Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
25


__ADS_3

''Tolong bantu pakaikan ya'' pinta Adrian sambil tersenyum pada Salsa.


''Oh o-ok''


Salsa pun mendekat dan kini membantu memakaikan baju untuk Adrian, lagi-lagi dengan jarak sedekat ini. jantung keduanya berdetak lebih kencang lagi


Salsa sampai gemetaran


''Kenapa?''


''Hah apa?''


''Kenapa tangan kamu gemetaran gitu?''


''Oh ti-tidak apa-apa kok'' sambil coba rileks.


Kalian suka gitu juga gak kalao di deketin cowok ?


saat tak sedikit sengaja kelit mereka bersentuhan Salsa gemetaran lagi..


''Sa''


''Ya''


''Kamu lapar?''


''Lapar? enggak'' sambil menggeleng


''Tapi kamu seperti kelaparan''


''Gak kok aku sudah makan. kok kamu bicara kaya gitu sih?'' protes


''Bukan apa-apa sih Sa, tapi kamu itu yang lagi lapar. lihat tangan kamu tadi gemetar gitu'' Ucap Adrian menjelaskan


sebenarnya malu banget sampai ketahuan gini. bukan karena benar dia belum makan. Tapi benar tangannya itu memang gemetar,


dengan cepat cepat Salsa memakai kan baju nya Adrian.. ini harus segera di bereskan!


saat hampir selesai!


Tapi tiba-tiba ada yang masuk dan mengagetkan keduanya..


''Hei sedang apa kalian?'' Teriak seseorang


entah refleks atau apa? Tapi kini Salsa malah jatuh menimpa dada Adrian..


''Aduh sorry'' Ucap Salsa tapi masih di pelukan Adrian


Adrian menggeleng cepat sambil tersenyum pada Salsa yang tepat berada didepannya..


''Oh oh... kalian sedang apa?. kenapa semakin berani sekali?'' pekik orang yang sedari tadi melihat


''Eh..'' buru-buru Salsa bangun dan berdiri tegak. Tapi Salsa seperti tidak berani menatap wajah perempuan tua didepannya.!


wanita tua itu berjalan semakin mendekat mereka.. dan berdiri tepat di samping Salsa


''kalian tadi itu sedang apa? bukan kamu ini masih sakit? kok bisa-bisanya berbuat yang senonoh begitu?'' menatap Adri dan Salsa bergantian

__ADS_1


Salsa terkejut kok bisa di Katai kaya gitu?


Karena tadi itu yang di lihat di Oma. Salsa dan Adrian terlihat seperti sedang berciuman.. mungkin karena jarak mereka terlalu dekat..?


''Astaga Oma. kenapa Oma bisa berpikir kaya gitu sih Oma.. kita gak ada lakuin itu'' Adrian tentu membantah dan tidak enak pada Salsa


''iya benar nyonya. kami tidak melakukan sesuatu apapun'' sahut Salsa tentu mengatasi dan membantah tuduhan ini.


''Lalu tadi sedang apa?''


''Oma tadi itu Drian gak bisa pakai baju. Jadi Adrian meminta bantuan dari Salsa'' jelas Adrian


''Apa? gak pakai baju? habis ngapain?''


''Meemang menurut Oma apa lagi? tadi baju nya Drian basah dan harus di ganti. Tapi aku tidak bisa memakai nya sendiri Oma, tangan Drian masih sakit?''


''Benar Seperti itu?'' menatap keduanya


lalu dengan cepat keduanya mengangguk memang benar itu kenyataannya!


''Oh yasudah. Kalau itu benar yang terjadi seperti itu.. tapi ingat ya jangan pernah melakukan yang di luar batas.. Oma tidak suka'' peringat Oma nya Adrian


''iya Oma.. kita juga sudah dewasa kok. kita tahu mana yang boleh dan tidak''


''Ya nyonya kita tidak mungkin melakukan hal yang tidak mungkin''


''Bagus bagus kalau begitu... Oh ya'' menatap Salsa


ini siapa Drian? pacar kamu?'' lanjutnya Oma Bertanya lagi soal Salsa


''iya Oma'' jawab Adrian Cepat. dan memotong ucapan Salsa tadi


Salsa langsung menatap Adrian tajam. dan meminta penjelasan?


Adrian hanya melambaikan tangan dan berkedip-kedip beberapa kali. Seolah bilang Salsa tenang saja!


''Oh ya apa benar ini pacar kamu.. akhirnya cucu Oma mau punya pacar juga, Oma senang mendengar nya Drian'' rupanya reaksi Oma Adrian begitu bahagia sepertinya!


''Kenapa gini?'' tanya Salsa berbisik sangat pelan


''please'' jawab Adrian dengan memohon


''Apa kalian sudah lama pacaran nya?'' tanya Oma lagi


''Ya sudah Oma.. kami berpacaran Enam bulan lalu. dan ini adalah anak kecil yang pernah Drian ceritakan dulu pada Oma'' kata Adrian


''oh ya? Yang mana?''


''itu loh Oma! Yang pernah Adrian ceritakan saat kecil kalau di Kelas sekolah ada perempuan Cadel. dan ini lah orangnya Oma'' jelas Adrian


Salsa Langsung melotot tak suka pada Adrian. Oh tidak apa maksudnya dia ini.. mengatai ku cadel pada semua orang.. kata hati Salsa kesal


'Oh iya iya yang dulu kamu tidak suka kan? lah tapi kok sekarang kamu jadi suka dan pacaran lagi?'' Oma sekarang jadi heran


''Nah iya kan nyonya.. aneh kan masa ada orang yang benci tidak suka sama si cadel. Lalu sekarang dia jadikan pacar'' sahut Salsa ingin membela diri dan mengejek Adrian.


''Sa, kenapa reaksinya kamu kaya gitu? kan kita pacaran nya pura-pura'' bisik Adrian di telinga Salsa

__ADS_1


''Hah oh iya?'' Salsa jadi lupa. dan terbawa suasana deh


''Oma, perasaan seseorang itu bukannya datangnya tiba-tiba ya? dan begitu juga dengan perasaan Adrian.. ya aku akui dulu aku memang tidak suka dengan perempuan cadel ini'' memegang tangan Salsa


Tapi entah kapan dan Entah mengapa? sekarang rasa itu tumbuh rasa cinta dan suka itu sudah bersemayam di hati Adrian Kepada perencanaan cadel ini'' lanjut nya dengan penuh ketegasan keseriusan . Adrian menatap Salsa begitu dalam sambil tersenyum. Adrian memegang tangan Salsa lebih erat lagi Seolah tidak mau lepas?


Salsa tak mengerti apa sekarang ini Adrian sedang serius atau kembali ke pura-pura an mereka? entahlah. Tapi Salsa seperti melihat ada keseriusan!


''Ya Oma. memaklumi perasaan kamu Adrian, memang mustahil bagi pria yang tidak suka pada gadis muda ini termasuk kamu Adrian. karena gadis ini cantik'' puji Oma


Salsa merasa tidak enak di puji oleh Oma Adrian. Salsa hanya balas dengan tersenyum.!


''Apa kamu juga sama mencintai cucuku?'' tiba-tiba Oma Adrian bertanya seperti itu pada Salsa


Salsa kan jadi gelagapan dia harus jawab apa? Salsa menatap Adrian..


''jawab saja sesuai isi hatimu'' bisik Adrian


''Ya'' jawab Salsa masih menatap Adrian


''Apa benar?''


''Ya saya sepertinya mulai menyukainya''


''Mulai menyukai? bukannya sudah saling berpacaran?'' Oma ini pintar sekali


''Eh itu anu Oma maksudnya. saat itu sama menyukai, dan sekarang saling menyukai'' Adrian yang menjawab


''Oh iya bagus deh kalau seperti itu ya? kalian kalau menjalani hubungan itu harus dua-duanya saling suka saling mau. agar hubungan kalian tetap awet tetap penuh keharmonisan..''


''Oma?''


''Ya?''


''Apa Oma merestui hubungan aku dengan Salsa?'' tanya Adrian


Oh Adrian drama apa lagi ini.. kata batin Salsa


Oma menatap lagi pada Salsa


Salsa pun tersenyum..


''Ya Oma, suka dengan calon istri kamu. dan Oma merestui'' jawab Oma


Apa? calon istri?


Salsa menatap lagi pada Adrian, tapi yang ditatap kini malah cuek.


''Syukurlah kalau Oma merestui hubungan kami.. karena Oma, Adrian itu sangat mencintai pacar Adrian ini.. sampai-sampai Adrian rela terluka dan kesakitan demi perempuannya cadel ini'' Ucap Adrian serius


''Aku udah gak cadel ya Adrian!''


Salsa jengkel rasanya.


''iya Adrian. mana ada sudah dewasa begini Cadel'' timpal Oma..


''Oma, Oma tidak tahu sih. itu tuh nama panggilan kesayangan dari aku untuk pacar aku Oma'' Kata Adrian tersenyum lalu mencubit pipi Salsa.

__ADS_1


__ADS_2