Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
Part 85


__ADS_3

Lelaki tampan itu menggeliat kan tubuhnya, untuk merenggangkan sebagian otot-ototnya.. dan saat ingin terbangun dia menyipitkan matanya karena silaunya matahari yang masuk dari celah jendela


''Huamm, rupanya sudah siang..'' ucapnya dengan sesekali masih menguap


''Ah kapan aku pulang. ternyata sudah ada dirumah saja aku ini..'' kekehnya karena yang dia ingat, dia sedang di club' malam. lalu dia seperti sedang melakukan sesuatu dengan seorang wanita


Hahh..' pekiknya langsung duduk saat mengingat lagi, dia seperti sedang berbicara dengan perempuan. lalu dia.... Ah setelah itu tidak mengingat lagi. Tapi siapa? Tanya hatinya


Erik setelah selesai dengan membersihkan tubuhnya langsung turun kebawah. ingin menemui anaknya Salsa,


Tadi Erik tertidur di kamar anaknya, mandi di kamar pribadinya.. dan Erik kira Mungkin Salsa sedang bersama Mamanya. karena tadi Salsa memang tidak ada di kamarnya, saat Erik membuka matanya


Erik sudah mencari kemana pun di ruangan itu..


''Ma...Sa, Salsa.. hei kalian dimana sih?'' tanyanya yang mulai lelah mencari


''Salsa.. dimana kamu sayang, princess Salsa'' Erik berteriak lagi


'' aneh kemana mereka ya?'' gumamnya


Lalu ponselnya berdering, rupanya Mama Laras yang menghubungi nya. bahkan dari semalam, hingga tak terhitung sudah berapa kali Mama Laras menelpon anaknya itu. Mama..ucap Erik pelan dan langsung menjawab

__ADS_1


[Halo ma. Mama dimana, Salsa juga...] ucapan Erik langsung dipotong Mama


[Oh kamu baru teringat dengan Mama, dengan anakmu. iya lalu kemana kamu semalaman hah. dimana kamu] Teriak Mama Laras mengungkapkan kekesalannya pada putranya itu


[Ma, aku.. aku.] tergagap Erik bicara


[Sudahlah, sekarang kamu datang ke klinik**] setelah mengatakan kliniknya Mama Laras langsung menutup panggilan tanpa mendengar suara Erik lagi


[Halo ma.. ma,] panggilnya Erik dan bingung Mama Laras belum menjelaskan siapa yang sedang di klinik, dan apa... ''Salsa?...'' Erik langsung berlari menuju mobil, dan langsung menancap kan pedal gasnya. menuju klinik yang Mama sebutkan tadi


🥀


''Ras di mana ruangan Salsa?'' ulang ibu Yuni karena melihat ibu Laras hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan dari suaminya tadi.


ibu Yuni dan ayah Tony, saling memandang. dan bertanya tanya. ada apa dengan besannya itu, kenapa terdiam saat tadi ayah Tony bertanya?


''Ras.....'' kali ini ibu Yuni menepuk pelan lengan Sahabatnya itu


''Ya..'' ibu Laras menoleh dan tersadar dari lamunannya


''Dimana ruangan Salsa,? saya mau melihatnya Bu'' Ucap ayah Tony lagi

__ADS_1


''Di.. diruangan anak..'' sedikit gagap ibu Laras mengucapkan, dan juga agak ragu untuk mengatakan


''Baik. saya kesana sekarang ya. Bu, Ayah Pergi dulu mau melihat keadaan cucu kita . ibu disini saja temenin ibu Laras.'' ucapnya ayah Tony


''Baik Yah.. biar nanti kita gantian jenguk Salsa, dan ibu disini dulu saja'' Kata ibu Yuni


''Bu saya permisi sebentar.'' pamitnya pada ibu Laras


''Ya..pak.'


Ayah Tony pergi keluar, dan ibu Laras terus menatap kepergian suami sahabatnya itu, Semoga tidak terjadi sesuatu, yang buruk. kata batinnya ibu Laras


''Ras. ceritakan kepada ku. awalnya itu bagaimana, apa yang terjadi pada cucu kita?'' tanya Ibu Yuni meminta penjelasan


IBu Laras pun menceritakan, awal mula Salsa sedang tertidur, dan Tiba-tiba Salsa mengigau lalu saat ibu Laras datang dan melihat keadaan Salsa, dan saat menyentuh tubuh Cucunya, rupanya Salsa tengah demam panas.. dan langsung membawanya ke klinik ini


Dan karena ibu Laras yang panik . sehingga dirinya pun tubuhnya ikut melemah, dan hingga ikut dirawat sekarang..


Begitu kira-kira, yang ibu Laras jelaskan pada ibu Yuni..


Tapi ibu Laras tidak mengatakan, kalau Airin lah yang membawa mereka, dan juga tidak mengatakan kalau putranya sedang tidak bersama nya,saat ini karena ibu Laras pun belum tahu kemana dia!

__ADS_1


__ADS_2