
Setelah meminta izin kepada Airin.. pagi nya Arsen langsung berangkat ke kota B...
tentunya dia berangkat bersama teman-temannya..
dan hari itu Erik ada tugas juga di luar kota. sehingga dia malam itu tidak bisa pulang ke rumahnya.
jadi Airin mengabarkan Soal kepergian Arsen lewat pesan
Dan malam hari itu juga Airin segera menghubungi Erik. mengabarkan keberangkatan Arsen ke kota B..
[Mas, kamu tidak pulang?] Airin mengirim pesan pada Erik dan menanyakan kepulangan sang suami terlebih dulu.
[Gak sayang. besok masih ada pekerjaan yang harus ku lakukan disini] balas Erik
[Oh gitu. Yaudah gak Apa-apa. Tapi disana jaga diri baik-baik ya. jangan kelayapan kemana-mana] Airin mengingatkan Erik
[Ok siap sayang. aku gak akan kelayapan kok. aku kan selalu ingat kamu, walau kita jauh] balas Erik dengan mengirim emot love 💖
[Iya aku percaya padamu.. oh ya mas Arsen katanya meminta ijin mau ke kota B..] Airin mulai cerita
[Mau ngapain dia?] tanya Erik
[Katanya ada tugas kuliah disana mas]
[Kamu sudah ijinkan?]
[Yasudah mau gimana lagi dia memaksa. dan memang dia kesana bukan untuk main-main. kan dia melakukan tugas]
[Yasudah tidak apa-apa. Tapi beritahu dia agar tidak berbuat yang memalukan]
[Iya kamu tenang saja. aku sudah kasih dia peringatan kok,]
[Oh iya bagus deh kalau begitu.. mas percayakan soal anak-anak padamu istriku]
[Terima kasih mas. dan semoga aku bisa menjaga kepercayaan mu ya mas]
__ADS_1
[Iya itu harus dong sayang.. oh sudah dulu ya mas mengantuk nih]
[Ok mas. selamat istirahat]
[Kamu juga ya sayang jaga diri disana.. mas kangen. kamu]
[Iya sama aku juga rindu.]
Hari ini tiba juga Arsen di kita B.. ia segera pergi mencari penginapan yaitu di hotel Cempaka.
saat itu Arsen memilih kamar berdua dengan temannya Dani..
...----------------...
Ini cerita nya saat Pricilla dan Maura masih di Bali ya.. gaes
Setelah siang hari.. Pricilla berniat untuk kembali ke hotel dimana dia menginap dengan Maura saat datang ke Bali..
''Yang anterin aku balik ke hotel ya'' pinta Pricilla pada Ferro agar mau mengantarkan nya
''Kamu masih kangen ya yang?'' goda Pricilla
''iya benar yang. aku masih kangen, masih pengen cobain yang lain'' balas menggoda Pricilla
''Ih apa sih Ferro kamu.. kok bahas kesana'' pipi Pricilla sudah merah bak kepiting rebus
''Hahaha....'' Ferro tertawa sukses membuat wajah pacarnya memerah
''Sudah berhenti ketawa.. dan antar aku kesana sekarang.. kasihan si Maura sendirian'' ucap Pricilla dengan memerintah lagi
''Yaudah ok ok.. tunggu sebentar ya aku siap-siap dulu'' laku Ferro pun berlalu pergi ke kamar mandi dan dia pun mandi .
Lalu sekarang tiba lah juga mereka di hotel Tersebut..
Pricilla segera turun dari mobil Ferro. Tapi dia bingung pasalnya Ferro juga ikut turun dari mobil
__ADS_1
''Yang kamu mau kemana?'' tanya Pricilla keheranan
''Meemang nya kenapa? aku juga mau ikut masuk lah''
''Aduh yang jangan deh..''
''Kenapa sih'' Ferro Sudah ingin marah
''Bukan apa-apa yang. kamu tahu sendiri gimana si Maura, dia itu Cerewet. dia bakal banyak tanya.. Jadi biar aku masuk sendiri ya''
''Oh yaudah deh.. tapi besok kita ketemu lagi ya''
''Ok ok. itu masalah gampang. besok kita ketemu''
''Yaudah sana masuk''
''Aku masuk ya. by sayang. langsung pulang ke apartemen jangan pergi ke tempat lain'' dengan wajah serius
''Ok ok sayang. aku langsung pulang''
Tapi sebelum mereka berpisah.
Ferro memberi tanda pamitan dahulu..
bibir keduanya kini saling menyatu dan menyesap sampai bibir bawahnya Pricilla agak bengkak..
''Makasih'' Ucap Ferro begitu penyatuan itu selesai
''iya'' balas Pricilla dengan tersenyum. Lalu Pricilla pun keluar dari mobil.
Pricilla melambai tangan pada Ferro. dan segera masuk ke dalam hotel.
saat sudah tiba di kamar hotel.. Maura langsung menyambutnya dengan Tatapan mengintimidasi
Pricilla sampai keheranan apakah Maura masih marah padanya. . Tapi Pricilla tampak aneh melihat mata Maura yang tampak membengkak seperti habis menangis .
__ADS_1
''Tadi siapa yang antar kamu kesini Cill? pakai lambai tangan segala?'' tanya Maura penasaran