Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
masih Di pesta


__ADS_3

Seorang wanita tersenyum menyeringai, Saat Erik meminum Jus tersebut dengan tandas


''Malam ini kau milikku'' batinnya Wanita itu dan tersenyum menyeringai


Dan benar saja, Erik langsung kepanasan.. merasakan ada yang aneh di dalam dirinya..


Erik tak bisa lagi menahan rasa yang begitu terasa berat baginya kini.. kedua sahabatnya pun merasa aneh melihat gerak gerik Erik yang sedang seperti kepanasan itu


Erik sangat gelisah,


"Kenapa dengan tubuhku ini, kenapa tiba-tiba terasa panas ya! aku seperti... Kata hati Erik


"Kenapa dia?" bisik Boby


"Huuh kenapa ya?" Sahut Surya


"Lo kenapa Rik?" Akhirnya Boby bertanya pada Erik


''Gak tahu, Tapi setelah gue minum tuh tiba-tiba saja badan gue terasa panas.'' Jawab Erik yang sekarang badannya sudah terasa sangat kepanasan


Boby juga Surya saling menatap ''Jangan jangan ada yang sengaja masukin sesuatu pada minuman Lo itu'' Tebak Surya dan Boby juga membenarkan ''Iya kali Rik'' kata Boby


''Apa iya ada yang sengaja gini ke gue?'' Erik tampak kebingungan masih tidak menyangka


''Ya. buktinya itu cuma minuman Lo doang yang dikasih obat'' Kata Surya


''Hooh Rik. kita gak kenapa Napa nih,'' Sahut Boby


''Tapi siapa yang sudah berani berbuat kaya gini ke gue ya?'' Erik bertanya tanya


''Iya juga siapa ya?''


Boby maupun Surya saling penasaran dengan orang tersebut yang sengaja melakukan hal ini kepada Erik


''Gua ke toilet dulu sebentar ya,'' Pamit Erik pada temannya dan berdiri


''Gue antar'' Tawar Surya ingin ikut berdiri


''Tidak usah gue bisa sendiri Ok'' Ucap Erik menepuk pundak Surya


''Lo serius,! biar kita antar?'' tanya Boby sekarang khawatir dengan kondisi Erik


''Gak apa-apa, gue bisa sendiri Ok gue pergi dulu'' Ucap Erik dengan memastikan pada kedua temannya itu


''Yasudah Lo hati-hati'' Pesan Surya


''Ok siap'' Sahut Erik dan berlalu menuju toilet


*

__ADS_1


Airin sedang berada di dapur sedang membuat Teh hangat untuknya.. memang malam ini cuaca sedang turun hujan dan udara juga terasa lebih dingin.. ''Mungkin dengan meminum Teh hangat tubuhku lebih sedikit terasa hangat'' Ucap Airin berbicara sendiri


''Rin sedang membuat apa kamu?'' Tanya Mama yang juga datang ke dapur lalu melihat ada Airin disana


''Eh Mama. ini aku sedang buat Teh hangat ma, Mama mau ku buatkan juga ma?'' ujar Airin menawarkan Teh pada Mama Laras


''Boleh juga Rin, kayaknya cocok di saat hujan seperti ini.. buatkan Mama satu juga ya, dan Mama juga mau mencoba minum buatan kamu'' Ucap Mama


Airin tersenyum lalu mengangguk ''Baik ma. Airin buatkan


''Yaudah Mama tunggu di ruangan tv ya'' kata Mama


''Baik ma''


Lalu tak lama Airin pun membawa Empat gelas. Tiga teh hangat dan satu susu, tentu untuk Salsa..


Di sana sudah ada Mama Laras, ibu Ros Sedang menonton TV, juga Salsa yang sedang menggambar


''Ma, Bu . ini di minum dulu Teh nya. mumpung masih hangat'' Ujar Airin dengan memberikan gelas pada ibu juga Mama


''Iya Rin''


''Terima kasih Nak Airin''


Ibu maupun Mama Laras menerima Teh hangat yang Airin buat


''Iya Sama-sama bu'' sahut Airin


Salsa menoleh


''Ma cini lihat Calca cedang menggambal'' Ucap Salsa menyuruh Airin melihat hasil lukisannya


''Wah iya bagus banget Sa. pintar banget ya kamu menggambar nya.'' puji Airin Begitu melihat hasil yang Salsa buat


''Telima kasih ma'' Salsa tersenyum senang


''Sama-sama. tapi sekarang nih di minum dulu susunya biar tambah pinter Ok'' Airin pun memberikan gelas berisi susu untuk Salsa minum


''Baik ma..'' Salsa langsung meminum nya hingga tersisa setengah dengan di bantu Airin


''Gimana enak?'' Tanya Airin


''Iya ma enak'' Jawab Salsa


''Yasudah habiskan ya'' Kata Airin


''Ok ma'' sahut Salsa patuh


Sekarang sudah menjelang semakin malam..

__ADS_1


''Salsa Mama tidur disini bareng Salsa ya, soalnya Daddy kamu sedang keluar'' Ucap Airin menghampiri Salsa yang sedang berbaring


''Yaudah cini ma. asik Mama tidul nya disini,'' Kata Salsa senang


Airin tersenyum dan mencium kening Salsa,, ''Kamu senang?'' Tanya Airin


''Senang banget ma..'' Angguk Salsa dengan wajah ceria


''Yaudah ayo Mama ceritakan dongeng ya. dan setelah mengantuk Langsung tidur ok'' Ucap Airin


''Ok ma''


🥀


''Astaga ini begitu sangat menyiksaku. kurang ajar tuh orang. yang sudah berani memasukkan obat sialan ini kepada ku.. lihat saja kalau aku menemukan mu'' Ucap Erik dengan menahan rasa tersebut


''Hai'' tiba-tiba ada seorang wanita menyapa Erik lalu wanita itu memegang pundak Erik


''Siapa kau?'' Erik melepaskan tangan wanita itu dengan kasar juga penglihatannya sudah mulai kurang jelas Erik menatap tajam padanya


''Sepertinya kau sedang dalam masalah Tuan.. kau seperti nya sedang butuh bantuan.. biar ku bantu'' Ucap wanita itu dengan meraba mengelus- elus dada bidang Erik


kembali Erik menepisnya ''Jangan coba-coba menyentuh ku. wanita Sialan'' pandangan Erik semakin buram juga tubuhnya sebenarnya merespon lebih atas tindakan wanita tadi itu


''Sudah tidak usah Menolak ku.. akan ku bantu dengan senang hati.. ayo kita bermain bersama ku Honey'' wanita itu ingin memeluk tubuh Erik wanita itu bahkan telah meraba bagian sensitif Erik


''Ahhh.'' hingga tak sadar Erik mendesah


Wanita itu tentu tersenyum senang karena rencananya ini akan berhasil


Tapi tiba-tiba


''Hei kau siapa kau lepaskan temanku'' Teriak Boby mengagetkan aksi wanita itu dan menatap tak suka pada Boby yang telah mengganggu


wanita itu pun memegang tangan Erik ingin membawa Erik meninggalkan tempat itu..


''Hei wanita gila. mau dibawa kemana temanku itu, tunggu'' Boby pun mengejar dan akhirnya bisa menangkap Erik


''Lepas dia pria ku'' Ucap wanita itu menatap tajam dan meminta Erik kembali padanya


''Pria mu? Heh dasar wanita gila'' Umpat Boby yang langsung membawa Erik keluar dari tempat tersebut beruntung di sisi tempat itu langsung ke jalan dan tak membutuhkan waktu lama. Boby buru-buru membawa Erik yang sudah setengah sadar itu ke dalam mobilnya..


Juga wanita tersebut berusaha mengejar Erik dan Boby.. tapi sayang dia kehilangan jejak


''Sialan kemana dia membawanya?.. sialan rencana gue malah gagal Arghh'' Teriaknya marah


Boby sudah sampai di depan rumah Erik..


Bobby membawa Erik di bantu satpam disana..

__ADS_1


''Gue pulang. Lo udah aman disini'' Ucap Boby dan setelah itu pun berlalu pulang


__ADS_2