
Mobil yang di kendarai Pricilla akhirnya Telah sampai juga di jalan Melati. Yang katanya ini adalah alamat dimana Wina berada.
setelah mobil berhenti. mereka pun buru-buru keluar, dan berjalan menuju pintu utama. kebetulan saat itu ada security nya . juga menghampiri mereka
''Maaf ada keperluan apa . dan mencari siapa?'' tanya si security
''Apa Benar. ini alamat jl. melati?'' tanya Salsa lebih dulu Bertanya jalan
''iya Benar'' angguk security
''oh ya Pak. kami kesini mau bertanya juga apa ini rumahnya Wina?''
kini Pricilla yang bertanya
security kali ini hanya menjawab . ''ada keperluan apa memangnya?'' dengan penuh selidik
''Kami ini dulu temenan Pak. Hanya saja sekarang kita sudah lama tidak berjumpa, dan kami sedikit lupa lagi dengan alamat rumah Wina'' Ucap Maura membuat alasan
security pun melihat mereka satu persatu. juga melihat penampilan mereka, yang sepertinya security akan percaya dengan Ucapan Maura tadi. karena penampilan mereka memang sepadan dengan Wina.
''Oh temannya Non Wina..''
''iya pak. Jadi Wina nya ada kan?''
''Tapi apa sudah buat janji dulu?'' security masih tahu tampaknya
mereka kompak langsung mengangguk. ''Iya sudah dong Pak. makanya kita kesini juga . Jadi tolong biarkan kami masuk ya'' sambil tersenyum
walau sedikit Ragu. Tapi akhirnya security itu memperbolehkan juga Mereka untuk masuk. Hanya sebelum benar-benar masuk. rupanya security tidak membolehkan mereka kedalam, karena ia akan lebih dulu bertanya kenapa Wina. selaku pemilik rumah.
__ADS_1
Tak lama. security akhirnya membiarkannya mereka masuk. dan Wina sudah mempersilahkan mereka untuk masuk kedalam.
''Silahkan Mbak masuk. dan katanya tunggu sebentar Non Wina nya sedang ada urusan dulu didalam'' ujar security
''oh iya baik Pak. terima kasih'' Ujar Salsa
Cukup lama mereka menunggu. sampai akhirnya yang di tunggu pun datang juga. saat pertama melihat. Wina jelas cukup terkejut karena Salsa tidak datang sendiri. melainkan juga dengan dua orang lainnya...
''Hmm'' Wina berdehem lalu Tersenyum dan berucap ''Hai . sorry ya nunggu lama'' ucapnya masih seperti biasa. saat kemarin dia bertemu Salsa.. mungkinkah Wina belum tahu tujuannya Salsa datang kesini? Ya bisa jadi.
''Oh gak apa-apa kok'' Ucap Salsa.
lalu Wina menatap dua sahabatnya Salsa, Seolah bertanya mereka siapa?
''Gimana kabar mu?'' Salsa memulihkan percakapan dengan menanyai kondisi Wina
''Baik. gimana kamu juga? dan apa ada masalah kah soal gaun ku?-'' tanya balik Wina. juga sampai dia membahas gaun pengantin nya.
''saya juga baik.. cuma, soal gaun itu yang tidak baik-baik saja'' jawab Salsa
dahi Wina langsung mengkerut ''Kenapa dengan gaun nya. apa terlalu rumit untuk membuatnya?'' justru Wina kini berucap seperti itu. Seolah menyepelekan Salsa
Salsa Mulai geram
..''Maaf ya mbak tapi saya harus mengatakan ini saya tidak ingin meneruskan membuat desain baju pengantin untuk Anda.'' ujar Salsa
''Loh kenapa tidak bisa diteruskan, apa alasannya. dan jangan main-main ya dengan saya.''
''Justru Anda nona Wina. Jangan lah menjadi perebut suami orang. sampai-sampai saya yang tidak tahu apa-apa. terkena imbasnya juga'' pekik Salsa marah
__ADS_1
''Hei apa maksudmu. berbicara seperti itu. Jangan sembarangan'' Wina tak terima di Katai perebut suami orang. Wina tersulut emosi.
''Kenapa Anda harus marah Nona Wina. bukankah memang itu kenyataannya?'' Salsa mengejek
Dan ya. asal kamu tahu, kemarin itu istrinya melabrak sampai ke butik.. aneh gak sih harusnya dia datangin kamu yang jelas sudah merebut suaminya.. juga karena ulah mu aku sampai sakit'' Salsa berbicara sambil menunjuk tepat pada wajah Wina
''Omong kosong. Jangan beraninya kau tunjuk tunjuk seperti itu.'' menepis tangan Salsa '' dan aku bukan wanita seperti itu'' lanjutnya
''Oh masih mau mengelak ya rupanya. Ok kalau begitu, coba kamu lihat ini dengan baik'' Salsa pun langsung menunjukkan vidio yang ada di cctv butiknya..
Wina melihat video tersebut.. wajahnya langsung berubah tegang
Sial.. itu kan si Eva, sialan bisa tahu dari mana dia soal ini.. Kata batinnya.
''Lalu apa mau mu?'' kata Wina
''Saya hanya ingin kamu datang ke butik. lalu membuat pernyataan di Vidio. dan katakan kalau saya memang tidak tahu apa-apa. soal kali yang menikahi suami orang itu'' jelas Salsa
Wina justru tersenyum mengejek. ''Aku akan bayar pakai uang'' ucapnya Seolah merendahkan Salsa.
''Itu memang harus anda lakukan juga. Karena bukan hanya nama baikku yang tercemar tapi juga biaya yang sudah keluar pun memang anda harus menggantinya.. cuma saya sekarang Hanya ingin Anda klarifikasi masalah ini ''
''Apa perlu nama baik?'' dengan masih nada mengejek
''Ya. bagi saya itu penting. dan itu memang Anda harus bertanggung jawab. Kalau tidak mau maka dengan terpaksa saya harus melalui jalur hukum'' kata Salsa
Wina diam, seperti sedang berpikir. .
''Kasih saya waktu''
__ADS_1
''Tiga hari.. saya berikan kamu Waktu tiga hari. dan dalam tiga hari ini kalau kamu belum juga datang ke butik saya, maka dengan terpaksa harus jalur hukum.. ''