika Topan kembali keruang tengah, terdengar suara samar-samar dari luar pintu depan.


Suara itu mengusik Topan hingga ia mencari tau dengan membuka pintu depan rumahnya. Dan untuk sesaat ia terpaku ketika melihat sang ibu dan Alia berada di depan rumah.


Seketika wajah Topan berubah lega, ternyata sosok yang di cari berada di depan rumahnya.


"Gemes banget ya bu" kata Alia dengan mengusap seekor kucing peliharaan yang begitu manja di pangkuan ibu Topan.


Ibu Topan pun terlihat suka dengan kucing, terlihat ia mengusap dengan wajah tersenyum.


Untuk sesaat hati Topan merasakan ketenangan melihat moment itu.


"Pada akhirnya semakin bertambah usia, aku baru menyadari bahwa aku tidak butuh drama, konflik dan stres.. Yang aku inginkan hanya rumah yang nyaman, makanan yang sehat dan kau sumber yang membawa kehangatan untuk diri ku, Alia.." gumam batin Topan dengan senyum terkembang penuh arti.


Dan disaat itu, terlihat Alia baru menyadari kehadiran sang majikan.


"Mas.."


Topan menyambut dengan senyum.


"Mas, boleh gak kita pelihara kucing??" pinta Alia dengan tatapan berbinar pada Topan.


"Pelihara kucing??" ulang Topan ragu.


"Heem, kelihatannya ibu suka kucing.. ini coba deh mas gendong..manja bangett" seru Alia bersemangat dengan memberikan kucing anggora berwarna putih yang terlihat gendut.


Topan menyambut sang kucing dengan kaget. Karena Topan tak pernah mengendong binatang sebelumnya.


Dan terlihat sang kucing mengeliat manja di gendong Topan yang kaku.

__ADS_1


Alia mengusap dengan wajah ceria.


"Lucu ya mas, manja banget dia.."


Topan kelihatan kaku. Namun dapat ia rasakan bulu kucing yang begitu lembut.


"Duuh, nyaman banget si Peggy.. enak yaa di gendong mas Topan.."


Topan tercengang.


"Peggy??"


"Iya mas, namanya Peggy, ini kucing sebelah, kata yang punya dia malas dan manja banget sama siapa aja.." jelas Alia dengan fokus pada sang kucing yang menikmati tiap usapan lembut di kepalanya.


Untuk sesaat Topan terpanah akan pancaran wajah tersenyum Alia yang begitu lepas.


"Boleh ya mas, kita pelihara kucing.." pinta Alia manja dengan beralih menatap wajah Topan yang sedari tadi menatap dirinya.


Beberapa detik keduanya saling beradu pandang. Dan gak lama senyum Topan terkembang.


"Hm, ya" sahut Topan bak terhipnotis dengan tatapan Alia yang menbuatnya tak bisa menolak.


Mendengar jawaban sang majikan, wajah Alia kian senang.


"Waaah, makasih mas.." seru Alia senang dengan spontan memeluk tubuh Topan.


Deg.. Topan terjegat kaget menerima pelukan spontan Alia.


Lalu dengan cepat Alia meraih kembali sang kucing dan kembali menuju sang ibu majikan yang masih duduk di tempatnya.


Topan hanya bisa terbengong dengan kegirangan Alia yang pergi meninggalkan dirinya.


Perlahan Topan menghela nafas panjang.

__ADS_1


"Apa pun akan aku berikan, asal kau bisa selalu tersenyum bahagia" gumam batin Topan yang kian tak bisa menahan dirinya untuk melihat senyum Alia.


__ADS_2