
Salsa tumbuh menjadi seorang perempuan yang cantik dan memiliki hati yang begitu lembut.. Salsa kini tumbuh menjadi seorang desainer Ternama di kota ini.. tapi walau begitu, Salsa tetap menjadi sosok yang rendah hati dan penyayang terhadap sesama..
Salsa Sekarang sedang berkumpul dengan para sahabatnya.. di sebuah Cafe yang juga ternama di kota itu.
''Hei gaes. besok kita ada reunian loh'' Ucap teman Salsa sebut saja namanya Pricilla
''Reunian SMP bukan?'' tanya Salsa
''Katanya sih reuni sekolah TK kita dulu'' sahut Maura teman yang satu lagi
''Tk ya. eh tunggu berarti nanti Lo bakal ketemu lagi sama di itu Sa'' celetuk Cilla menatap Salsa
''Siapa?'' Salsa belum mengerti
''Ih itu yang suka gangguin Lo waktu TK'' Jawab Cilla lagi menjelaskan
''Oh iya, itu namanya si Adrian'' sahut Maura baru ingat juga
''Lah bukannya dia sudah pindah TK Waktu itu. dan bisa jadi juga dia sudah tidak tinggal disini kali'' Ucap Salsa.
''iya bisa jadi begitu. tapi gimana perasaan Lo . bertemu lagi dengan tuh orang?'' Cilla penasaran juga dengan Maura
''Ya Gak gimana-gimana biasa aja sih, lagian itu kan masalah waktu kecil. gue udah gak mikirin soal masa lalu'' jawab Salsa
''Hm bijak banget sih Lo.''
__ADS_1
''iya . tapi ini pasti ajaran dari nyokap Lo kan?''
''iya kok Lo tahu?''
''Ya tahu dong.. kita berdua pada tahu lah, gimana nyokap Lo, iya kan Ra'' bertanya kepada Maura
''Iya bener'' sahut Maura
Lalu mereka bertiga pun saling tertawa bersama..
''Menurut Lo penampilan anak-anak jaman dulu dengan sekarang beda gak ya?'' Maura bertanya
''Hm pasti ada yang berbeda atau mungkin ada yang masih sama'' jawab Maura
Dan tanpa mereka sadari. ada seseorang yang kebetulan pemilik Cafe tersebut. sedang memperhatikan mereka semua. tapi orang itu tidak bisa mendengar apa yang sedang mereka bicarakan, karena tempatnya sekarang cukup jauh dengan para perempuan itu.. tapi ya, dia seperti tertarik dengan satu wanita. diantara mereka bertiga..
''Manis juga perempuan itu'' gumam nya dengan tak sadar dia memuji satu dari tiga perempuan itu. dan diam-diam dia tersenyum. lalu setelah sadar pria itu menggeleng ''Apa sih gue ini.'' lalu dia pun melengos pergi kembali ke tempat ruangan pribadinya.
Sore harinya. Salsa pun langsung pulang ke rumahnya. setelah tadi mengobrol panjang dengan para sahabatnya itu.
''Sudah ketemu sama temannya Sa?'' tanya Airin
''iya ma sudah, dan ya begitulah ma. kalau sudah kumpul sampai lupa waktu. dan pulang nya ke sorean gini'' Ucap Salsa sampai tertawa
''Gak apa-apa kok Sa, Mama juga maklumi. orang Mama juga dulu seperti itu'' jawab Airin. lalu keduanya tertawa bersama.
__ADS_1
''Oh ya ma. nanti malam aku harus pergi ke acara reunian sekolah dulu'' Ucap Salsa sekalian meminta izin.
''iya sudah kamu pergi saja, tapi ingat harus bisa jaga diri. juga jangan telat pulang!''
''Ok ma, aku pasti ingat''
Tidak terasa, Salsa yang cadel . kini telah tumbuh menjadi seorang gadis yang pintar dan sudah pastinya tidak cadel lagi dong🤭
Salsa pun memilih gaun yang akan di pakainya nanti. ''Hm pakai gaun yang mana ya, bingung milihnya nih'' gumam Salsa yang sedang memilih
''Oh iya temanya kan gaun warna hitam. aku pilih yang ini saja deh,'' akhirnya Salsa pun memilih pakaian yang menurutnya cocok untuk dirinya pakai nanti malam.
Ting. bunyi ponselnya. Salsa segera melihat rupanya itu dari Maura
[Sa, gue berangkat sekarang ke rumahnya Pricilla. habis itu gue ke rumah Lo. Lo segera siap-siap Ok] Begitu isi pesan dari Maura
[Ok gue siap-siap nih] jawab Salsa .
Dalam waktu Satu jam. Tiga gadis ini. akhirnya sampai juga di acara reuni .
juga ternyata sudah ada beberapa anak-anak yang sudah sampai, lalu ternyata ada satu pria yang menatap mereka begitu intens. lebih tepatnya menatap pada Salsa.
''Dia? kenapa ada wanita itu juga mereka disini juga. siapa mereka,?'' gumam pria itu bertanya-tanya. karena memang ada beberapa di antara mereka yang memang sudah berubah penampilan nya.. dari sejak TK hingga sekarang.
Ada yang bisa menebak?
__ADS_1