
''Emhh emmh.. lep-pas'..'' gumam Airin tak jelas karena mulutnya masih dibekap orang itu
''Diam..'' bentak pria itu
Mata Airin membulat kala mendengar suara lelaki yang sedang membekap mulutnya
Dia!
Airin semakin berontak namun tetap tenaga nya kalah. dengan pria ini
Dan Airin menggelengkan kepalanya juga enggan melangkah saat orang itu semakin membawanya ke ranjang milik Salsa.
'tolong aku siapapun.. Teriak Airin dalam hati, Oh Tuhan mau apa sebenarnya pria ini. dan kenapa dia ada disini, Apa dia tidak tahu kalau anaknya ini sedang sakit..
Tidak, kenapa dia mau membawaku ke tempat tidur? Airin bertanya tanya dalam benaknya..
__ADS_1
**
Dengan kasar Erik membanting tubuh ramping itu ke ranjang anaknya.. dan Erik pun menyeringai kala melihat wajah wanita ketakutan
''A...apa mau mu, jangan macam-macam ya, aku bisa teriak.'' Teriak Airin mencoba untuk melawan pria ini
''Hahaha.. mau teriak , ayo silahkan saja kau teriak tidak akan ada yang menolong dirimu.'' bentak Erik tepat ditelinga Airin
''Lepas, aku harus ke rumah sakit sekarang.'' Airin berusaha menyingkirkan tubuh Erik dari atas tubuhnya
Oh tidak rupanya dia sedang mabuk, Uhh bau sekali ini sangat menyengat, Tapi apa maksudnya dia menuduhku menemui lelaki? siapa yang dia maksud? kata batin Airin
Lamunan Airin tersadar saat Erik ambruk di atasnya. dan bergumam ''Kau begitu sangat akrab dengannya. kau pun bisa tertawa dan seperti bahagia bersama nya. Tapi kau selalu cetus padaku dan kau tidak pernah mau bicara atau sekedar mengobrol denganku.. kau kau kenapa seperti itu dengan ku, apa aku ini tidak pantas untukmu. Oh atau aku ini pria payah , ya aku ini memang pria payah, payah'' Pekik Erik juga mengatakan apa yang menjadi penyebab dia mabuk Seperti ini. dan setelah mengatakan semuanya. Erik pun ambruk di tubuh Airin. dan langsung terlelap dan memeluk tubuh Airin erat,
"Kau ini bicara apa sih. cepat bangun aku tidak bisa bernafas, kau itu berat.." Ujar Airin
__ADS_1
"Dia tertidur lagi. Kenapa harus di atas ku. kau berat dan bau minuman.. dan kau bukan hanya tukang marah-marah, tapi kau juga seorang pemabuk.. sungguh aku tak menyangka Salsa yang lucu bisa punya ayah seperti mu.. dan benar kau memang payah.."Airin menekan kata Payah
Airin ingin menyingkirkan tubuh Erik yang berada diatasnya itu.. tapi tiba-tiba Erik kembali memeluk nya semakin erat, dan sedikit membuka matanya.
"Berani sekali kau mengataiku dan mengumpat tentang ku.. aku memang payah tapi kau jangan coba-coba lagi membawa anakku dalam setiap perbuatan ku." Ucap Erik yang tiba-tiba tersadar
"Hei jadi kau tidak beneran tidur. kau itu sedang mencari kesempatan ya. awas kau menyingkir lah" Titah Airin dan menatap tajam pada Erik
"Diam Jangan berisik dan kau yang terlalu banyak bicara dan karena tadi kau sudah berani mengataiku. kau harus dihukum.." Ucap Erik
" Di hukum apa maksudmu.." ucapan Airin terputus dan....
"Aaaaawh..."Pekik Airin
". Apa yang kau lakukan padaku . lepaskan Sialan .. lep_pas" Airin kaget saat tiba-tiba lelaki ini memberikan hisapan di lehernya.. dan Erik pun memberikan rasa yang entah apa?. karena ini pertama bagi Airin.
__ADS_1
"Itu hukuman untukmu sayang" Ucap Erik pelan tepat ditelinga Airin. dan setelah mengatakan itu Erik benar-benar terlelap dalam tidurnya.