Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
part 87


__ADS_3

''Maaf pak saya bukan pacar nya Pak Erik.'' Jawab Airin dan menatap ayah Tony


''Bukan, lalu kenapa Salsa bisa memanggil mu Mama?..'' ayah Tony bertanya lagi


''Pak. tolong jangan salah paham. saya ini hanya bekerja di rumah ibu Laras. menjadi pengasuh nya Salsa begitu Pak. dan kalau soal Salsa yang memanggil saya Mama itu . saya pun tidak tahu kenapa, Salsa bisa memanggilku Mama. saya tidak punya maksud apa-apa. karena bukan saya yang menyuruh Salsa untuk menyebut saya Mama. pak'' Airin menjelaskan semuanya, dan juga meminta agar kakeknya Salsa ini tidak berpikir bahwa Airin yang meminta Salsa.. atau mungkin ingin menjadi Mama nya, tidak Airin. tidak pernah berpikir untuk menjadi ibu sambungnya!, Ah mungkin belum ajah ya Rin?. Tanya author


''Maafkan saya. bukan maksud saya untuk menuduh mu. saya mengerti kalau kamu mungkin menganggap saya akan menyalahkan kamu. tidak kamu jangan khawatir. saya bukan ingin memojokkan kamu. ya saya tadi Hanya ingin tahu, tapi setelah saya mendengarnya. saya perpikir mungkin cucuku. merindukan sosok ibu kandungnya..'' ujar ayah Tony dengan raut wajah sedih.. dan juga tidak menyalahkan Airin


''Pak. yang sabar, jangan terlalu dipikirkan. ya mungkin Salsa hanya sedang merindukan ibunya. dan ya Salsa masih kecil, pasti masih butuh waktu untuk mengerti tentang keadaan nya..'' Ucap Airin bijak dan mengusap tangan ayah Tony, untuk menenangkan


''Iya kamu benar nak. Salsa cucuku masih butuh waktu untuk menerima ini semua.'' Jawab ayah Tony membenarkan ''Yasudah saya harus kembali ke ruangan ibu Laras. disana juga ada neneknya Salsa, biar gantian sekarang dia yang melihat cucunya..'' Pamit ayah Tony


Dan berjalan menghampiri Salsa dan mencium keningnya Salsa.. ''Sayang. kakek pulang dulu ya, biar nenek mu yang menjaga mu disini . cepat sembuh cucuku..'' ucapnya dan langsung berbalik menuju pintu keluar. sebelum benar-benar pergi ayah Tony kembali menoleh pada Airin dan mengatakan ''Tolong jaga cucuku ya. aku menitipkan cucuku padamu..'' ucapnya

__ADS_1


''Baik Pak. pasti saya akan menjaga dan merawat Salsa, cucu Anda'' Airin mengangguk mengiyakan


''Yasudah saya pergi dulu.'' Ucap ayah Tony


''Baik Pak silahkan..'' jawab Airin


Setelah Kepergian kakeknya Salsa tadi. Airin langsung rasanya bisa bernafas dengan lega.. ''Huhh syukurlah kakeknya tidak menuduhku dan tidak marah saat tahu, cucunya memanggil orang lain dengan menyebut Mama. aku sungguh sangat takut. tadi kalau tiba-tiba, bapak tadi itu memarahi ku. dan menuduhku, sengaja ingin mendekati Salsa.Cucunya...'' monolog Airin berbicara sendiri


***


''Ya saya mau bertanya. apa di klinik ini ada pasien yang bernama Salsa, atau em ibu Laras?'' Tanya Erik pada suster cantik itu


''Tunggu sebentar ya. saya cari dulu.'' Suster itupun mencari dari dalam daftar pasien ''Oh ada pak. dan dua-duanya pun ada di rawat di sini..'' Jawab Suster

__ADS_1


''A.apa,?'' Pekik Erik dan merasa sangat cemas, ''Ada disini dan.. dan juga dirawat Sus..'' Erik ingin memastikan lagi. dan semoga Hanya pendengaran nya yang tadi bermasalah


''Iya memang benar Pak.. anak kecil itu yang bernama Salsa. dan juga mungkin neneknya yang bernama Laras, mereka tengah dirawat di klinik ini..'' Suster pun menjelaskan dengan lebih rinci


''Dimana Sus. dimana ruangan anakku dan Mama.'' Erik bertanya bagai orang gila


''Yang anak kecil di bagian ruangan anak. dan yang ibu Laras di bagian,umum'' Jawab Suster


''Ok terima kasih Sus'' setelah mengucapkan itu Erik langsung berlari menuju ruangan Mama Laras terlebih dahulu.. Erik pun tak ingin membuang waktu setelah sampai. langsung membuka pintunya. dan saat masuk yang dilihat itu wanita yang di cintai nya . . Tapi orang itu menatap nya dengan tajam..


''Dari mana kamu.. apa yang kamu lakukan, semalaman ini.. ayah macam apa dirimu..'' ibu Laras langsung mencecar anaknya dengan segala pertanyaan dan tatapannya sangat menusuk


Erik berjalan mendekati Mama Laras, dan langsung memeluk Mamanya, ''Ma. maafkan Erik tolong maafkan Erik ma, Erik tidak tahu kalau Mama dan Salsa sakit. tolong maafkan Erik.'' Erik berucap Begitu lirih, dan masih memeluk tubuh Mama Laras

__ADS_1


Perlu di maafkan gak gaes, Mas Erik ini? Hem.. ayo kencengin lagi like nya. makasih


__ADS_2