Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
113 Dipercepat


__ADS_3

''Bro gue ke toilet bentar nih ya'' Ujar Erik yang tiba-tiba kebelet


''Ok. Lo jangan lama-lama tapi. nih acara bentar lagi mulai Rik'' Sahut Surya


''Sip bentar doang kok'' balasnya dan berlalu pergi


Tepat saat Erik berjalan ke toilet. saat itu juga Rafael pergi ke tempat acara berlangsung.. dan Jangan salah Rafael juga Erik tidak saling bertemu... jadi, sampai sekarang Erik belum tahu kalau Rafael lah pemilik kafe tersebut.! Hem


Ya kebiasaan Erik kalau berjalan pasti sambil melihat ponsel.. karena sebab itu sekarang Erik menabrak seseorang didepannya ini..


''Awhh..'' pekik orang itu sampai hampir terjengkang tapi, Erik lebih dulu menahan tubuhnya orang yang dia tabrak, hingga mereka seperti sedang berpelukan.


''Kamu?'' Ucap Erik begitu ketika melihat kalau orang yang dia tabrak tadi itu adalah Airin


''Eh. pak Erik'' sahut Airin juga ikut menatap Erik


Airin berusaha untuk berdiri seperti semula.. ''Pak Erik sedang apa Anda disini?'' Tanya Airin ingin tahu


''Kamu sendiri sedang apa?'' tanya balik Erik lebih ingin tahu


''Saya.. saya...'' Duhh kok harus pakai ada pak Erik segala sih disini. dan gue juga kan kesini di ajak kak Rafael.. tapi kalau semisal gue jawab jujur gimana ya? Kata hati nya Airin


''Hei kok bengong?'' tegur Erik kembali


''Em oh tidak..''

__ADS_1


''oh tidak . apa maksudmu?, saya tanya kamu ini sedang Apa? apa kamu bekerja juga disini!'' Tanya Erik dan mengira kalau Airin mungkin sedang belajar di kafe ini


''Em bukan pak. saya sedang melihat pembukaan kafe ini.'' jawab Airin


''Sama siapa?'' tanya Erik kembali


''Sama.. sama temen'' jawabnya


''kok jawabnya kaya ragu gitu sih.. kenapa?'' Ucap Erik Merasa aneh dengan sikap Airin kini


''Eh tidak. bukan begitu. saya saya cuma sedikit kaget juga saat bertemu dengan bapak. disini juga, ya begitulah pak'' jawab Airin sambil tersenyum


''Ooh gitu..''


''Ya. sama seperti kamu saya juga sedang melihat acara pembukaan kafe ini.. kayaknya ini sangat spesial ya. sampai banyak yang datang kesini. ya seperti kita ini'' ujar Erik sambil melihat sekitar


''Ya mungkin saja seperti itu'' sahut Airin


''Ok kalau begitu. saya permisi mau ke toilet ya'' Ucap Erik


''Oh baik pak. silahkan'' kata Airin


Dan Erik langsung berlalu. karena memang dirinya sedang ingin menuntaskan hajatnya.


juga Airin Kembali masuk ke ruangan nya Rafael. sesuai yang tadi Rafael bilang. dia harus menunggu sampai Rafael datang kembali

__ADS_1


''Kok bisa bisanya ya. gue ketemu lagi sekarang sama pak Erik.. ini hanya kebetulan apa gimana sih?'' gumam Airin pada dirinya sendiri


''Tapi kalau bisa sih. jangan sampai dia lihat gue sama kak Rafael disini, entah kenapa sih tapi filing gue merasa mereka ini gak boleh sampai bertemu'' Ucapnya lagi sambil menatap Rafael yang sedang berbicara di depan sana yang sedang menyapa para pengunjung di kafe nya ini


Erik sudah kembali duduk ke tempatnya semula.. ''Sudah ke toiletnya Lo ?'' tegur Boby


''Sudah. makanya nih sekarang gue balik'' sahut Erik


''Tapi tadi kok Lo lama Rik, apa di toilet penuh atau bagaimana?'' tanya Surya sekarang


''Gak penuh.. ya gue habis lihat-lihat dulu dekorasi disini di dalam nya itu gimana. dan ya gue menemuimu sesuatu yang paling indah dari dekorasi tempat ini'' sahutnya Erik sambil tersenyum dan mengingat seseorang tadi justru


''Apa benar ya. dia cuma lihat dekorasi atau memang melihat seseorang sih?'' bisik Boby pada Surya


''hm entah, emang napa?'' tanya balik Surya


''lo lihat deh dia, kok kalau cuma lihat dekorasi doang kenapa pakai senyum-senyum gitu tuh Lo lihat masih senyum-senyum kan dia?'' bisik Boby dan Surya ikut melihat pada Erik


''Ya Lo benar juga sih Bob.. gue jadi penasaran'' Surya membenarkan


''Ya bro gue juga penasaran ada apa ya?'' sahut Boby


''Halo selamat malam semuanya.. terima kasih ya saya ucapkan kepada kalian semua yang sudah hadir di acara ini. di acara pembukaan kafe milik saya . yang kalian sudah tahu pastinya kalau ini batu pertama saya resmikan pembukaan nya di hari ini..'' Ucap Rafael menyapa para pengunjung


Semua orang yang hadir bertepuk tangan.. tapi ada satu orang yang menatap tajam pada Rafael dan mengatakan ''Dia.. apa? jadi dia pemilik nya kafe ini.?''

__ADS_1


__ADS_2