
''Sudah bicaranya?'' Mama Laras bertanya begitu Erik sudah kembali dari kamar tamu
''Sudah ma'' sambil menenggak minum karena sekarang mereka sedang berada di dapur
''Apa yang kau bicarakan Rik?'' Mama ingin tahu
''Apa ma?. ya Erik kan cuma meminta maaf'' jawabnya lempeng
''masa ah cuma minta maaf doang kok lama?'' kata Mama lagi
''Sudah ah ma. Jangan terlalu kelompok Dengan urusan anak muda'' ucapnya dengan ingin berlalu
''Heh apa maksudmu bicara begitu pada Mama. kau mengumpat Mama mu ini sudah tua Begitu?'' Mama Laras pura-pura marah
''Ah maksud Erik . ini urusan yang tidak terlalu penting ma. sudah ya Erik harus pergi dulu ma, ada pertemuan dengan clien kerja Erik'' ucapnya memberi tahu pada ibunya
''Sekarang?'' tanya Mama
''Ya sebentar lagi mungkin setengah jam lagi lah Erik berangkat. dan sekarang Erik ingin menyegarkan tubuh Erik dulu'' jawabnya dan maksudnya ingin mandi dulu
''Oh yasudah . tapi sebelum pergi usahakan makan dulu Rik'' titah Mama Laras
''Baik ma. kalau sempat ya'' dengan berjalan keluar dari dapur
''Ya sempetin dong Rik'' omel Mama Laras
''Ok ma.. ok'' teriak Erik karena sudah pergi
Ceklek . .
Erik membuka pintu kamarnya.. saat sudah masuk Erik mendapati anaknya Salsa tengah duduk menyilang. sudah bangun dari tidurnya.
''Oh rupanya princess Daddy sudah bangun ya?'' kata Erik dan menggendong Salsa
__ADS_1
''Ya Daddy. Calca cudah Dali tadi bangun. tapi Calca nungguin Daddy kok lama. kecini lagi nya?'' jawab Salsa dengan bergelayut manja dipundak sang ayah
''Maaf ya Daddy lama . tadi tuh Daddy habis ngobrol aja Sama nenek.. habis kamu nya tidur tuh lama udah kaya putri tidur aja'' ejek Erik dengan mencubit hidung Salsa
''Ahh Daddy cakit...'' cicitnya pura-pura sakit
''Masa sih sakit. Daddy pelan-pelan kok'' Erik pun pura-pura panik dan merasa cemas
''Tapi bohong cih Dad'' jawab Salsa akhirnya
''Sudah berani bohongin Daddy ya rupanya kamu hem?'' Erik pun menggelitik pinggang putrinya hingga Erik dan Salsa tertawa juga Salsa merasa kegelian.. dan. minta ampun barulah Erik menghentikan tingkahnya
''Daddy mau bersihkan dulu tubuh Daddy.. kamu tunggu Daddy disini dulu ya'' titahnya dengan mendudukkan lagi Salsa di ranjangnya
''Baik Daddy'' Salsa pun menurut
lalu Erik pun berjalan menuju kamar mandi, tapi sebelum benar-benar masuk Salsa kembali bertanya hingga Erik menoleh dulu pada sang putri
''Daddy..'' panggil Salsa
''Dad, Mama Dimana?'' Salsa bertanya dimana Airin pada Erik
''Ooh ada sedang beristirahat.'' jawab Erik
''Oh istilahat ya Dad..''
''Hem ya. apa ada yang mau ditanyakan lagi,?'' kembali Erik bertanya
''Tidak ada..''Salsa menggeleng tapi dia seperti sedang memikirkan sesuatu
''Yasudah Daddy. mandi dulu. kamu tunggu disitu jangan kemana-mana'' titah Erik pada putrinya
''Iya..'' masih memikirkan sesuatu hal
__ADS_1
hingga Erik pun berlalu dan melanjutkan aktivitas membersihkan tubuhnya itu...
Salsa yang sedang sendirian itu pun merenungkan suatu hal.. Tadi Daddy bilang Mama cedang istilahat . tapi kenapa Mama tidak istilahat nya dicini aja baleng Calca juga Daddy. dan makcudnya Mama cedang istilahat dimana ? begitu pikirnya Salsa..
***
Seorang wanita cantik menggeliat kan tubuh rampingnya.. dan membuka matanya perlahan hingga terjaga dari tidurnya yang lumayan nyenyak itu.. ''Oh rupanya aku telah tidur lumayan lama.. astaga, dan rupanya aku juga tertidur masih dirumahnya ibu Laras.. aduh malu banget sih kamu Rin. . baru pertama bekerja kok yang dilakukan malah tidur.. Uhh dasar ya'' omelnya pada diri sendiri dan langsung bangun. dan melanjutkan langkahnya ke kamar mandi..
setelah selesai. Airin pun mencari keberadaan ibu Laras sang pemilik rumah ini.. rupanya ibu Laras tengah menyiapkan sayuran untuk sarapan
Airin menghampiri ibu Laras ikut bergabung. biar dia membantu memasak saja. begitu pikirnya
ibu Laras Menoleh ketika Airin sudah berada di sampingnya ''Sudah istirahat nya?'' Tanya ibu Laras pada Airin
''Em sudah Bu. dan saya minta maaf ya bu saya malah ketiduran.. '' jawabnya dengan tersenyum dan menunduk
''Oh tidak apa-apa. Kenapa harus minta maaf segala, kan ibu yang menyuruhmu tadi''
''Iya Bu. tapi saya tidak enak masa baru pertama kerja. kok yang dilakukan malah tidur. saya jadi tidak enak Bu.'' Ucap Airin lagi
''Tapi kamu bisa masak kan?'' Ibu Laras bertanya
''Oh bisa Bu..'' jawab Airin
''Kebetulan Yasudah. sebagai gantinya kamu masak ya untuk makan sore nanti'' titah ibu Laras
''Baik Bu biar saya saja yang memasak..'' angguk Airin
''Yasudah nih kamu masak ayamnya.. ibu mau melihat cucu ibu dulu..''
''IYa Bu. ''
Bersambung
__ADS_1
****