Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
part 57


__ADS_3

''TIDAK pokonya. Mama mau sekarang juga perempuan itu kamu terima kerja disini.'' putus Mama dengan tegas


Erik menghela nafas pelan..''Yasudah terserah Mama saja.!'' balas Erik


''Nah begitu dong. jangan lagi menundanya,'' Mama berucap dengan senang


''Erik kok jadi aneh sih, lihat Mama kenapa kukuh sekali. ingin memperkerjakan dia jadi pengasuh Salsa.. ada apa ma, sebenarnya?'' Erik ingin tahu


''Gak ada apa-apa.. memang Mama kasihan saja, saat melihat dia dengan gigih ingin mencari pekerjaan.. dan dulu dia juga mengatakan, tidak apa-apa kerja apapun dia akan terima'' Ucap Mama Laras panjang lebar, mengatakan apa yang dulu dia dengar dari Airin saat pertama kali mereka bertemu..!


Lalu Erik mencerna ucapan mamanya.. ternyata sama juga dengan yang Erik pikirkan.. yang Erik nilai dari wanita itu..! Rupanya sama. Mama pun menyukai kegigihan wanita itu .Ucap batinnya


''Jadi Rik. kamu sudah setuju ya.?''


''Iya. iya Erik ikut Mama saja'' jawab Erik


Mama tersenyum dan mengusap bahu putranya.. ''Terima kasih, Mama akan bicara kan dengan Airin.'' Mama kembali menemui mereka yang masih di ruang tamu.


''Salsa sini sayang. duduknya dengan nenek, kasihan Kaka nya. itu pasti pegal dari tadi surah gendong Salsa..'' Bujuknya ibu Laras. karena takut Airin pegal dari tadi Salsa tidak mau beranjak dari pangkuan Airin

__ADS_1


''Ah tidak apa apa kok Bu. Salsa tidak berat kok, ya kan Salsa?'' tanya Airin Kepada salsa dan tersenyum


Salsa hanya mengangguk senang.. Tentunya


Di sisi lain.. Erik yang melihat entah harus menjabarkan bagaimana perasaan nya saat ini..


''Oh ya Bu.. Em.. jadi sebenarnya saya diterima tidak bekerja disini nya?'' Airin sedikit ragu bertanya tapi juga butuh kepastian


''Oh iya. maaf Rin saya jadi lupa'' Sambil tersenyum ''Ya karena anak saya sudah setuju. maka kamu diterima kerja disini. jadi pengasuh Salsa ya.'' imbuh nya


''Yang Benar Bu?''


''Terima kasih banyak Bu.. sudah menerima saya dan saya sangat senang, ibu saya juga pasti sangat senang mendengar saya sudah dapat kerja, hehe'' Airin Begitu antusias mengatakan nya


Tanpa sadar, ditempatnya Erik ikut tersenyum kala Airin menyebutkan ibunya, ikut senang karena akhirnya Airin mendapatkan pekerjaan..


Lalu Erik berjalan menghampiri mereka.!


''Hei harusnya kau berterima kasih nya kepada ku... Karena ku kau diterima kerja disini'' celetuk Erik yang datang ke ruangan itu lagi . tadi Erik cuma menguping di balik tembok

__ADS_1


Semuanya menoleh ke arah Erik,, ''Ah ya.. aku aku juga berterima kasih kepada Anda'' Kata Airin pelan dan melihat ke wajah Erik


''Aku tidak mendengarnya?'' kata Erik mengerjai Airin


''Aku ucapakan terima kasih banyak '' setengah berteriak Airin mengatakan itu


''Hei berani sekali kau, berteriak padaku. dirumah ku lagi.'' Erik merasa senang mengerjai wanita yang pernah ditolongnya , Tapi raut wajahnya seperti marah


''Eh.. tidak tidak, aku tidak, bukan begitu maksud ku.. ' Airin menggeleng ''Mana berani saya begitu sama Anda..'' dengan senyum paksa


"Dasar lelaki menyebalkan.. terus saja ingin berdebat dengan ku.. huh Umpat Airin kepada Erik . yang pasti berucap dalam hatinya


''Sudah Rik . kau ini kenapa seperti anak kecil saja, malu Dong sama anakmu..'' Mama melerai keduanya


''Oh ya Bu. kapan saya bisa mulai bekerja nya?'' Tanya Airin pada ibu Laras


''Besok kamu sudah boleh bekerja disini.. Pukul Tujuh pagi kamu sudah harus ada disini . dan mulai menjaga putri saya, juga mengurus semua kebutuhan nya.!'' Erik yang menjawab dengan nada serius kali ini


''Oh baik baik.. saya akan datang besok seperti yang Anda katakan tadi..'' Ucap Airin pada Erik

__ADS_1


__ADS_2