Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
Adrian cacat?


__ADS_3

Salsa dan Pricilla sudah diperbolehkan untuk menjenguk Adrian..


maka kini keduanya sedang duduk dihadapan Adrian yang menjadi korban kecelakaan itu..


''Dri.. cepat sembuh ya'' ucap Salsa


''Iya Dri.. kita disini doain Lo'' sahut Pricilla


''Dri. sorry kalau Lo sampai seperti ini''


''Lo yang kuat Dri.. Lo kan laki-laki harus kuat Ok'' tambah Pricilla


pintu terbuka.. dan datang Maura


''Gimana kata dokter?'' tanya Salsa


''iya gimana kondisi dia?''


''Adrian masih perlu beberapa hari ini untuk dia sadarkan diri. Hanya kata dokter Adrian sangat butuh teman terdekatnya untuk membuatnya kembali cepat sadar''


''Separah itu kah Ra?''


''Ya mungkin begitu Sa, hanya itu sih kata dokter. dan Adrian juga kakinya cedera''


''Ya Tuhan..'' semakin terkejut


''Tapi kita kan gak kenal Dengan teman-teman dia'' Ucap Pricilla


''iya itu yang lagi gue pikirkan.


dan Adrian sangat butuh support dari orang terdekat''


Salsa merasa tidak enak..


Tapi ini bukan salahnya..


karena Salsa tidak mau ini terjadi sebenarnya,


tak lama setelah itu.


Bunda dan ayah Adrian datang juga ke rumah sakit. Setelah tadi Maura menghubungi lewat ponsel milik Adrian..


''Dimana Adrian?'' tanya seorang wanita yang mereka tahu itu adalah Bunda Adrian


''Ini Tante. dan tadi saya yang hubungi Tante'' kata Maura


''Ini sebenarnya apa yang terjadi? kenapa bisa anak saya seperti ini?'' tanya Ayah


''Maafkan saya Om.. sebenarnya ini kejadiannya saat Adrian mau bertemu dengan saya di restoran. Tapi tiba-tiba kejadian ini terjadi'' kata Salsa


''Memang ada keperluan apa Adrian sama kamu?'' tanya Bunda


''Adrian ingin menemui saya dan katanya ada yang ingin dia sampaikan kepada saya''


Bunda menangis melihat kondisi putranya sampai seperti ini...


''Dri, bangun sayang''


''Bangun Nak.. ini bunda'' mengusap kepala Adrian

__ADS_1


''Saya dengar katanya Adrian mengalami cedera?''


''iya Om'' jawab Maura


''Dri.. bangun yuk. jangan buat Bunda khwatir Dri''


''Tante Om.. maaf kalau ini semua terjadi saat Adrian akan menemui saya. Tapi sungguh saya tidak tahu akan terjadi kaya gini..''


Bunda menatap wajah Salsa lama..


Bunda mendekati Salsa


''Saya perlu bicara berdua dengan kamu'' ucap bunda tiba-tiba


''i-iya baik Tante'' Salsa terbata karena cemas Bunda nya akan marah


Salsa pun mengikuti langkah kaki Bunda Adrian.


kini mereka berada di taman rumah sakit..


''Salsa''


''Ya Tante?''


''Apa kamu tahu satu hal tentang Adrian?'


''Soal apa itu Tante?''


''Soal perasaan Adrian yang sebenarnya terhadap kamu''


''Saya tidak mengerti''


Salsa terdiam tapi ia terkejut juga..


''Maaf tapi saya pikir Tante ini pasti Sedang bercanda kan?''


''Tidak Salsa saya ini tentu sangat serius dengan yang barusan saya katakan''


''Tapi Tante itu sepertinya tidak mungkin.. karena semua orang tahu Adrian ini dari dulu seperti tidak suka dengan saya'' Kata Salsa


''Itu benar.. hanya itu sebelum Adrian menyadari sesuatu.. dan itu karena ada suatu hal yang membuatnya Adrian tidak suka padamu.. dan itu berawal karena saya dan ayahnya''


''maksudnya bagaimana ya Tante?''


''Saat itu.. Adrian kecil merasa iri kepada kamu''


''Iri?'' kenapa


''Ya.. karena saat kamu membicarakan ayah kamu Kepada temanmu di sekolah waktu itu. Adrian tidak suka melihatnya''


''Kenapa tidak suka?''


''Karena saat itu Adrian tidak pernah bertemu dengan ayahnya.. dulu saya dan ayahnya masih berpisah.. dan efeknya ternyata sangat buruk Kepada perilaku Adrian.. sehingga saat melihat anak yang dekat dan akrab dengan ayahnya Adrian Merasa iri juga benci . karena sebenarnya Adrian bukan benci kepada orang nya tapi kepada nasibnya saat itu.. saya baru menyadari saat setelah dia berbuat demikian terhadap mu waktu itu.. maka dari itu saya langsung membawa Adrian pergi dan tidak sekolah lagi disana'' bunda mulai menceritakan yang sebenarnya


Salsa terdiam tapi masih mendengarkan...


''Salsa..''


''Ya''

__ADS_1


''Kamu boleh percaya ini atau tidak itu terserah padamu.. Tapi yang sebenarnya terjadi itu Adrian sekarang mulai jatuh cinta kepada mu.. dan Adrian sudah cerita kepada Tante, bahwa dia memilih rasa kepada mu saat melihat mu di kafe dan di pesta perusahaan ayahmu''


''Saya tidak tahu harus berkata apa Tante.. karena ini sangat mendadak untuk saya''


''ya saya mengerti.. Hanya saya ingin menyampaikan bahwa Adrian ingin meminta maaf kepada kamu. makanya dia mau menemui mu tadi.. karena Adrian tidak ingin kamu menganggap nya seperti ADRIAN kecil dulu yang seperti terlihat membencinya mu.. Adrian sudah menyadarkan kalau perbuatannya dulu itu salah.. dan Tante sebagai orang tuanya juga sebagai awal dari sikap Adrian, Tante meminta maaf juga kepada kamu''


''tidak Tante.. Tante jangan meminta maaf kepada saya,, saya tidak mempermasalahkan soal kecil . Karena bagi saya itu hanyalah perlakuan anak-anak''


''Salsa.. lalu bagaimana menurut kamu tentang perasaan Adrian kepada mu, apa kamu juga memilih rasa kepadanya?''


''Tapi Tante bukannya Adrian ini kembali pada Wina?'' Salsa baru ingat


Bunda Adrian tersenyum sambil menggeleng


''Mereka tidak jadi . hubungan mereka sudah berakhir. bahkan yang sebenarnya tidak ada hubungan apapun di antara mereka.. karena sebenarnya dari awal Adrian tidak pernah menyukai dan menganggap ada hubungan dengan Wina, jadi sekarang pun sebenarnya Adrian ini tidak pernah berpacaran''


''Apa Benar seperti itu?'' Seolah ragu


''Ya benar, sebenarnya disini Tante bukannya ingin memaksa kamu untuk mempunyai rasa kepada Adrian. Tapi Tante hanya ingin kamu tahu bahwa Adrian sudah mulai menyukainya kamu''


Salsa hanya terdiam.


''oh ya kamu sudah tahu Adrian cedera kakinya?''


''Ya saya tahu..''


''Sebenarnya Tante sedih mendengar hal itu.. Tante Tidak menyangka anak Tante Sampai seperti ini luka kaya gini'' dengan raut wajah sedih


''Maafkan Salsa Tante'' ikut merasa bersalah


''Tidak salsa ini bukan kesalahan kamu. Tapi ini sudah takdir.. dan Tante minta maaf kalau pernah memaksa mu agar mau menikah dengan Adrian waktu itu'' saat di rumah Adrian dulu .


Salsa hanya membalas dengan senyuman.. ''Tidak apa-apa Tante itu sudah berlalu''


''Oh ya Sa, tapi kalau semisalnya sekarang Tante berkata dan menyuruh kamu untuk menikah dengan Adrian apa kamu mau?''


''Apa?''


......................


Sudah satu Minggu lamanya Adrian masih di rawat dirumah sakit. dan ia belum juga sadarkan diri.


kondisinya masih sama.


''Drian bangun yu. bunda sudah bawa makanan kesukaan kamu nih'' mengajak bicara pada Adrian


''Dri. ayo dong bangun nak. jangan buat bunda khwatir''


''Sayang cepat sembuh nak.. ingat kafe membutuhkan kamu''


bunda mengusap kepala Adrian dan rambutnya.. lalu Bunda membersihkan badan ADRIAN..


''Cepat sembuh ya anakku.. bunda rindu kamu Nak'' mencium kening Adrian.


''Dri.. Apa kamu ingin bertemu dengan Salsa hm?'' tanya Bunda


Adrian kini menunjukkan pergerakan di tangan lebih tepatnya jari jarinya tadi bergerak..


''Adrian Drian'' Bunda sampai memekik senang

__ADS_1


__ADS_2