Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
127


__ADS_3

Selamat malam gaes, sehat selalu ya kalian.


Yu dukung lagi karya othor.. jangan bosan bosannya..


❤️


Airin dan Erik sedang berada di kamar Milik Airin. ini masih di rumah ibu Ros


Dan rencananya Erik ingin mengajak mereka makan malam...


''Aku mau mengajak kalian makan malam bersama'' ujar Erik


''Memang ada acara apa?'' Tanya Airin


''Oh tidak ada apa-apa kok. ya ini hanya acara kecil-kecilan, untuk merayakan pernik kita'' jawab Erik


''Merayakan? diatas penderitaan orang ya?'' pungkas Airin


''Apa maksudmu?'' Erik langsung menatap Airin tak suka dengan Ucapan nya tadi


''Ya, aku merasa seperti orang yang kejam. kalau aku menuruti mu dengan ajakan mu tadi, yang mengatakan kita akan merayakan. sedangkan kak Rafael itu sedang terluka perasaannya.'' Ucap Airin

__ADS_1


Dahi Erik mengernyit ''Siapa maksudmu heh?'' Erik belum tahu kalau pria itu bernama Rafael


''Siapa? ya tentu dia adalah pria yang telah ku lukai perasaan nya'' ucap Airin


''Oh, jadi maksudmu kau masih memikirkan lelaki itu lagi? segitu spesialnya kah dia heh!'' tanya Erik tak suka


''Ya kamu pikir sendiri dong. dan kamu juga harus tahu karena perbuat mu. aku ini sekarang merasa jadi Manusia yang kejam.''


''Loh apa sih aku tidak mengerti. aku ini hanya mengajak mu dengan ibu untuk makan malam, terus kenapa kau bawa-bawa pria lain segala. dan merembet seperti ini?'' Ucap Erik


''Ya itu salah mu. karena mu kak Rafael pergi dan aku sekarang sangat merasa bersalah'' ucap Airin


Airin terdiam, kok begitu bicaranya. kan setidaknya Erik ikut merasa bersalah pada Rafael. pikir Airin


''Kenapa diam. apa kau sedang memikirkan untuk pergi dengannya juga heh?'' tanya Erik penuh emosi


''Aku.. aku.. tidak berpikiran seperti itu, dan berhenti ya! menganggap ku seperti itu, aku hanya ingin kau juga memikirkan perasaannya kak Rafael'' ujar Airin akhirnya mengatakan yang ingin dia bicarakan


''Oh jadi itu nama pria itu?'' Tanya Erik


Airin tak menanggapi pertanyaan Erik, ia enggan berdebat lagi

__ADS_1


''Sekarang jadi tidak kita pergi?'' kembali Erik Bertanya


tapi Airin masih terdiam, sungguh sebenarnya enggan untuk pergi kemana-mana. apalagi mengingat ucapan Erik, ini untuk merayakan pernikahan mereka


Erik yang Melihat Airin masih terdiam. Mulai mengerti ''Yasudah aku ulangi lagi perkataan ku. kita hanya makan malam biasa, tapi dengan berkumpul bersama keluarga kita. apa salah?'' Kata Erik mengubah perkataan nya


Airin kembali menatap pada Erik, ''Aku tanya dulu ibu'' Ucap Airin ingin beranjak


''Aku sudah bilang ibu. dan dia setuju kok'' Kata Erik


Airin kembali duduk dan menatap Erik heran ''Aku gak ngerti ya! kok sepertinya kau terlalu mendekati ibu. ada apa? apa kau merencanakan sesuatu?'' Airin bertanya sambil menatap curiga


''Kenapa kau melihat ku seperti itu, apa salah aku dekat dengan mertuaku sendiri hem?'' Erik bukan menjawab tapi balik bertanya


Airin membuang muka. dan Airin sudah merasa kalau akhir akhir ini. Erik seperti dekat dengan ibunya, juga ibunya selalu mengiyakan ajakan Erik.. ada apa kah ini? pikirnya Airin bertanya-tanya


'' Sudahlah jangan terlalu banyak memikirkan hal yang lain-lain dan jangan berpikir yang buruk tentang ku. aku tidak ada maksud apapun pada ibumu atau padamu. Airin dengar aku katakan lagi padamu sekarang.. kita mulailah untuk saling terbuka dan saling menerima. Airin kumohon Mulai sekarang. cobalah buka hatimu dan kita memulai hubungan ini dari awal.. Airin kumohon terimalah aku dan anakku'' Ucap Erik berlutut dihadapan Airin. dan berucap dengan serius


Airin menatap pada Erik. dan Airin berpikir tak ada salahnya mungkin dia harus mencoba untuk membuka hatinya untuk Erik . apalagi sekarang statusnya sudah menjadi istrinya Erik. Airin kembali menatap Erik dan mendengarkan setiap perkataan Erik yang serius itu. hingga akhirnya Airin mengangguk menyetujui permintaan Erik..


Dan setelah itu.. keduanya saling berpelukan.. ''Terima kasih Airin'' ucap Erik Airin hanya mengangguk

__ADS_1


__ADS_2