Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
58


__ADS_3

''Baik saya besok akan datang sesuai yang Anda katakan tadi.. '' dengan menatap Erik


''Ok.. dan jangan terlambat.'' perintah Erik


''Ya saya usahakan. akan datang tepat waktu kok'' Airin bicara untuk meyakinkan si empu rumah


''Ok..''


''Salsa sini sama Daddy.'' Erik ingin mengambil anaknya yang masih berada di pangkuan Airin


''Tidak kau Mama '' kukuh nya


''Sayang nanti besok juga Mamanya akan kesini lagi kok. nanti main sama Salsa'' Ucap Mama Laras tiba-tiba


Hingga semua menoleh ke arah nya..!


Seakan sadar dengan Ucapannya.. ''Ehh maksud nenek.. itu Kaka Airin besok kesini lagi'' Mama berkata sambil tersenyum


''Benal nek? Mama becok kecini lagi?''


''iya. sudah ayo sama Daddy''

__ADS_1


''Baik Daddy.. ' Tapi masih berkata lagi ''Mama becok kecini lagi ya. main cama Calca ya mau?'' Salsa bertanya dengan wajah memohon


Airin gemas, melihatnya ''Pasti. besok Kaka kesini lagi kita main bersama'' Jawab Airin pada Salsa


Salsa kembali membuka mulutnya. ingin mengatakan sesuatu lagi Tapi Erik buru-buru menyela nya.! ''Salsa..'' Erik menggeleng


Salsa Menoleh pada Erik '' iya deh Daddy..' Dengan merentangkan kedua tangannya agar di gendong oleh Erik


''Yasudah Bu. saya pamit pulang sekarang ya. takut ibu saya cemas, karena sekarang pasti ibu saya sedang menunggu saya'' Pamit Airin Langsung berdiri diikuti Mira juga


''Oh iya maaf ya. kalau bicaranya kita terlalu lama.'' ibu Laras sedikit tidak enak


''Tidak kok Bu. bukan seperti itu, cuma tadi saya, bilangnya tidak akan pergi lama. jadi saya takut ibu saya cemas karena menunggu saya'' Airin mengatakan alasannya sekarang dia kenapa buru-buru pulang


''Ya baik Bu kami permisi'' Airin dan Mira menyalami tangan ibu Laras


Dan hanya tersenyum mengangguk pada Erik . saat mereka melewati tubuh Erik ''Permisi.'' Kata Mira


''Ya.. '' hanya itu jawaban Erik.. tapi matanya terus melirik Airin


Diperjalanan pulang...

__ADS_1


''Kau Tah tidak?'' Ucap Mira


mereka sedang berada di atas motor,, menuju rumah Airin


''Apa?'' kata Airin


''Kau lihat tadi.. pria itu, yang anaknya ibu tadi.. saat kita akan pulang.. dia menatap mu sangat dalam'' Ujar Mira sambil melihat wajah Airin dari spion motornya


''Lah lalu kenapa memangnya?'' Airin yang gak mengerti, kembali bertanya


''Issh lah ini.. itu seperti pertanda dia menyukai mu'' kata Mira tiba-tiba


''Ah. Lo jangan asal bicara,, eh kok Lo bisa ngomong gitu sih Mir.. nebak seenaknya, Lo kan tahu dia sudah punya anak. dan otomatis juga punya istri lah Mir...'' Airin menggeleng tak habis pikir dengan Mira bisa bisanya, dia berbicara yang tidak tidak..


''Iya benar juga sih.. memang sudah punya anak.. tapi nih ya Lo pikir pikir lagi.. dan kalo diingat ingat.. dari pertama kita sampai dirumah itu.. gue gak sekalipun melihat ibu kandung nya si anak itu'' Kata Mira panjang lebar


Airin mencerna ucapan Mira.. dan benar juga kenapa Airin baru ingat sekarang? Kemana ibunya, lalu kenapa harus pakai pengasuh segala..


Ah . gara gara memikirkan itu terlalu lama,, kepalanya mendadak pusing..


''Entahlah mir gue, juga Bingung..'' Jawab Airin setelah beberapa saat berpikir

__ADS_1


''Ayo katakan apa sebenarnya yang terjadi. dan bagaimana bisa, anak itu menyebutmu Mama?'' desak Mira


Airin pun. menceritakan, saat dia sedang mencari pekerjaan.. dan ketika sedang duduk . tiba-tiba datang anak kecil itu.. dan Airin juga tidak tahu kenapa bisa memanggilnya Mama.. Airin sungguh tidak mengenal mereka sebelumnya.. Airin juga baru tahu sekarang.. kalau ibu Laras orang yang mau memberinya kerja, itu rupanya Nenek dari anak perempuan itu..


__ADS_2