
Erik sudah sampai dirumahnya dengan diantar Boby teman Erik.. beruntung Erik tidak sempat dibawa pergi oleh wanita itu..
hingga akhirnya Erik sekarang sudah selamat dari jebakan wanita misterius itu.. perlahan Erik berjalan menuju kamarnya , dengan tertatih Erik berjalan.. karena tidak kuat dengan keadaan tubuhnya ini... juga mendadak Kepalanya sangat pusing
Mungkin Erik sangat butuh pelepasan..
Kebetulan juga saat itu Airin sedang menuju dapur karena tadi ia sedang haus.. Airin samar-samar mendengar suara mobil datang.. lalu rupanya sudah ada Erik yang sedang berjalan tertatih.
Buru-buru Airin menghampiri Erik dan memegang tubuh Erik yang Limpung
''Ada apa? kau kau kenapa?'' Airin sangat panik
''Airin'' Erik menatap Airin dengan sayu
''Ada apa?'' Airin menangkup wajah Erik merasa sangat khawatir ''Astaga tubuhmu panas, apa kau sakit?'' tanya Airin lagi
Erik menggeleng ''Tidak, aku tidak sakit tapi''
''Tapi kenapa?'' dengan sangat panik Airin berucap
''Tapi tadi ada yang memasukkan obat ke minuman ku.. dan sekarang badanku kepanasan,'' Ucap Erik
''YaTuhan kenapa bisa?''
''Aku juga tidak tahu. Mungkin ya ada yang sengaja memasukkan nya. dan ingin berbuat jahat padaku, karena hanya minuman ku saja yang diberi obat itu tidak dengan minuman teman-teman ku'' Erik pun menjelaskan
''Airin aku aku sudah tidak tahan'' Erik berbicara dengan tersenggal karena menahan sesuatu
''Lalu aku harus bagaimana?'' Airin juga bingung juga merasa kasian
__ADS_1
''Tolong aku''
Airin terdiam dia harus bagaimana.. Ya Airin mengerti Erik sedang sangat butuh bantuannya,, tapi Airin masih belum siap.!
''Ku-mohon'' Erik menatap Airin dengan tatapan memohon
''kita ke kamar mandi ya. seingat ku ini bisa di atasi dengan air'' Ucap Airin meminta Erik untuk berdiri
Tapi Erik tetap bergeming dan menggeleng lalu berkata ''Lakukan lah sekarang Airin. kumohon bantu aku, aku tahu kau masih belum siapkan? tapi kumohon lakukanlah sekarang.. aku hanya ingin kau yang melakukannya.. Airin dengar Dimata Agama juga negara kau sudah sah istriku.. lakukanlah sekarang Airin'' pinta Erik juga menjelaskan
Airin mencerna setiap perkataan Erik.. ya memang semua tidak ada yang salah.. semua itu benar adanya.. baiklah tidak ada salahnya Airin melakukan nya sekarang Mungkin ini sudah waktunya ia berbakti kepada suaminya. Begitu dalam pikirannya Airin
''Baiklah aku aku siap'' Ucap Airin
''Kau serius?'' Erik memastikan
''Hm'' angguk Airin
''Kau siap?'' Tanya Erik saat permainan inti akan dimulai
Airin mengangguk ''i-iya''
''Ini akan sedikit sakit, kau rileks saja ya'' Erik memberi tahu Airin terlebih dahulu agar tidak shock
''Baik''
Dan akhirnya sudah terjadilah. yang harus terjadi..
dan ini pertama kalinya bagi Airin merasakan Surga dunia yang Erik berikan
__ADS_1
Pun demikian dengan Erik ini juga yang pertama baginya mendapat yang bersegel
🌻
Pagi hari
Dua insan yang masih tertidur karena kelelahan itu.. pun saling berpelukan..
Airin terbangun lebih dulu, ia membuka matanya dengan perlahan.. dan saat ia ingin turun ke bawah tapi ada sesuatu yang terasa sakit dari inti tubuhnya itu
''Awh'' keluh Airin dengan sedikit teriak
''Ada apa?'' Erik langsung terbangun kala mendengar suara Airin yang seperti kesakitan
''Em tidak ada'' Airin jadi gugup saat mengingat yang semalam terjadi kepalanya ia tundukkan
''Hei ada apa. lihat pipimu jadi seperti tomat'' Erik sengaja menggoda Airin yang sedang malu malu itu
''Ih apa sih'' Ucap Airin dengan membuang muka
Airin kembali mencoba untuk berdiri tapi kembali dirasanya ini sangat perih
Erik tentu paham dan dengan sigap Erik pun menghampiri Airin ''Biar ku bantu'' Ucap Erik dan ingin menggendong Airin
''Eh tidak udah buat aku jalan sendiri'' Ucap Airin merasa tidak nyaman
''Semalam kau sudah membantu ku. dan biarkan sekarang aku yang membawamu ke kamar mandi. karena ini ulahku juga bukan?'' Ucap Erik menjelaskan
''Ba-baiklah'' Walau dengan malu Airin mengiyakan juga
__ADS_1
Dan Erik segera menggendong Airin menuju kamar mandi..