
Rafael Prama Soedirja, pria yang berumur 28Tahun kini, berdarah indo campur blasteran itu. yang tak lain adalah kakak kandung dari Mira Pramita Soedirja.. Sahabat dekat Airin
Rafael adalah lelaki Tampan, pintar, baik. ramah dan berteman dengan siapapun, sama dengan Mira dia pun tidak pernah membedakan, antara sesama..!
Walau dia dari keluarga berada, tapi berteman dengan siapa saja.! juga rupanya Rafael telah menyukai seorang perempuan.. sudah sejak lama dirinya , menginginkan wanita itu.
Tapi ya, Rafael harus berusaha dulu untuk bisa mendapatkan hati wanita ini.. dan juga Rafael sedang menunggu waktu yang tepat untuk melamar wanita itu langsung..!
karena Rafael, sudah ingin mempunyai hubungan yang serius. bukan untuk main-main lagi, Siapakah wanita yang Rafael suka, dan akan beruntung itu ya?
🌴
Kemarin siang Mama Laras Sudah pulang lebih dulu. karena memang kondisinya sudah lebih baik, sebelumnya juga Mama Laras mengunjungi cucunya Salsa, dan mengatakan kalau neneknya akan pulang lebih awal.. dan tentu mendoakan, agar Cucunya juga bisa pulang hari ini..
Hingga menjelang malam, baru dokter yang merawat Salsa kemarin, mengatakan bahwa Salsa pun sudah bisa pulang malam ini. karena kondisi Salsa sudah membaik, tapi dokter juga menyarankan untuk tetap menjaga kesehatan Salsa kedepannya....
''Asikk.. Calca bisa pulang hali ini ya Dad,'' Ucapnya dengan girang
''Iya syukurlah kamu sudah bisa pulang princess.. mulai sekarang Daddy akan menjaga mu'' balas Erik ikut tersenyum senang
''Tapi Daddy. Mama kemana? kenapa tidak datang atau menjemput Calca,kan mau pulang?'' tanyanya dengan wajah bersedih
__ADS_1
Erik yang sedang membereskan pakaian Salsa, pun menghentikan aktivitas nya. dan mendekat pada sang putri..
''Sayang lihat Daddy.. tatap Daddy.'' Titah Erik
Salsa menurut dan menatap kepada Erik
''Sayang tolong dengarkan ucapan Daddy dengan baik . Daddy mohon kamu jangan terlalu bergantung kepada Airin..'' Ujar Erik dengan nada serius
''Kenapa.? bergantung itu apa maksudnya Dad.'' masih belum mengerti rupanya
''Bergantung itu seperti ini sayang, jangan terlalu apa apa, harus dengan dia ada dia. dan jangan seperti tadi , sedikit sedikit kamu menanyakan nya.. kan disini ada Daddy juga.'' mungkin maksudnya Erik tuh baik ada saatnya Airin ada waktu untuk keluarganya juga begitu, tapi Salah menyampaikan
Salsa pikir Erik ini ingin menjauhkan Airin darinya lagi..
''Kenapa, tiba-tiba berteriak seperti itu. apa Daddy salah bicara ya?'' tanyanya dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal padahal
''Ya Daddy calah, kenapa Daddy mau menjauhkan Calca dengan Mama lagi ya?'' Jawab Salsa dan mengatakan ketakutan nya dan matanya mendelik pada Erik
''Ohh... Erik menghela napas pelan. dan tersenyum geli saat melihat mata putrinya seperti itu kepadanya. ''Rupanya Begitu ya. jadi Salsa itu menuduh Daddy ingin menjauhkan kalian iya?'' tebak Erik juga
''Ya. bukankah itu maksud yang Daddy ucapkan tadi kan?'' sekarang wajah Salsa merengut dan tangannya ia silangkan didepan dada ,
__ADS_1
Erik tersenyum lebar melihat Tingkah putrinya, Sudah besar ya rupanya, princess Daddy.. Kata hati Erik
Hingga Erik ingin menanyakan sesuatu pada putrinya. ini seperti waktu yang tepat pikir Erik..
''Sini.. sini Daddy mau bicara..'' Erik membawa putrinya kepangkuan nya
''Apa..'' Masih dengan nada cetus
''Loh kok gitu sih bicara sama orang tua?'' Tegur Erik pura-pura marah
''Ya maaf , habis Calca masih kesal kepada Daddy'' Kata Salsa
''Iya iya. sekarang lupakan ucapan Daddy yang tadi.. dan dengarkan baik-baik. apa yang Daddy tanyakan sekarang ya..'' Ujar Erik mulai berucap serius
''Ya Dad..'' Sambil menatap pada Erik
''Daddy mau bertanya pada Salsa, kenapa Salsa bisa menyebut Airin itu Mamanya Salsa.'' Erik berucap dengan hati-hati.
''Ya memang benal, itu kan Mamanya Calca, Dad.. kok Daddy Bertanya lagi sih.'' Ucap Salsa
''Iya cuma Daddy hanya ingin tahu, Oh ya. Salsa ingat tidak, saat baru bertemu dengan dia, waktu itu, kenapa Salsa langsung bisa menganggap dia Mama kamu.. coba ceritakan kepada Daddy..'' Sebenarnya Erik pun ingin tahu awalnya itu apa. Kenapa bisa sampai Salsa langsung menyebut nya ibunya?
__ADS_1
''Daddy. cebenalnya Mama itu suka Hadir di mimpi Calca, dan saat Calca sedang di taman waktu itu. Calca melihat wajah yang seperti ada di mimpinya Calca, dan itu pasti Mama. langsung deh Calca panggil Mama. biar tidak pelgi lagi'' Ujarnya dengan menatap lurus ke depan dan membayangkan saat awal pertemuan nya dengan Airin..!
''Bertemu dalam mimpi?'' ulang Erik pelan 'benarkah?