Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
31


__ADS_3

Kini setelah beberapa hari lamanya Adrian hanya mengandalkan kursi roda nya. sekarang Adrian sudah sembuh total


Dan Adrian rencananya hari ini akan menemui Salsa langsung ke rumahnya..


Daddy Erik Mama Airin juga nenek nya Salsa sudah tahu dengan hubungan mereka...


maka Adrian tidak canggung untuk pergi ke rumah Salsa..


Ting Tong


Adrian memencet bel rumah pacar nya.


Tak


pintu terbuka


''Eh den, sudah datang ayo mari masuk'' sapa bibi yang sudah diberi tahu akan datangnya Adrian


''iya baik Bi. makasih ya. Salsa nya ada kan?'' tanya Adrian . mungkin memastikan


''Ada Koo den..biar bibi panggil kan ya''


''iya bi. tolong''


''Siap'' bibi pun berlalu. dan juga bibi memberitahu Airin.juga


''Nyonya itu den Adrian sudah datang'' ucap bibi


''Oh sudah datang ya bi, yaudah tolong bilang Salsa juga ya bi.. biar saya temui Adrian nya'' Ujar Airin


''Iya baik ''


Mama Airin pun menghampiri Adrian.


''Dri sudah datang?'' Airin menyapa


Adrian mendongak lalu tersenyum ''iya sudah ma.'' jawabnya, bahkan kini Adrian Sudah berani memanggil Airin dengan sebutan Mama. Sudah sedekat itu ya rupanya


Adrian menyalami tangan Airin..


''Gimana kabar kamu? sudah sembuh kaki nya?'' tanya Airin menanyakan kaki Adrian juga


''iya sudah lebih baik kok ma. ini sudah tidak sakit di buat jalan, makanya sekarang saya langsung kesini sekalian mau ajak Salsa jalan'' jawab Adrian menjelaskan


''Oh gitu ya syukurlah kalau kamu sudah sembuh''


''Iya. bagaimana kabar Mama Daddy juga nenek?'' tanya balik Adrian


''Kami semua baik Adrian''


''Syukur lah ya ma''


Airin mengangguk...


''Lalu kapan nih kalian akan melangsungkan ke pernikahan?'' iseng Airin bertanya itu pada Adrian


Adrian tersenyum ''Kalo Drian sih. sudah siap ma, hanya sekarang lagi menunggu persetujuan nya Salsa ma. maka dari itu, sekarang Adrian mengajak Salsa pergi. dan Mungkin akan menanya lagi soal itu.. juga semoga kali ini Salsa sudah setuju UNTUK kita menikah sekarang''


''apapun itu Mama pasti akan mendukung keputusan Salsa Drian. Tapi Mama yakin bahwa Salsa akan setuju Menikah dengan kamu secepatnya'' Airin memberi dukungan untuk hubungan mereka.


''iya ma, semoga ya''


''Iya berdoa saja''


Adrian mengangguk..


Lalu


Tap


tap


suara sepatu seseorang yang turun dari tangga..


''Hai maaf ya nunggu lama'' ucap Salsa sambil menghampiri Adrian yang sedang bersama Airin

__ADS_1


''Tidak kok. saya juga baru datang'' jawabnya Adrian


''Kita berangkat sekarang aja ya. takutnya nanti kemalaman'' lanjut Adrian . Karena ini waktu sudah pukul Delapan malam.


''oh yaudah.. ma aku sama Adrian pergi sekarang ya'' berpamitan pada Mama Airin


''Iya Sa. Jangan kemalaman pulang nya ya'' Airin memperingatkan.


''Baik ma''


''Ma, pinjam dulu Salsa nya ya'' kata Adrian menyalami tangan Airin


''Pinjam emang kamu pikir aku ini barang?'' cetus Salsa tak terima


''Aku bercanda kok sayang'' ucap Adrian masih di depan Airin berani bilang sayang


''khm hmm'' Airin pura-pura berdehem


''Adrian ih malu'' kata Salsa


''Ma, kami pergi dulu'' pamit Adrian lagi lalu menggandeng tangan Salsa.. dan mereka pun berjalan menuju mobil


hingga kini mobil hitam itu pun memasuki area restoran..


Adrian lebih dulu turun. Lalu dia membuka pintu mobil untuk Salsa


''Makasih'' Ucap Salsa tersenyum manis


''Sama-sama sayang'' sahut Adrian


''masuk yu''


''Ok''


kembali bergandengan tangan...


mereka memilih tempat duduk yang masih dekat dengan jendela..


''Mau pesan makanan?'' Adrian bertanya


''Oh yaudah..'' mereka pun hanya pesan minum sambil ngobrol tentunya.


''Sa?''


''Hm'' menatap Adrian


''Aku mau mengajak mu untuk kita menikah Dua bulan lagi gimana?'' tiba-tiba Adrian bicara hal ini


Adrian menatap mata Salsa dengan dalam..


''Gimana Menurut mu? apa kamu sudah siap? mumpung aku sudah bisa jalan Sa, jadi aku sudah siap untuk itu'' Ucap Adrian lagi


''Oh jadi hanya siap untuk itu saja'' Salsa pura-pura kesal


''Ya kan itu salah satunya dong sayang.. ya selebihnya karena kita sudah sama-sama dewasa sudah pas untuk menikah? kamu juga sudah siap kan?''


''iya Ok aku juga sudah siap kok Dri''


''Jadi mau. setuju nih? kita nikahnya dua bulan lagi?''


Salsa mengangguk setuju


''Makasih ya'' Cup mencium tangan Salsa


''iya Drian''


''Kok masih panggil nama sih?'' Adrian protes


''Lah biasanya kan gini?'' Salsa bingung


''Ya panggil yang lain dong . kita bentar lagi nikah loh.''


''Harus panggil nya apa memangnya?'' tanya Salsa


''Coba panggil mas gitu'' tersenyum menggoda

__ADS_1


''Mas? ih kok geli ya'' sambil tertawa


. Adrian ikut tertawa


''Ayo coba sekali lagi'' suruhnya


''Mas. mas Adrian, ah geli'' keduanya lalu tertawa bersama...


''Eh itu teman kamu kan, kaya Cicill'' Adrian tiba-tiba menunjuk pada dua orang berbeda jenis yang sedang berada di restoran yang sama..


Salsa menoleh pada yang Adrian tunjuk setelah di lihat ''Ah iya itu Cicill.'' Salsa membenarkan


''lagi sama siapa tuh pacarnya?'' tebak Adrian


''Gak tahu. Tapi kalau pacar masa sih, dia kan gak punya'' jawab Salsa


''Lalu sama siapa?''


''Entah. Tapi kita samperin mereka aja yu''


''Yaudah ayo'' sahut Adrian


dan setelah mendekat..


''Cill'' panggil Salsa


Pricilla menoleh ''Eh Sa, Drian'' ucap Pricilla . juga kini Pria yang bersamanya juga ikut melihat pada Salsa dan Adrian.


''Loh Ferro?'' kata Salsa setelah melihat siapa yang dari tadi bersama Pricilla


''Salsa? kamu disini ?'' sapa Ferro


''iya Fer. dari tadi, kalian juga ini?'' meminta penjelasan


''Ya kita juga Sa'' jawab Pricilla


''Yaudah ayo ikut gabung sini'' Kata Ferro menawarkan.


Salsa menatap Adrian. dan Adrian mengangguk setuju..


''Kalian berdua?'' tanya Salsa dengan memicing menatap Pricilla


''iya Kita berdua'' jawab Pricilla


''Kenapa sih Lo lihat nya kaya gitu banget ke gue?'' Ucap Pricilla


''Kalian ada hubungan ya . jawab jujur ke gue Cill?'' dengan tatapan mengintimidasi


karena bukan satu kali ini saja Salsa Melihat mereka sedang berduaan. kemarin saat di taman Salsa juga seperti melihat mereka.. Tapi saat itu Salsa tampak terburu-buru maka dia tak sempat menghampiri keduanya.kemarin


''iya Sa, kita memang ada hubungan. Pricilla pacar gue'' jawab Ferro dengan mantap


''Apa? Yang benar Lo Fer? Jadi kalian pacaran Kenapa bisa. ah maksud ku sejak kapan? dan kenapa Lo gak bilang'' menatap Pricilla Salsa memberondong dengan banyak pertanyaan.


''Saat di Bali dulu. kita langsung menjalin hubungan Sa,,'' jelas Pricilla


''Astaga itu kan sudah lama.. oh good Cill Fer.. selama itu kalian sembunyikan ini, apa Maura Sudah tahu juga?''


''Ya sorry. kita bukannya mau merahasiakan dari kalian, hanya kita lagi cari waktu yang tepat Sa, Maura juga belum kita beri tahu''


''Yaudah Gak apa-apa Sa, kan sekarang kita sudah tahu ini. tenang hubungan mereka.. kita beri support saja'' ucap Adrian


''iya deh. walau gue masih shock juga kecewa ya karena dengar hal ini. Tapi gue sebagai teman baik kalian gue setuju gue dukung kalian berdua'' akhirnya Salsa merestui


...----------------...


Kalian setuju tidak kalau Maura jadi adik ipar nya Salsa? ah kok bisa ? 😱


kalau yang mengerti dan setuju yuk komentar!


Jangan di skip


Author mau lanjutkan di judul baru. bagaimana?


hm

__ADS_1


__ADS_2