Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
116


__ADS_3

''Ayo masuk cepat'' titah Erik pada Airin menyuruhnya masuk ke dalam mobil milik Erik


tapi Airin bergeming dan masih enggan untuk masih kedalam mobilnya Erik


''Ayo masuk. apa perlu aku memaksa mu lagi hem?'' Kata Erik


''Siapa juga yang mau ikut dengan mu.'' Ucap Airin


''Kamu ini. yasudah apa perlu ku cium lagi. baru kamu akan masuk?'' ancam Erik


mata Airin melotot padanya. ''Dih bisanya ngancem Mulu sih.'' kata Airin kesal


''Yasudah ayo makanya menurut. cepat masuk'' kembali Erik memerintah pada Airin


''Tapi aku gak mau. ikut dengan mu, lagian aku harus kembali ke dalam. aku harus jelaskan sama kak Rafael'' ujar Airin dan ingin berbalik meninggalkan Erik


Tapi Erik lebih dulu. mencegah nya dan menahan tangan Airin.. ''Kenapa sih kau itu kayaknya ingin sekali ya. aku berbuat kasar padamu. coba sekali saja kau menurut bisa kan?'' Ucap Erik


''Dan bisa tidak kau juga jangan memaksa ku. dan bukan kah tidak ada hak kamu....''


''Aku ada hak. Karena aku sudah mencium mu ya'' ucap Erik dengan tersenyum misterius


matanya Airin membulat lalu menatap Erik

__ADS_1


''What. apa apaan itu maksudnya. tidak ya tidak ada yang seperti itu. apaan itu.'' Airin menampik ucapan Erik


''Ya ada dong dan itu kita . sudah lah sudah jelas kan aku katakan sama kamu.. aku sudah punya hak atas dirimu. jadi sekarang Menurut dan cepat masuk'' Erik pun memaksa Airin masuk mobil


Dengan terpaksa Airin masuk.. dan wajahnya ia tekuk juga dirinya cemberut kesal pada Erik


''Kenapa dengan bibir mu hem?'' Tanya Erik Menatap wajah Airin yang di tekuk begitu


''Gak.'' jawab Airin ketus


''Hmm apa minta di cium lagi kan iya?'' goda Erik dengan mendekat kan wajahnya pada Airin


''ihh apaan sih. menjauh gak'' suruh Airin menyingkirkan wajah Erik


Erik pun kembali ke duduknya semula sambil tersenyum senang karena sudah menggoda Airin . entah kenapa Erik semakin suka menggoda nya melihat nya kesal juga mengerjai Airin..


''Loh pak kok kesini sih.?'' tanya Airin bingung karena ini bukan jalan pulang ke rumahnya


''Sudah kamu duduk saja dengan anteng ya. jangan lagi banyak tanya. dan menurut saja Ok'' Balas Erik menatap Airin


''Ih kok gitu sih . ya terserah ku dong mau bicara mau tanya pun terserah aku.. ayo jawab mau membawaku kemana ini?'' desak Airin agar Erik mengatakan mau membawa nya kemana ini?


Tapi Erik masih diam enggan menjawab

__ADS_1


Huh dasar yu muka tembok.. lihat wajahnya itu lempeng saja, gak jawab juga pertanyaan ku. Gerutu Airin dalam hatinya juga matanya mendelik ke arah Erik yang sedang menyetir


Erik tahu kalau Airin sedang kesal padanya. di tambah Erik mengacuhkan Airin tanpa menjawab pertanyaan nya.. Erik hanya tersenyum saja melihat ekspresi wanita ini...


Lalu Airin melihat lagi jalan sekitar nya.. ini seperti nya dia mengenal jalan ini. dan langsung menatap Erik ''Loh kok kesini mau ngapain?'' tanya Airin sekarang Airin sepertinya sudah mulai tambah pusing saat Erik membawanya menuju perumahan elite juga rumah nya Erik ini bukan?


''Ya aku memang mau membawa mu ke rumah ku.. kita sekarang pergi kesana'' ujar Erik mengatakan tujuan nya dia membawa Airin itu ke rumahnya


''A-pa? untuk apa kita kesana. ah aku gak mau. aku ingin pulang saja,'' Kata Airin lebih tidak mengerti maksudnya apa coba Erik malah membawanya ke rumah Erik lagi?


''Kita ke rumahku. tidak ada bantahan'' ujar Erik


''Ya tapi aku gak mau. pokoknya aku ingin pulang kerumah ku..'' Kata Airin juga kekeh


''Tidak kita harus ke rumah ku sekarang'' Dan tepat saat Erik mengatakan itu . mobil yang dia kendarai sudah sampai didepan rumahnya..


''Ayo turun'' ajak Erik


''Gak mau. aku bakal pulang saja sendiri.'' kata Airin dan berjalan ingin pergi dari hadapan Erik


''Kamu ini ya kok keras kepala banget sih . aku suruh masuk ya ayo masuk. ayo'' Erik pun memaksa Airin untuk berjalan masuk kedalam rumahnya


Saat sudah sampai Airin merasa aneh dengan situasi di rumah majikannya ini.. kenapa ada beberapa orang yang tidak dikenal nya. karena kan biasanya di rumah ini tidak ada banyak orang seperti ini...

__ADS_1


Dan Airin tambah terkejut karena. di dekat ibu Laras ada seseorang yang begitu di kenal nya. hingga Airin terbengong di tempatnya..!


Like nya jangan sampai menurun dong gaes


__ADS_2