
Biar semuanya jelas. kita flashback lagi saja dulu!
Tidak terasa hubungan Cicill. atau Pricilla dengan Ferro sudah terjalin selama satu tahun. dan selama itu juga Pricilla sudah sukses menutupi hubungan mereka dari dua sahabatnya!
''Sayang kamu siap-siap ya'' ucap Ferro waktu itu
''Siap-siap apa nih yang?'' balas Pricilla
''Soalnya aku mau ajak kamu ke rumah'' kata Ferro
'' ke rumah kamu yang'?'' dengan ekspresi senang
''Iya. makanya nanti kamu siap-siap''
''Tapi...'' sekarang malah sedih
Fero bingung ''Ada apa?''
''Aku hanya bingung yang?''
''Bingung kenapa? ayo dong cerita, dan kamu gak perlu cemas Mama aku itu baik sayang'' Begitu pikir Ferro
Pricilla menggeleng... ''Bukan masalah itu sayang'' kata Pricilla
''Lalu apa?''
''Aku tuh bingung harus pergi dengan pakai baju apa? sepertinya aku udah gak punya baju baru'' mengatakan masalahnya
''Oh ya ampun sayang... aku kira itu kamu kenapa? itu mah masalah gampang sayang.. kita bisa beli lagi sekarang Ayo'' Ferro langsung mengajak saat itu juga si pacarnya ke mall .
''Yang bener yang kita nge mall nih?''
''iya bener dong. ayo kita pergi sekarang'' ajak Ferro lagi
Pricilla tersenyum bahagia.. dan inilah yang dia suka dari Ferro,, Ferro yang perhatian padanya juga yang selalu punya cara untuk menyelesaikan setiap masalahnya
Dan disinilah sekarang..
Ferro sedang mengantar Pricilla yang lagi memilih baju. karena rencananya nanti malam mereka akan pergi ke rumah Ferro,,
Fero akan mengenalkan Pricilla kepada ibunya bukan lagi sebagai seorang pacar tapi Ferro rencananya akan langsung mengenalkan Pricilla sebagai calon istrinya!
Pricilla sedang memilih-milih baju yang menurutnya cocok untuk bertemu dengan Mama Ferro, baju masih terlihat sopan!
''Yang...'' panggil Pricilla Kepada Ferro
Fero yang sedang memainkan ponselnya pun mendongak Begitu Pricilla memanggilnya
''iya. gimana sudah selesai kamu pilih baju?''
Pricilla mengangguk ''iya sudah, ''
''Yaudah kita pulang sekarang!''
'' tapi aku mau ke salon dulu bentar boleh ya?''
Ferro mengangguk ''Ya udah''
......................
__ADS_1
Malam harinya
Dan waktunya tibalah,, dimana kini Ferro menunggu Pricilla di halaman rumahnya Pricilla..
''Mau kemana Cill, kamu udah rapih Begitu?'' Tanya Mama Fuji
''Ma, aku mau minta izin keluar ya''
''Sama siapa?'' tanya Mama lagi
''Sama Ferro'' jawab Pricilla ''Ferro mau ajak aku kerumahnya ma!'' dengan nada senang
Mama Fuji tersenyum ikut bahagia, memang Mama Fujisempat bertemu dengan Ferro. cuma setelah itu mereka tidak lagi bertemu. dan Mama Fuji yakin juga Ferro adalah anak yang baik. dia juga anak yang sopan..
''Ya udah tapi jangan terlalu malam ya pulangnya'' pesan Mama
''iya ma siap''
Yaudah Cilla berangkat sekarang ya. ma doain semoga Mama nya Ferro suka sama Cilla'' lanjutnya lagi
Mama mengangguk ''Pasti Mama selalu doakan kamu sayang'' Karena sekarang hanya kamu yang Mama punya . Ucap batin Mama . Mama begitu bersyukur kalau Ferro bisa membahagiakan putrinya ini. tidak seperti suaminya, Ahh sudahlah. di momen yang bahagia ini Mama tidak mau menunjukkan kesedihannya..
''Cilla pergi ma.. Mama hati-hati di rumah'' menyalami tangan Mama
''iya sayang, kamu juga hati-hati'' mengusap kepala Pricilla
''Ok ma''
lalu setelah itu Pricilla pun keluar dan menemui Ferro yang sedang menunggu nya.
''Hai maaf ya lama'' Ucapnya
''Yaudah ayo naik kita pergi sekarang'' ajak Ferro lagi
Di mobil....
''Fer''
''Hm..''
''Aku kok deg-degan banget kaya gini ya'' ucap Pricilla
''Udah kamu jangan terlalu pikirkan soal gimana nanti pas ketemu Mama.. percaya deh Mama itu baik Cill'' mencobanya meyakinkan si calon istri
''Eh iya tapi ada apa nih tiba-tiba kamu ajakin aku ke rumah?'' sekarang Pricilla yang ingin memastikan
''Sesuai janji ku dulu.. aku sudah siap untuk kita serius Cill, maka dari itu aku tidak akan membuang waktu lagi.. maka sekarang aku akan kenalkan kamu sebagai calon istriku''
Tapi kamu nya sudah siap belum yang, untuk jadi istri aku?'' bertanya pada Pricilla
''Aku sih siap aja yang . cuma gak tau lah aku sedikit grogi dan ya masih deg-degan '' kata Pricilla. memang benar entah Kenapa kali ini Pricilla tampak begitu cemas, dan entah apa yang sebenarnya dia cemaskan?
''Coba kamu rileks dan tenang... percaya Cill Mama aku baik, gak gigit kok'' Ferro membuat kelucuan agar Pricilla tidak terlalu memikirkan lagi
''Astaga kamu ini.'' sambil memukul lengan Ferro.
Pricilla
Tiba lah juga mobil yang dikendarai oleh Ferro di halaman rumah yang cukup besar. .
__ADS_1
Ferro turun lebih dulu. lalu ia memutar mobil dan membuka pintu untuk Pricilla.
''Makasih..'' kata Pricilla sambil tersenyum manis
''Sama-sama sayang , ayo kita masuk''
''Hm..'' mengangguk
Ferro melingkarkan tangan Pricilla di tangannya, agar Pricilla tidak grogi
lalu Ferro memencet bel rumahnya terlebih dahulu.
Setelah Bibi membukakan pintu. keduanya pun langsung masuk dan berjalan menuju ruang keluarga. Karena tadi bibi berpesan agar mereka langsung saja ke ruang keluarga. Mama Ferro sudah menunggunya.. Begitu ucap bibi
''Yang Mama kamu udah tau aku mau kesini emangnya?'' tanya Pricilla sambil berjalan
''iya. aku udah kasih tau Mama, kenapa emang?''
''Oh gak apa-apa''
saat sampai di ruang keluarga.. Pricilla Melihat disana ada wanita yang masih cantik sedang duduk di kursi. dan sudah pasti itu adalah Mama Ferro..
lantas Pricilla tersenyum manis padanya. sebagai bukti Rasa hormat.
''Ma..'' panggil Ferro Kepada wanita itu
wanita cantik itu pun berdiri dan menghampiri keduanya. ''Eh rupanya kalian sudah datang. ayo silahkan Nak masuk'' Ucap nya mengajak pada Pricilla untuk duduk di sofa
Pricilla mengangguk Canggung. iya walaupun benar kata Ferro seperti nya Mama nya ini baik. Karena pas baru bertemu juga beliau langsung menyapa nya.. Dan untunglah tidak seperti yang ada di bayangannya tadi,
''iya Tante'' kata Pricilla
mereka lalu duduk . dan mulai mengobrol
''Oh ya siapa nama kamu?'' tanya Mama Rini
''Pricilla Tante'' masih sambil tersenyum
''Pricilla ya, nama yang bagus. kenalkan saya juga Mama nya Ferro.. panggil saja Mama Rini'' Mama Ferro sekarang memperkenalkan dirinya
''iya Tante, senang bertemu sama Tante''
''ah iya. Tante juga senang bertemu dengan kamu. oh ya apa kalian ini pacaran?'' rupanya Mama Rini Langsung menanyakan status mereka
Pricilla menatap pada Ferro. begitu pun sebaliknya, Fero lalu menjawab
''iya Pricilla ini pacar Ferro ma! bahkan dia akan jadi calon istri Ferro, dan kedatangan kita kesini itu , Ferro mau meminta restu pada Mama. Karena Ferro ingin menjalin hubungan serius.. Ferro ingin menikahi Pricilla'' UCAP Ferro mantap
Mama langsung Tersenyum,, lalu menatap pada Pricilla lagi..
''Mama merestui kalian kok'' Ucap Mama
''Beneran Tante?''
''iya ''
akhirnya Pricilla bisa bernafas lega....
Pov author: Tapi author akan memporak-porandakan Perasaan kamu setelah ini Pricilla.. ku harus menyiapkan hati kamu...
__ADS_1