
Halo ketemu lagi, di siang hari yang mendung ini . Semendung hati Othor.. Kenapa? Ya, karena tidak ada yang memberi Komentar .. hehe!😂
🌻🌻
''Kenapa kalian ribut ribut begini?'' Tanya ibu Ros yang melihat Airin tengah berdiri seperti memarahi Erik yang masih duduk ditempatnya
Erik juga Airin menoleh pada ibu.. dan saat Airin masih melihat pada ibunya, Erik menumpahkan sesuatu?
''Ini Bu.. tadi dia mau...''
''Oh ini Bu. saya tidak sengaja menumpahkan antiseptik, di kursi jadi tadi anak ibu ini memarahi saya karena sebab itu.'' Erik segera menyela ucapan Airin.. bisa gawat kalau Airin mengatakan pada ibunya... bisa malu pastinya.!
mata Airin membulat..dan juga mulutnya terbuka, lalu melihat Erik dengan tajam
Ibu juga melihat ke celana Erik ada noda antiseptik.. yang Erik sengaja tadi dia lakukan
''Tidak Bu..'' Airin menggeleng
''Rin. kamu ini kok malah memarahi orang yang sudah menolong mu... tidak apa apa nak, itu antiseptik nya tumpah.. toh kamu juga tidak sengaja.'' Ucap ibu pada Erik
__ADS_1
Tapi celana mu jadi basah Nak. penuh dengan noda antiseptik itu.'' Kata ibu Ros lagi
''Bu.. ih kok ibu malah membela dia.'' Tunjuk Airin tepat dimuka Erik . dan melihat ke wajah Erik yang tersenyum padanya.. Tapi menurut Airin itu senyum mengejek nya.!
''Dia yang bersalah Bu.'' lanjut Airin kepada ibunya
''Loh bersalah bagaimana maksud mu?'' ini tampak kebingungan
''Bu dia ini...'' lagi lagi Erik memotong ucapan nya
''Ah Bu. iya maafkan saya sekali lagi.. juga kamu'' Erik melihat wajah Airin ''Saya minta maaf ya sudah mengotori sofa nya..'' dengan wajah pura-pura menyesal
''Oh tidak apa-apa.. Nak, mungkin Airin ini masih kelelahan, karena baru mendapatkan pekerjaan'' Ujar ibu Ros salah mengira
''Iya Bu. mungkin,'' Erik mengangguk saja dan bersyukur ibu ini percaya kepada nya
Airin semakin kesal, apalagi sekarang ibunya malah membela lelaki ini. dan lebih percaya padanya , ,
Tiba-tiba Airin pergi begitu saja masuk kedalam rumah dan masuk ke kamarnya.. Airin membanting pintu dengan keras
__ADS_1
''Ehh kamu mau kemana, Rin? Rin....'' Teriak ibu Ros saat Airin pergi begitu saja
''Astaga anak itu..'' ibu maupun Erik kaget ketika mendengar suara pintu yang dibanting Airin tadi
''Tolong maafkan perbuatan anak saya ya Nak... memang terkadang dia suka Begitu kalau sedang kelelahan.'' Ujar ibu Ros pada Erik
''Ah tidak apa-apa kok Bu saya mengerti.. dan juga ini memang saya juga yang bersalah..'' sungguh kali ini Erik merasa sangat bersalah
'' iya iya.. Ayo diminum dulu ini teh nya. duh jadi dingin lagi kan, maaf ya Nak..'' Kata ibu yang tidak ingin membahas mengenai yang tadi lagi
Erik kembali duduk ditempatnya.. dan menerima teh yang ibu Ros buat ''Terima kasih Bu. '' Ucap Erik
''Emm.. Nak ibu man bertanya sesuatu sama kamu?'' ibu Ros berucap serius kali ini
jantung Erik berdebar.. Apa ibunya tadi sebenarnya melihat semua perbuatan ku ya yang tadi ,? begitu ada di pikiran Erik
''Ya Bu silahkan mau bertanya apa?'' Kata Erik
''Sebenarnya apa yang terjadi dengan Airin putri saya?.. kenapa pas pulang tadi, keadaan nya sangat berantakan dan juga menangis ketakutan?'' Ada nada cemas saat ibu Ros mengatakan itu semua.. bibirnya juga bergetar saat berbicara
__ADS_1
Erik menghela nafas lega rupanya ibu Ros bukan menanyakan kejadian tadi mereka ribut tapi mau menanyakan keadaan tentang wanita itu.. dan Erik pun juga bingung harus menjawab apa? Erik sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi