Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
150


__ADS_3

Sekarang Salsa sedang berada di kamar orang tuanya. dimana Airin tengah berbaring dan masih menutup matanya itu.


''Ma, ini Calca ma'' Ucap Salsa sambil memegang tangan Airin.


''Ma, kapan Mama bangunnya. ini ma, Dedek sudah lahir, dia lucu ma. ma ayo dong bangun. Calca udah kangen pengen ngoblol dengan Mama, Calca kangen Mama. Calca juga kangen di cuapin Mama,''


''Ma, Calca lindu, di bacain buku dongeng oleh mama.. Calca mau Mama cembuh, ma Calca celalu doain Mama'' Cup Salsa mencium kening juga seluruh wajahnya Airin, Salsa mencium tangan Airin yang dipegangnya.


*


Satu Minggu kemudian..


Rupanya keadaan ibu Ros semakin kesini semakin membaik setelah beliau dirawat dengan perawatan yang intensif..


Juga akhirnya Airin membuka matanya sekarang Airin perlahan keadaan nya mulai membaik. walau Airin masih lemah


Erik sedang menunggu Airin, seperti hati hati sebelumnya. tangan Airin pun bergerak


''Sayang hei kau sudah sadar'' tanya Erik


Airin pun membuka mata. dan menatap pada Erik, ''Ini dimana?' tanya Airin lemah dan Airin menutup matanya lagi karena merasa silau oleh cahaya lampu. maklum dia baru terbangun dari tidur panjangnya.


''ini kita sedang dirumah mu sayang di rumah kita. yank apa kau bisa melihatku dengan jelas kan?'' tanya Erik lagi memastikan


''iya'' Airin mengangguk


''Syukurlah sayang kamu sudah sadar . terima kasih Tuhan, terima kasih banyak'' Erik segera memeluk Airin. dan Erik juga sampai menitikkan air matanya. Erik kali ini bahagia sangat bahagia.


''Mas memang apa yang terjadi denganku?'' tanya Airin


Lalu Erik hanya mengatakan kalau Airin sempat tidak sadar, setelah melahirkan anaknya.


''Maas, bagaimana dengan anak kita. dia selamat kan?''


''iya sayang dia sehat dan selamat.''


''oh ya mas. anak kita laki-laki atau perempuan?'' Tanya Airin lagi


''Anak kita laki-laki. tapi kok mirip dengan mu sih yank, padahal kan dia laki-laki harusnya dia itu mirip dengan ku'' Erik pun mencoba menghibur Airin dengan menggodanya.


''masa sih mas, mas ayo cepat kasih Lihat anak kita. aku mau melihatnya langsung mas'' Airin ingin bangun, tapi Erik menahannya.

__ADS_1


''Sudah sayang. tidak usah bangun, biar mas bawa langsung anak kita kesini ya. dan biar mas kasih tau juga ke Mama, kalau kamu sudah sadar. juga Salsa dia pasti sangat senang''


''Baik Mass''


''Ok tunggu sebentar ya''


''hmm''


Erik pun berlalu pergi.


''Ma.. ma''


''Iya ada apa. kenapa teriak teriak begitu heh, sudah kaya di hutan saja kamu ini'' tegur Mama


''Ma, Airin''


''Airin kenapa dengan Airin?''


''Ma, Airin sudah sadar dia sudah membuka matanya.'' Erik berucap dengan bahagia


''Apa Airin sudah sadar kamu serius?''


''iya ma. ayo cepat ma kesana, dan sini biar ku bawa Arsen, oh ya Salsa mana?'' Erik tak melihat putri pertamanya


''Oh yasudah biar aku panggil Salsa dulu.''


'' iya Mama, mau temui Airin ya''


''ya ma''


''Sayang sini'' panggil Erik Kepada Salsa yang sedang bermain dengan Bibi


''Ada apa Dad?'' Tanya Calca


''Sayang ayo ikut Daddy, temui Mama kamu''


''apa, Mama cudah cadal Dad?''


''iya, sudah makanya ayo kita temui sekarang''


''Yang benar Dad, Calca cebang Dad'' sambil tersenyum girang

__ADS_1


''Iya''


''Syukurlah Pak, kalau ibu Airin sudah sadar. beliau sudah sembuh bibi ikut senang mendengarnya'' ucap Bibi ikut bahagia


''yasudah biar bibi gendong Non Salsa''


''iya Bu terima kasih''


Erik dan bibi pun berjalan menuju kamar . untuk menemui Airin, Salsa sangat bahagia. dia terus tersenyum, karena Mama nya telah sadar kembali.


''Airin sayang'' panggil Mama senang


''Ma'' ujar Airin masih lemah


''Airin anakku, Terima kasih tuhan Terima kasih, kau sudah sembuhkan menantuku ini. Nak, Mama sangat bahagia Nak. kamu sudah sadar'' Mama pun memeluk Airin dan menitikkan air mata.


''Iya ma'' Airin ikut tersenyum


lalu datanglah Erik yang menggendong Baby Arsen, Airin semakin mengembangkan senyumnya. begitu melihat bayi yang Erik bawa juga Salsa yang berjalan di belakang Erik.


''mas.''


''Sayang lihat ini anak kita'' Erik pun memberikan baby Arsen Kepada Airin.


Airin menatap lama bayi nya itu. lalu Airin menangis tersedu-sedu. Airin sangat bahagia, inilah Baby yang Airin inginkan. bahkan semua anggota keluarga ini,


''maaass ini anak kita?'' menatap Erik


''iya ini anak kita, yang selalu kita tunggu tunggu''


Airin mencium gemas Putranya ini..


Terima kasih Tuhan, sudah memberikan jagoan di antara keluargaku ini..


''Salsa, ayo sini dekat mama. apa Salsa tidak kangen mama?''


''Kangen ma..'' jawab Salsa


''iya ayo Sayang sini. peluk mamanya juga sini dong''


Salsa pun mendekat dan langsung memeluk tubuh Airin, Salsa tentu sangat rindu dengan tubuh ini....

__ADS_1


''Oh ya mas, dimana ibu?'' tanya Airin tiba-tiba menanyakan ibu Ros yang tidak kelihatan.


__ADS_2