Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
Syukuran kembalinya Salsa dan kehamilan Airin


__ADS_3

Gaes biar nyambung.. jadi othor jelaskan lagi. Ibu Yuni pernah menikah dengan suami pertamanya.. dan hadirlah Seorang anak yaitu Steffy. kakak dari Sinta, karena menikah tanpa restu.. maka ibu Yuni berpisah dari suami pertamanya.. lalu menikah lah lagi dengan ayah Tony. dan memiliki anak yaitu Sinta, Karena jarak antara Steffy dan Sinta hanya beda 3tahun maka wajahnya ada kemiripan. Jadi sudah jelas kan, Steffy itu kakaknya Sinta.. ya Steffy sebenarnya sudah tahu sejak lama kalau dia itu anak yang tidak diinginkan oleh kakek neneknya.. sehingga dia dendam pada Sinta, maka yang dimiliki Sinta, harus dimiliki nya juga


Kembali ke saat ini..


Erik menghampiri kamar putrinya. untuk melihat keadaan Salsa. Erik membuka pintu


Airin menoleh dan langsung terduduk ''Eh kamu sudah pulang mas?'' Airin menghampiri Erik


''iya. gimana keadaan Salsa?'' tanya Erik


''Alhamdulillah mas, Salsa pulang dengan selamat. tapi kita semua tidak tahu Salsa pulangnya dengan siapa. satpam juga tidak melihat orang yang mengantarkan Salsa'' jelas Airin


Erik mendengar kan yang Airin ucapkan. mungkin yang mengantarkan anakku adalah anak buahnya si Steffy.. tapi untung lah mereka tidak menyakiti putriku tidak sampai membuatnya terluka. .


''Mas kok melamun. lagi memikirkan apa?'' Tanya Airin


''Tidak ada. oh ya tolong siapkan pakaian ku. aku mau ke kamar mandi'' Ucap Erik


''iya baik mas'' Sahut Airin lalu segera melakukan yang Erik suruh


Setelah selesai makan malam tadi. sekarang Airin dan Erik Sedang menemani Salsa, yang masih tertidur pulas.!


''Mas.'' panggil Airin


''Hm. kenapa?''


''Mas, aku sepertinya mau mengadakan acara syukuran atas kembalinya Salsa. juga sekalian acara Empat Bulan anak kita ini'' Ujar Airin mengatakan keinginan nya itu sambil menatap Salsa dan memegang perutnya


''iya itu lebih bagus kita segera lakukan acaranya besok,'' Kata Erik


''Iya baik mas''


''Kamu sudah beritahu Mama?''


''Sudah mas. Mama juga akan mengundang ibu ibu pengajian katanya'' Jawab Airin


''Iya bagus kalau begitu.. aku keluar dulu sebentar ya.'' Pamit Erik


''Hm.''


''Sayang ayo bangun. makan dulu ya'' Ujar Airin


Salsa perlahan membuka mata.. tapi tiba-tiba kembali menangis dan ketakutan ''Mama. . Mama'' Ucapnya


''Sayang. Salsa hei, lihat ini Mama disini Nak'' kata Airin menenangkan

__ADS_1


''Mama'' Salsa menatap Airin


''iya Sudah ya, sudah jangan takut lagi.. Mama Daddy nenek sudah ada disini'' kata Airin lagi


Kita makan sekarang ya'' Ajak Airin


''iya'' Salsa mengangguk


keesokan paginya..


''Pagi Princess Daddy'' Ucap Erik begitu Salsa bangun


''Daddy. pagi juga Dad,'' sahut Salsa tersenyum bahagia


''Nih Daddy sudah siapkan sarapan spesial buat princess.. mau makan sekarang, apa nanti'' Ujar Erik yang memang sudah membuat nasi goreng seafood kesukaan putrinya.


''Iya mau Dad, tapi Calca mau ke Kamal mandi dulu ah'' Ujar Salsa


''Yaudah sini Daddy antar'' Erik pun menggendong Salsa


''Ok..''


Setelah selesai


hmm.'' Salsa mengangguk


''Aduh, aduh lagi pada ngapain ini seru banget kayaknya. Mama gak di ajak ya'' Airin menghampiri dengan berpura-pura cemburu


''Mama, cini ma. ikut makan baleng Calca. ini Daddy loh yang buat'' Ucap Salsa sambil menunjuk pada nasi goreng


''Oh ya jadi Daddy yang buat ya. HM kok Mama gak di buatin juga sih Dad'' Airin kembali merajuk


Erik hanya tersenyum melihat tingkah istrinya ini.. seperti anak kecil saja. Pikir Erik dalam hati


''iya Daddy. yang buatkan sarapan ini untuk Salsa. tapi kenapa Daddy gak buat juga untuk Mama, karena kan Mama gak suka seafood'' Ujar Airin lalu mencium pipi Airin


''Oh itu Pakai seafood ya Dad'' Sahut Airin


''Hm iya'' Balas Erik


''Ya tapi kan bisa bikin juga untuk Mama. jangan yang pakai seafood'' Ujar Airin


''iya ok ok nanti Daddy buatkan.'' Ucap Erik akhirnya


''Eh tunggu.'' Airin tiba-tiba seperti sedang berpikir

__ADS_1


''Ada apa?''


''ini sepertinya Mama. tiba-tiba pengen rujak cingur deh Dad..'' Ucap Airin


''Rujak? ini kan masih pagi. tidak boleh'' ucap Erik melarang


''Ih kok tidak boleh sih Dad, ini anaknya loh yang mau.. beli sekarang ya'' pinta Airin lagi sudah memelas


''Tidak. ini terlalu pagi untuk makan rujak. yang lain saja. nasi goreng seperti Salsa mau ya-'' Erik mencoba membujuk Airin


Airin menggeleng dan matanya sudah berkaca-kaca ''Mau rujak sekarang'' sahut Airin benar-benar sudah seperti anak kecil yang tidak dibelikan ice crem


''iya nanti siang saja. ini masih pagi''


''Mas, ini anakmu loh yang pengen'' Ucap Airin sambil memegang perutnya


''Daddy kenapa gak kasih Mama Lujaknya, kacihan Dad, Dedek bayinya'' Sahut Salsa yang sedari tadi melihat orang tuanya itu berdebat


Salsa ikut mengusap perut Airin


''Salsa, ini masih pagi tidak boleh makan rujak jam segini.'' ucap Erik kukuh


''Erik. kamu ini dari tadi Mama perhatikan kamu keras kepala banget.. Rik kamu harus bedain yang sedang ngidam dengan yang tidak.. untuk kita ya tidak boleh makan rujak dijamin segini.. tapi ini kan orang yang sedang hamil mengidam. dan itu anakmu yang mau loh Rik. masa kamu gak paham'' ujar Mama tiba-tiba datang dan memarahi Erik


''Ya ma. aku juga tahu. tapi..''


''Kan sudah nama bilang, orang yang sedang mengidam harus d turutin.. sudah cepat beli rujak yang istrimu pinta'' Suruh Mama


''iya iya. aku pergi beli sekarang.. kamu menang'' ucapnya sambil mencium kening Airin dan berlalu pergi


''Makasih mas''


Akhirnya Erik pergi juga untuk membeli rujak keinginan istri dan calon anaknya itu


Malam harinya.


malam ini acara syukuran atas kembalinya Salsa juga acara empat bulanan kehamilan Airin, sudah akan dimulai disana juga sudah ada Ibu Yuni dan ayah Tony ikut hadir. untuk mendoakan sang cucu, dan beberapa tetangga. ibu ibu pengajian yang Mama Laras undang. juga ada ustadz Yang memimpin doa..


''Mas. aku berharap semoga keluarga kita sekarang selalu dalam lindungan Allah.. kita dijauhkan lagi dari bahaya Seperti kemarin.. anak anak kita, juga Mama ibu semoga selalu sehat dan di jauhkan dari bahaya apapun'' Ucap Airin pada Erik


''iya amiin. semoga ya sayang.. keluarga kita tenang dan dijauhkan dari segala bahaya. dan mulai sekarang aku akan menjaga kalian semua'' Ujar Erik memeluk Airin dan Salsa yang sedang berada dipangkuan nya


Amin-kan gaes.!


Selesai.......

__ADS_1


__ADS_2