
''Rik.. Rik...'' panggil Mama Laras dengan mengetuk pintu kamar putranya
''Ah itu nenek...'' ucap Salsa Langsung bangun dan berjalan menuju pintu dan membukanya
..''Nenek..'' Ucap Salsa pas sudah membuka pintu
''Ehh rupanya cucu nenek ya yang membuka pintu.. sudah bangun memangnya?'' tanya Mama Laras pada cucunya dan langsung menggendong nya.
''Cudah dong nek malah Calca Dali tadi itu cudah bangun.'' jawabnya
''Oh sudah dari tadi ternyata.. terus kenapa tidak menemui nenek kalau begitu?'' sambil membawa Salsa keluar dan menuju sofa ruang keluarga
''Ya nek . tadi kata Daddy Calca nya disuluh tunggu aja di Kamal. jangan kemana-mana Begitu nek''
jawabnya menggemaskan
''Pinter sekali cucu nenek ini.. nurut dengan ucapan Daddy iya?'' sambil menjawil dagu Cucunya
''Iya kan halus Nurut kata Daddy kan nek? kan Calca anaknya Daddy.''
''Iya. tapi cucu nenek juga kan?'' ucap Mama Laras
''Iya Calca cucu nenek juga..' jawabnya sambil tersenyum
Mama Laras gemas lalu mencium pipi Salsa,
**
Erik sudah selesai dengan aktivitas mandinya.. dan bergabung dengan Mama dan anaknya. ''Princess rupanya kamu disini. pantes Daddy cari cari kamu dikamar tadi?'' tanyanya Kepada Salsa dan ikut duduk bergabung bersama
''Iya.. cudah Dali tadi kok Calca kecini dengan nenek'' jawabnya Salsa
__ADS_1
Dan tiba-tiba.. Airin datang
''Maaf Bu. sarapannya sudah siap,'' ucapnya
ibu Laras menoleh Begitu juga Erik dan Salsa ''oh sudah selesai ya. yasudah ayo kita makan saja sekarang.. ayo sayang!'' Kepada Salsa dan menggendong nya, ayo Rik'' ajaknya pada Erik juga
''Iya ma.'' jawabnya lantas berdiri dan ikut ke ruang makan.
Setelah mereka sampai.. dan Benar saja . beberapa masakan telah tersaji di piring , dan itu semua hasil Airin masak sendiri.
Dahi Erik mengkerut. ''Ini siapa yang masak?'' Erik bertanya dengan menatap Mama Laras dan Airin bergantian
''Ini yang masak itu ya Nak Airin.. tadi dia ingin membantu Mama. ya mungkin sekalian dia masak semua ini sampai selesai.. Mama tidak ikut masak tadi karena kepala Mama sedikit pusing lagi..'' Mama Laras sedikit berbohong karena Mama hanya ingin memberi waktu pada Airin untuk memasak.. Tentu karena Mama ingin melihat apa benar Airin bisa masak, dan penasaran juga dengan rasanya.
''Oh..'' hanya itu jawaban Erik
dihh cuma bilang oh doang? dasar ya simuka tembok.. umpat Airin dalam hati nya dengan menatap Erik tak suka
''Kenapa kamu?'' rupanya Erik juga merasakan tatapan Airin yang seperti tak meng-enakan itu
''Gak kenapa kok mata kamu tuh seperti mengatakan sesuatu ya?'' Sindir Erik
''Sudah kalian ini kenapa malah ribut ditempatkan makan.. sudah sebaiknya kita makan sekarang, Jangan pada ribut lagi'' perintah Mama Laras
''Maafkan saya Bu.'' Kata Airin sambil menunduk tak enak karena telah ikut meladeni ucapan Erik tadi
''Iya. sudah ayo kita makan saja '' titah Mama Laras lagi
''Nenek ambilkan makan ya sayang'' katanya Kepada Salsa yang duduk anteng
''Iya Nek..''
__ADS_1
Mama Laras pun mengambilkan nasi dan lauknya untuk sang cucu . begitu juga dengan Erik dan Airin.
''Nenek suapin ya?'' tawarnya pada Salsa
Tapi Salsa menggeleng.. ''Kenapa?'' tanya Mama Laras lagi
Lalu Salsa diam-diam melihat ke arah Airin.. ''Ada apa sayang?'' gantian Erik yang bertanya Dan Salsa masih terus menatap Airin . Lalu Mama Laras dan Erik saling menatap
pun Airin menatap pada semuanya. terutama kepada Salsa.. ''Salsa kenapa tidak mau makan? Tanyanya pada Salsa.
''Itu.. anu mah'' Ucap Salsa sedikit ragu
''Mau Kakak suapin iya?'' tawar Airin pada Salsa
Dan akhirnya Salsa mengangguk sambil tersenyum malu-malu.. ''Iya.. mau'' jawabnya
Semuanya menoleh pada Salsa dan diam-diam Mama Laras tersenyum kala tahu ternyata Salsa ingin disuapin oleh Airin
''Ya sudah sini. Kaka suapin. makan yang banyak ya, nih sayurnya'' Airin pun dengan telaten menyuapi Salsa
''Mama juga makan,'' Salsa menyuruh Airin untuk menyuapkan makanan ke mulutnya juga
''Iya. ok kita gantian ya, nih gantian sekarang Salsa...'' kembali Airin menyuapi Salsa
''Ma...'' Ucap Salsa
''Ya..!'' Jawab Airin
''Ma, telima kacih. . cekalang Calca sudah melasakan, di suapin oleh Mama.. Calca sangat senang. Ma.. jangan pelgi lagi..'' Ucapnya tiba-tiba dengan menatap Airin dan dengan mata berkaca-kaca
Hingga semua yang mendengar ikut merasakan apa yang rasakan oleh Salsa juga . tak terasa Mama Laras pun ikut menitikkan air mata ,
__ADS_1
''Ya.. Salsa, Kakak disini bersama mu.. kakak ada untuk Salsa..'' Airin memeluk tubuh anak kecil itu
Maaf ya gaes. aku baru update.. ku usahakan sekarang bisa up cepet lagi.. jangan bosan ya ok makasih ❤️