Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
109


__ADS_3

''Assalamualaikum bu aku pulang.'' ucap Airin dan masuk kerumahnya


ibu yang sedang dudapur pun menghampiri Airin, ''Sudah pulang Rin . ini minum dulu kamu pasti capek ya'' Ucap ibu dan memberikan Airin Minum


''Makasih bu. ya aku sedikit lelah saja. tapi gak apa-apa nanti juga kembali segar lagi kalau sudah mandi.'' Kata Airin


''Eh, ibu lupa.''


''Lupa apa bu?'' Tanya Airin ingin tahu


''Sebentar ibu ambilkan dulu'' ujar ibu dan masuk ke kamarnya lalu ibu keluar lagi dan sambil membawa paper bag diberikannya pada Airin


''Apa ini bu?'' Tanya Airin sekarang


''Ini tadi nak Rafael yang kasih ke ibu katanya buat kami pakai malam ini. ibu juga tidak tahu apa isinya, coba kamu Buka saja'' kata ibu menjelaskan . kalau tadi siang Rafael menitipkan paper bag itu kepada ibu. dan mengatakan Airin harus memainkannya malam ini


Airin menerima dan juga bingung apa isinya. dan Airin juga berpikir mau diajak Kemana ya dia sama Rafael nanti, sampai sampai, Rafael memberikan dirinya barang seperti ini segala


''Memang kalian mau kemana Rin?'' tanya ibu yang juga ingin tahu Rafael akan mengajak anaknya pergi kemana

__ADS_1


Airin mengangkat bahunya ''entah Bu aku juga belum tahu.'' jawab Airin


''Yasudah Bu ntar saja aku bukanya . sekarang aku mau mandi dulu sudah gerah ni badanku Bu penuh dengan keringat.'' Lanjutnya lagi Airin berucap


''Iya sudah kalau seperti itu, kamu sudah sana mandi saja biar segar tubuhmu.'' Kata ibu


''Hem aku ke kamar ya.'' pamit Airin dan pergi ke kamarnya, sambil membawa paper bag yang Rafael kasih untuk nya


Airin menyimpan nya terlebih dahulu di kasurnya. dan mengambil handuk yang dia bawa ke kamar mandi. lalu Airin pun memulai mandinya. tentunya untuk menyegarkan lagi tubuhnya yang penat itu


Tok Tok...


Pintunya rumah Airin ada yang mengetuk. pertanda ada orang yang berkunjung


saat pintu sudah dibukanya rupanya Rafael Sudah datang untuk menjemput Airin..


''Selamat malam Bu.'' sapanya Begitu pintu terbuka


''Ah iya malam juga nak . ayo silahkan masuk'' ajaknya ibu menyuruh Rafael untuk masuk kedalam

__ADS_1


''Baik Bu terima kasih.'' Rafael pun masuk dan duduk di kursi yang tersedia di ruang tamu


Airin nya sudah pulang belum bu?'' tanya Rafael lagi


''Sudah nak . mungkin sedang bersiap . yasudah tunggu disini dulu sebentar ya . ibu mau ambilkan minum dulu ke dapur'' ujar ibu menyuruh Rafael untuk menunggu


''Ah Bu tidak usah merepotkan'' Sahut Rafael


''Sudah tidak merepotkan kok . sudah ya tunggu ibu kedapur dulu.'' pamitnya lagi


Rafael Hanya mengangguk


*


Di kamar Airin sudah selesai dengan aktivitas mandinya, dan berjalan menuju ranjangnya untuk melihat isi dari paper bag yang Rafael kasih untuknya ini..


Saat sudah selesai Airin buka dan Airin melihat kalau isinya adalah gaun cantik berwarna pich.. ''Hah.. ini beneran untuk gue?'' tanyanya pada diri sendiri sambil melihat gaun tersebut dari cermin


''Astaga ini indah banget.. kayaknya ini salah deh bukan buat gue nih. ya pasti salah'' katanya lagi lalu berjalan ke ranjang nya untuk melihat lagi pada paper bag. yang rupanya ada tulisan yang Rafael tulis untuk Airin ''Oh ada suratnya juga ok gue baca dulu bisa jadi nih bener salah kasih nih kak Rafael.'' ucapnya lagi

__ADS_1


Airin tolong kamu terima ya. hadiah dari kakak untukmu, dan tolong kamu juga pakai untuk malam ini. saat kita pergi nanti ya. semoga kamu suka -Rafael


"Hah tidak mungkin. jadi ini beneran buat gue, kak Rafael ini bagus banget.." Kata Airin lagi saat sudah membaca suratnya yang Rafael tulis sendiri


__ADS_2