
Brakkk
kecelakaan itu terjadi dengan begitu cepat. Padahal tidak lama lagi Adrian akan sampai di restoran yang dia tuju ..
polisi langsung datang ke tempat kejadian. dan segera memasang garis polisi..
juga ambulans pun dengan cepat datang, dan membawa korban yang berada didalam mobil. . juga Tim SAR, segera ke TKP. dimana korban yang berada didalam mobil dan terjungkal ke sungai tadi
di restoran kini Salsa merasa aneh karena sudah hampir satu jam Adrian tak juga datang
''Dia jadi gak ketemu Lo nya?'' tanya Pricilla
''Katanya sih mau. dan bilang gue tunggu saja dia bakal datang. Tapi kok udah lama gini gak juga muncul tuh orang ya?'' bertanya tanya
''Coba Lo hubungin dia lagi'' usul Maura
''iya''
Salsa mencoba menghubungi nomor milik Adrian..
beberapa kali Salsa menghubungi tapi tak juga di angkat.
''Gak di angkat ya'' kata Salsa
''Hubungi terus sa!''
sampai akhirnya panggilan pun tersambung juga..
[Halo..] Salsa bicara
[iya halo. apa ini Dengan saudara pemilik ponsel ini?] tanya seorang wanita yang mengangkat telpon dari ponsel milik Adrian
Salsa tampak keheranan kok jadi suara wanita yang bicara
[Maaf ini Siapa? dan Adrian dimana?] tanya Salsa
''Ada apa?'' tanya kedua temannya
''Ini yang jawab kok jadi wanita'' balas Salsa
''Coba Lo loud'' suruh Maura
Salsa mengangguk dan panggilan sekarang di loud speaker.
[Ini saya petugas ambulance. dan saya sedang membawa korban kerumah sakit] jelas seorang perawat
[Ap-apa rumah sakit?,] Salsa terkejut . begitupun dua temannya.
[Tunggu Mbak. maksudnya yang punya nomor ponsel ini mengalami kecelakaan?] Maura menanyakan kejelasannya
[Ya benar.. Tuan ini mengalir kecelakaan di jalan xx .] jawab si perawat
''itu kan dekat sini'' kata Pricilla
''iya yang kita lewati tadi kan?'' sahut Maura
Pricilla mengangguk.. membenarkan!
Salsa terdiam.. dia sangat shock, kenapa bisa Adrian mengalami hal seperti ini?
[Lalu sekarang korban akan dibawa ke rumah sakit mana?] tanya Maura
__ADS_1
[Rumah sakit Medistra]
[Oh baik terima kasih]
[Sama-sama. dan Oh iya apa ini dengan keluarganya. tolong untuk segera menyusul ke rumah sakit. untuk mengurus administrasi] ucap perawat yang menganggap mereka sodara nya Adrian.
[Baik-baik nanti kami segera kesana] kata Maura.
''Sa kita harus kesana. melihat nya langsung. itu benar Adrian apa bukan'' usul Pricilla
'iya sudah kita pergi sekarang'' sahut Salsa
''iya lebih baik kita kesana sekarang'' jelas Pricilla
''Yasudah ayo kita pergi''
ketiganya beranjak. dan segera pergi, setelah tadi sebelumnya Sudah membayar tagihan. .
''Cill. Lo bawa mobil gue ya, gue masih shock soal ini. dan gak bisa bawa mobil'' ucap Salsa
''Ok sa. biar gue yang nyetir'' Pricilla mengambil kunci mobil yang Salsa berikan.
mobil ambulance yang membawa korban kecelakaan. sudah sampai di rumah sakit Medistra. dan perawat pria segera membawanya ke ruangan UGD..
kondisi korban cukup parah di bagian Kepala. . dan mengalami pendarahan.. juga kakinya terbentur hingga mengalami cedera.
dokter dengan segera menangani pasien korban ini.
tak lama setelah itu.. datang juga mobil Salsa dan temannya.. mereka bertiga turun dan segera mencari tahu dimana ruangan orang yang tadi mengalami kecelakaan
Setelah mendapat tempat dimana ruangan nya, mereka bertiga pun lebih pergi ke sana.
''Ra, Cill gue gak nyangka bakal kaya gini'' ucap Salsa. dia sampai gemetaran.
''iya Sa, Lo tenangkan diri.. dan kita doakan saja semoga Adrian baik-baik saja'' sahut Pricilla.
''iya. semoga''
tiba juga di ruangan UGD.. dan korban yang tak lain adalah Adrian masih didalam dan masih ditangani..
suster ada yang keluar. Salsa segera mencegahnya lalu bertanya ''Sus. saya mau tanya gimana sama yang mengalir kecelakaan tadi bagaimana sekarang kondisinya?'' tanya Salsa
''Oh yang pria itu.. iya beliau masih di tangani Dokter. dan ya kondisi cukup memprihatinkan karena ada luka di kepala juga kakinya'' jelas suster
''Apa sus lalu bagaimana?''
''untuk lebih jelasnya nanti tunggu hasil dari dokter, karena sekarang sedang di tangani dan belum sadarkan diri''
''Oh begitu . baik terima kasih sus''
''iya sama-sama permisi''
''Semoga Adrian baik-baik saja'' kata Salsa
''Kita berdoa saja''
''Hm..''
Cukup lama mereka menunggu Adrian yang sedang di tangani Dokter.. sampai akhirnya Adrian di pindah ke juga ke ruang perawatan yang lebih intensif..
saat pertama kali keluar dari ruangan UGD.. Tampak jelas terlihat wajah cemas dari Salsa.. Salsa tak menyangka bisa seperti ini kejadiannya.. di tambah orang yang mengalami kecelakaan itu adalah orang yang ingin bertemu dengan nya
__ADS_1
Benar. Orang itu adalah Adrian, yang sedang mereka tunggu-tunggu dari tadi..
''Ya ampun Adrian'' Salsa sampai menutup mulutnya dengan tangan..
''Sa tenang'' mengusap bahu Salsa
''Apa kalian keluarga pasien?'' tanya suster
''Kami temannya sus'' jawab Maura
''Oh baik. tolong ikut saya, cukup satu orang saja'' ucap suster
''Biar gue saja. Lo temani Salsa ke ruangan Adrian, nanti gue nyusul'' ucap Maura
''iya Ra'' sahut Pricilla
''Ayo sus. biar saya yang dengan suster''
''Oh baik ayo!''
Maura mengikuti suster tersebut. dan Salsa juga Pricilla mengikut ke ruang Adrian..
''Lo harus tenang Sa, demi akan baik-baik saja'' Ucap Pricilla
''Iya Cill.. Tapi jujur saja gue masih gak nyangka aja gitu Cill'' menatap Pricilla
''Iya gue tahu gue juga sama kok Sa,, gue juga masih shock'' kata Pricilla..
dan di ruangan yang berbeda kini Maura sedang duduk berhadapan dengan suster tadi mungkin suster bagian administrasi....
''Jadi mbak ini temannya korban?''
''Ya benar sus''
''Baik begini Mbak... teman mbak ini mengalami cedera di kakinya juga ada pendarahan di sebagian kepalanya.. kemungkinan untuk beliau sadar itu membutuhkan waktu yang sedikit waktu.. Jadi beliau belum bisa sadar untuk sekarang-sekarang ini.. terkecuali ads mukjizat'' sekarang dokter sedang menjelaskan
''maksudnya koma kah Dok?''
''Ya koma untuk beberapa saat.. bukan koma permanen.. dan beliau pasti bisa seperti semula hanya dengan bantuan orang yang dekat dengannya''
''Jadi Adrian akan sembuh dengan didekati orang terdekatnya''
''Ya benar.. pasien akan segera dan CEPAT untuk sadar kalau sering mendengar orang terdekatnya mengajaknya berbicara atau berinteraksi dengan nya hanya dengan satu sentuhan atau mengajak nya berbicara''
Siapa ya. gue kan gak kenal teman temannya.. juga gue harus gimana cara bicara sama ortu nya si Adrian... kata batin Maura
''Yasudah dokter terima kasih atas penjelasannya''
''iya sama-sama dan lebih baik segera hubungi keluarga dekat nya''
''iya tentu Dok. akan segera saya beri tahu keadaan nya Adrian pada orang tuanya..''
Setelah itu Maura meminta barang-barang milik Adrian.. dan ia segera menyampaikan Kepada orang tua Adrian soal kecelakaan putranya itu..
bagaimana tanggapan bunda Adrian. ya gengs!
simak selengkapnya
ok
ok
__ADS_1
ok
vote dulu biar author makin semangat gak lesuu