
Keesokan nya
''Rik apa semalam kamu bertengkar dengan istrimu?'' Tanya Mama Laras saat mereka tengah sarapan pagi
''Iya ma. dan sekarang aku benar-benar akan menceraikan dia'' Jawab Erik tegas
Mama Laras menghela nafas panjang ''Maafkan Mama Rik. Mama tidak bisa memberimu jodoh yang baik'' ujar Mama dengan nada penyesalan
''Tidak Ma. ini bukan salah Mama dan bukan salah siapapun..'' Ucap Erik pada Mama Laras
Setelah selesai sarapan Erik pamit pada Mama Laras ''Ma aku pergi dulu. mau ke pengadilan untuk mengurus surat perceraian ku, dan aku titip Salsa ya'' Kata Erik
''Iya Rik . kamu hati hati dijalan'' ucap Mama
''iya ma ..''
Rupanya Sinta menguping pembicaraan Mama Laras dan. Erik ''Ternyata benar sekarang Erik benar benar akan menceraikan ku.'' gumam Sinta tersenyum senang
Sinta pikir nanti dia tidak akan di salah kan orang tuanya. karena yang meminta cerai terlebih dahulu adalah Erik . . Dan Sinta belum. tahu kalau sebenarnya orang tuanya sudah mengetahui kelakuan dirinya
''Sin mau kemana?'' cegah Mama saat melihat Sinta akan pergi keluar lagi
__ADS_1
''Oh ma. aku ada acara arisan nih diluar. aku pergi dulu ya'' katanya beralasan
''Tapi sin.. '' Mama Laras menghampiri Sinta
Sinta memutar matanya malas. Mau apa sih nih nenek peyot. ganggu waktuku saja. Umpatnya dalam hati
''Ada apa ma?'' kembali Sinta bertanya
''Tunggu sin Jangan dulu pergi. ini gendong dulu Salsa.. dia sepertinya ingin di gendong oleh ibunya'' Ucap Mama Laras pada Sinta
''Duhh ma.! kan aku sudah bilang. aku mau arisan , kok malah disuruh gendong anak'' Ucap Sinta membentak mertuanya
''Astaghfirulloh..'' Mama Laras mengusap dadanya Karena kaget di bentak oleh Sinta
''Sayang nanti sudah besar . kamu jangan seperti ibumu ya?'' Kata Mama Laras pada Salsa kecil yang ada di gendongan nya . mengusap kepala Salsa dan Mama Laras menangis melihat kepada cucunya
****
Sinta bukannya benar benar pergi untuk arisan tapi Sinta pergi bersama Romy untuk merayakan perceraian Sinta dengan Erik
di mobil . . Romy yang menyetir tapi tangan Romy juga sibuk dengan ponselnya
__ADS_1
''Rom perhatikan juga dong jalan di Depan.'' peringat Sinta pada Romy
''Iya kenapa kamu bawel banget sih hari ini'' umpat Romy
''Aku bukannya bawel. aku kan cuma ngasih tau.. kamu tuh yang main handphone terus'' Omel Sinta
''Sudah jangan banyak bicara aku pusing'' teriak Romy
''Kamu kenapa . aku itu bukan bawel cuma ngasih tau'' Sinta membela diri
Dan didalam mobil mereka mulai berdebat.!
''Dengar ya. aku tidak suka dengan wanita yang suka mengaturku'' kata Romy menatap tajam pada Sinta
Tapi sebelum Sinta ingin menjawab rupanya di depan sana ada mobil yang akan menabrak mobil mereka... ''Rom awas . ada mobil'' teriak Sinta
''Aaaaaaaa....'' terlambat mobil keduanya pun saling bertabrakan, Karena Romy yang tidak fokus menyetir. dan akhirnya mobil mereka masuk jurang
Kabar kecelakaan Sinta sudah didengar Erik maupun orang tua Sinta.. Walau bagaimanapun Sinta masih istrinya tentu Erik terpukul Begitu juga orang tua Sinta. mereka menangis,
Tapi karena mobil masuk jurang. dan butuh waktu untuk menemukan nya,, dan akhirnya mayat Sinta ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa..
__ADS_1
Tapi Erik shock saat polisi menemukan Sinta, tidak sendiri. yaitu sedang bersama laki laki.. dan saat melihat wajahnya.. Erik lebih terkejut karena dia adalah Romy mantan kekasih sepupunya..!