Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
gara gara Minuman


__ADS_3

Airin menengokan kepalanya terlebih dahulu untuk melihat apa Erik sudah tertidur atau belum.. hingga akhirnya Airin melihat Erik sudah berbaring dan memejamkan matanya


''Syukurlah dia sudah tertidur'' Ucap Airin pelan dan mengendap ke tempat tidur,


Airin melirik Erik lagi untuk memastikan, dan dirasa Erik memang sudah tidur karena nafasnya yang teratur itu Airin pelan-pelan ikut berbaring d sampingnya Erik


Lama Airin menatap atap kamar tersebut, hingga rasa kantuknya akhirnya datang barulah ia memejamkan matanya dan tertidur.....


Rupanya Erik tak benar-benar tidur, lihat saja sekarang dia membuka matanya lagi.. dan menatap wajah cantik di sampingnya kini...


''Airin andaikan kamu yang pertama Tuhan kirim untukku.. aku akan tambah bahagia, Airin entah bagaimana awalnya, tapi aku merasa sangat beruntung karena mendapat kan mu sekarang ini'' Ucap Erik mengusap pipi Airin pelan dan Erik juga memeluk tubuh Airin posesif lalu ia ikut tertidur pulas bersama istri barunya ini


🌻


Pagi harinya


Airin menggeliatkan tubuhnya dan lambat-lambat membuka matanya sesekali ia menguap..


''Selamat Pagi'' tiba-tiba ada yang mengucapkan selamat Pagi padanya


''Pagi..'' Balas Airin tak sadar


''Eh'' Airin langsung membuka matanya dan terduduk terlihat lah didepan nya sudah ada seseorang yang sedang terduduk di kursi dan tersenyum manis padanya


Astaga pagi hari seperti ini saja kok wajahnya tambah ganteng sih.. Tak sadar Airin memuji ketampanan Si suami nya


''Aku tahu aku ini memang tampan, dan lihat istriku saja sampai lupa mengedipkan matanya setelah melihat ketampanan suaminya'' Ucap Erik menggoda Airin


''Ih apaan sih'' Airin malu karena ketahuan ia sedang menatap sang suami Airin membuang muka


''Kenapa, memang benar kan?'' Kata Erik lagi


''Tau ah'' sahut Airin pura-pura cemberut


''Hm aku bawakan teh hangat untuk mu istriku'' Kata Erik lalu memberikan cangkir pada Airin entah kenapa tapi Erik jadi senang menyebut Airin dengan nama istriku.


Airin tersentuh Airin tersenyum tipis, dan lagi lagi pipinya bersemu merah dengan perlakuan Erik ini ''Te-terima kasih'' Jawab Airin menerima teh yang Erik berikan


''Sama-sama, yasudah setelah kamu selesai mandi aku tunggu di bawah ya kita sarapan bersama'' Ujar Erik


''Iya baik'' saut Airin


Sebelum pergi keluar Erik mencium dahulu kening Airin ''Aku Tunggu'' dan Erik pun berlalu meninggalkan Airin yang terbengong


''Oh tidak, apa ini . apa yang barusan terjadi. dia pagi ini sangat manis sekali, perlakuan nya Oh Astaga, aku apa aku sedang bermimpi'' Airin mencubit tangannya sendiri


''Awh sakit, ah ini berarti nyata bukan mimpi..'' Airin tersenyum senyum sendiri

__ADS_1


Airin menyeruput teh yang Erik beri untuknya ''Em, manis semanis dia'' Ucap Airin membayangkan wajah Erik


''Eh apaan sih aku ini, aduhh'' Kata Airin lagi tersadar


🌴


''Hai Mama ayo sini'' Ucap Salsa Begitu Airin Telah sampai dan ikut bergabung di meja makan


''Hai sayang, maaf ya Mama nya telat datangnya'' kata Airin pada Salsa lalu tersenyum pada Mama Laras, tidak enak sebenarnya pada Mama Laras


''Iya ma. ayo kita makan cekalang'' sahut Salsa


''Ok ayo'' Balas Airin


*


''Airin aku nanti malam mau pergi ke pesta perayaan teman ku yang sedang berulang tahun, kamu mau ikut tidak?'' Ucap Erik mengajak Airin pergi bersamanya ke pesta temannya


Airin yang sedang memberi makan ikan pun menoleh dan berkata


''Tidak ah. lagian disana aku pasti akan bosan karena tidak Kenal dengan siapapun.. aku di rumah saja'' jawab Airin


''Oh yasudah, kalau kamu tidak mau ikut aku pergi dengan teman lelaki ku, ya kamu tidur saja duluan nanti jangan menungguku ya. mungkin aku akan larut pulangnya'' Ujar Erik memberi tahu Airin untuk tidak menunggu nya nanti


''Hm baiklah'' sahut Airin


''iya''


''Daddy Mama mana?'' Tanya Salsa Begitu ada Erik yang datang menemui nya tapi tidak dengan Airin


''Ada sedang berada di kolam ikan'' Jawab Erik ikut duduk didepan putrinya


''Calca juga mau kecana Dad, mau cama Mama lihat ikan'' Ucap Salsa


''Oh yasudah ayo'' Erik mengendong Salsa ke tempat Airin sedang memberikan ikan makan


''Mama'' Teriak Salsa


''Eh Salsa sini, lihat Mama sedang memberi ikan ikan ini makan'' sahut Airin


''Calca juga mau ma, belikan ikan ikan nya makan'' Ucap Salsa antusias


''Ok ayo kita kasih ikannya makan''


Erik menurunkan Salsa yang langsung ikut bergabung memberi mu ikan tersebut


''Ma, lucu lucu banget ya itu ikannya'' Ujar Salsa menunjuk ikan yang berwarna oranye

__ADS_1


''Hu'hm lucu kaya kamu Sa'' Sahut Airin mencubit pipi Airin


Erik Begitu bahagia saat melihat putrinya tertawa bahagia seperti ini.. Terima kasih Airin karena mu putriku sekarang bisa merasakan sosok ibu seperti sekarang ini..


💦


''Aku pergi sekarang ya'' Ucap Erik ijin pergi pada Airin


''Oh iya, hati-hati dijalan-nya jangan mengebut'' pesan Airin


''iya. kamu juga hati-hati dirumah, jangan tidur terlalu malam'' ujar Erik juga


''Hm Ok''


Hingga beberapa saat Erik telah sampai di tempat pesta berlangsung


''Hay Bro.. lama bener Lo datangnya'' Ujar Boby teman Erik


''Sorry jalanan macet Bro'' Sahut Erik lalu ikut bergabung duduk bersama kedua sahabatnya itu yaitu Boby dan Surya


Dari kejauhan rupanya tampak ada yang memperhatikan Erik, diam-diam orang tersebut terus melihat pada Erik


'Hm kebetulan sekali bukan, kita bisa bertemu seperti ini disini,, malam ini aku harus bisa mendapatkan mu Erik.. apa yang Sinta pernah miliki harus bisa kudapatkan juga' Dalam batinnya wanita tersebut berbicara dan masih terus menatap pada Erik


Sudah hampir tengah malam. acara masih berlangsung, dan Erik juga temannya masih berada di pesta itu.


''Hei tunggu'' panggil wanita itu kepada pelayan minuman yang kebetulan lewat didepannya


''iya Nona, ada yang bisa saya bantu'' tanya waiters itu


''Tolong berikan ini pada lelaki yang sedang duduk disitu,'' Titah nya dengan menunjuk pada Erik


''Oh iya baik Nona, akan saya berikan'' Kata waiters


''Ok good, ini untukmu'' wanita itu memberikan tips pada pelayan tersebut


''Terima kasih Nona'' mengangguk hormat


''Hm, cepat pergi dan berikan'' Titahnya lagi


''Permisi Tuan Tuan. ini minuman untuk Anda, spesial dari kami'' Ucap waiters itu memberikan gelas minuman untuk ketiganya dan menaruh yang berwarna merah untuk Erik sesuai suruhan wanita tadi


''Ok Thanks'' Jawab Surya menerimanya lalu si waiters itu pun berlalu dan melanjutkan lagi pekerjaannya


Minuman tersebut memang bukan minuman yang beralkohol.. maka dari itu mereka menerimanya tanpa menaruh curiga..


Hingga Erik meminumnya dengan tandas dia memang sedang merasa kehausan.. dan beberapa menit Erik merasa seperti ada yang aneh dengan nya, tubuhnya terasa panas.. Erik seperti membutuhkan sesuatu.. untuk mengobatinya.!

__ADS_1


__ADS_2