
''Apa. jadi dia pemilik kafe nya?'' Ucap Erik dalam hati dan masih menatap pria yang sedang didepan sana
''Oh ya saya mau mengatakan sesuatu kepada kalian bagi yang belum tahu ya kalau saya juga sudah menyiapkan sesuatu untuk orang yang spesial.. dan mungkin ini saatnya saya akan memberikan kejutan itu kepada orang yang sangat spesial ini'' Ucap Rafael lagi
Dan Rafael pergi untuk membawa wanita tersebut
''Rin. ayo kita kesana sekarang ya?'' ucap Rafael mengajak Airin
''Aku disini aja deh kak ya?'' kata Airin
''Kok disini sih Rin.. kan kakak mau ajak kamu untuk menyaksikan acara kakak ini. sudah ayo'' ajak Rafael lagi
''Tapi..''
''Rin. ayo dong please, begini Rin kakak mau mengatakan sesuatu padamu tapi kakak ingin mengatakan nya disana, ya mau kan kesana?'' ujar Rafael
Airin Bingung juga nih harus bagaimana.. kalau kesana dia takut Erik melihatnya. tapi kalau tidak mau, kasihan juga Airin pada Rafael . Airin kembali menatap pada Rafael
''Yu..'' ajak nya lagi
''Yasudah deh ayo.'' sahut Airin
__ADS_1
''Kok gitu sih mukanya. maaf ya kalau kakak memaksa mu ya?'' ucap Rafael tak enak
''Hm gak kok ka. gak apa-apa yaudah ayo'' ucap Airin tersenyum walau jantung nya degdegan
Rafael Kembali ke tempat acara. dengan membawa seseorang yang tadi dia sudah katakan pada pengunjung ini.. dan Rafael kembali bersuara
''Mohon semuanya untuk tenang . karena acara inti Sudah selesai. maka sekarang saya mau mengatakan bahwa ini saatnya saya akan memberikan kejutan kepada seseorang ini. yaitu Kepada wanita yang sedang disamping saya ini'' Ucap Rafael panjang lebar dan semua mata melihat padanya
Pun dengan Erik yang membulat kan matanya shock kala melihat. Airin rupanya sedang berada di atas sana, bersama pria itu lagi ''Apa ini maksudnya? Kenapa Airin bisa berada disana dengan nya? apa Airin memang datang bersama pria ini?'' tanya batin Erik
''Eh tuh lihat . itu pasti cewek nya yang gue ceritain kemarin'' Ucap Surya
''Oh iya yang Lo bilang tuh pemilik tempat mau lamar cewek nya ya?'' sahut Boby
Erik semakin merah saja wajahnya saat mendengar perkataan dari kedua temannya ini..
''Sialan apa benar yang mereka katakan ini. apa benar pria sialan itu mau melamar Airin, tidak ini tidak boleh terjadi. Heh tidak akan gue biarkan. yang akan jadi milik gue di rebut orang.. tidak'' Kata hati Erik sangat marah
Erik pun mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang, dengan keadaan kepanasan Hatinya. .
Tiba-tiba Rafael berlutut dihadapan Airin. dan memegang tangan Airin..
__ADS_1
''Kak...'' Airin meminta Rafael jangan seperti ini dengan melihat sekitar
''Airin kakak mau membicarakan sesuatu dan ini saatnya.. Airin sebenarnya kakak menyukai mu sudah lama.. kakak mencintai mu Airin.. dan kakak ingin kamu menjadi milik kakak.. kamu mau kan terima Kakak..?'' ucap Rafael menunggu jawaban Airin
**Terima
terima
terima
terima**
Begitu lah kira-kira teriak para pengunjung yang melihat moment sweet ini
Airin hanya menunduk. dia masih shock apa apa sebenarnya ini tujuan Rafael mengajak nya kesini.. dan dan kenapa tiba-tiba Rafael menembaknya dengan cara yang seperti ini . Airin masih terlalu shock hingga tak bisa menjawab
''Rin...'' panggil Rafael lagi kini Rafael sudah menunjukkan cincin pada Airin
Airin tambah Bingung lah...
''Rin . kamu mau kan terima lamaran kakak ini?'' Ucap Rafael kembali. bahkan sekarang melamar Airin di hadapan semua orang yang akan menjadi saksi
__ADS_1
''Kak aku....'' Ucapannya Airin terpotong karena tangan Airin tiba-tiba di rebut seseorang
''Dengar semuanya.. saya beritahu pada kalian ini semuanya hanya omong kosong.. karena apa? karena sebenarnya wanita ini adalah pacar saya. dan Sebenarnya juga kita akan segera menikah..'' Ucap orang itu tiba-tiba hingga membuat semua yang berada disana ricuh seketika saling berbisik dan saling membicarakan dan tentunya terkejut